
Singggg..!"
"Crasssh...!"
Setiap cahaya kuning emas berkelebat lewat, pasti ada mahluk yang terbelah bagian tubuhnya.
Mahluk ini untungnya tidak kebal senjata, darah mereka berwarna hijau.
Tapi bila luka yang mereka terima nanggung, tidak sampai terlepas anggota tubuhnya.
Mereka memiliki kemampuan regenerasi luka, yang sangat cepat seperti binatang katak.
Sehingga semua luka di tubuh mereka akan pulih dalam waktu singkat.
Selain memiliki proses regenerasi luka yang cepat, mereka juga memiliki kelincahan dan insting hewan buas yang tinggi.
Cakar dan gigi mereka adalah senjata andalan, yang mengerikan.
Mereka mampu menjadi senjata mematikan bagi lawan lawan mereka.
Yu Ming melesat kesana kemari, menghindari serangan dan terkaman dari mahluk mahluk itu.
Sambil melepaskan Tebasan Pedang Xuan Yuan Cahaya Emas.
Semua berlangsung begitu cepat, ada beberapa luka cakar dari mahluk itu, yang berhasil mampir di tubuh Yu Ming .
Tapi Yu Ming tidak terluka, karena seluruh tubuhnya terlindung oleh Chi Dewa, yang berasal dari pedang di tangan nya.
Hanya pakaian Yu Ming saja yang robek di sana sini, tidak mampu menahan tajamnya cakar Tao Tie, yang setajam pisau silet.
Bedanya silet tipis mudah patah, sedangkan cakar Tao Tie sangat kuat, bahkan cakar Tao Tie mampu menahan pedang Xuan Yuan.
Saat cakar dan pedang bertemu di udara terdengar suara,
"Cringggg...!"
Suara keras seperti suara benda logam keras bertemu, bunga api juga berpijar, saat pedang dan cakar bertemu di udara.
Baru saja Yu Ming menyelesaikan puluhan mahluk Tao Tie, yang dia penggal kepala nya, dan beberapa dia potong lengan atau pun kakinya.
Dari atas sudah melesat turun puluhan Tao Tie yang lain, menggantikan teman mereka yang tewas.
Mereka kembali datang dengan cakar dan gigi mereka yang tajam.
Pergerakan mereka sangat cepat, tanpa jeda sedikitpun, mereka terus menerkam kearah Yu Ming secara silih berganti.
Yu Ming menyadari wilayah berlumpur di tengah Gua, menyulitkan pergerakan nya.
Dia segera berpindah ke bagian yang lantainya kering keras padat.
Di sana Yu Ming kembali memberikan Tebasan Pedang Xuan Yuan Cahaya Emas.
"Singgg..! Crackkk...!"
"Singgg..! Crackkk...!"
"Singgg..! Crackkk...!"
"Singgg..! Crackkk...!"
__ADS_1
"Singgg..! Crackkk...!"
Puluhan Tao Tie kembali terpotong potong oleh pedang Xuan Yuan di tangan Yu Ming .
Di tengah Yu Ming sedang sibuk menghadapi serangan terkaman Tao Tie, yang meluncur dari Gua di bagian atas sana .
Tiba-tiba sepasang kaki Yu Ming terkunci oleh gigitan kuat, salah satu Tao Tie, yang kaki tangan mereka telah terpotong oleh tebasan pedang Xuan Yuan, tapi mereka belum mati.
Mereka masih mampu menggerakkan kepalanya, untuk memberikan serangan.
Bila mereka mendeteksi ada mahluk hidup, yang berada di hadapan mereka.
"Crasssh...!"
Crasssh...!"
Crasssh...!"
Crasssh...!"
Yu Ming langsung memberikan tebasan cepat, memenggal kepala Tao Tie, yang sedang berusaha memangsa kakinya.
Setelah kejadian ini, Yu Ming tidak berani berlaku tanggung, setiap tebasan yang dia lepaskan.
Semuanya terarah tepat memenggal bagian leher Tao Tie, sehingga mahluk berbahaya itu tewas seketika.
Tao Tie yang meluncur kebawah, semakin lama semakin banyak. Mayat Tao Tie mulai bertumpuk tumpuk, mempersempit area pergerakan Yu Ming .
Sebagian besar Tao Tie yang datang belakangan, mereka terlihat sibuk menelan bangkai rekan mereka sendiri.
Hanya beberapa yang menerjang kearah Yu Ming , tapi mereka semua segera menjadi tumbal keganasan pedang Xuan Yuan, ditangan Yu Ming .
Di sebelah Yu Ming ada sebuah mulut Gua besar, tanpa pikir panjang Yu Ming segera melesat masuk kedalam Gua tersebut.
Yu Ming berlari cepat menelusuri terowongan panjang berkelok-kelok di dalam Gua.
Sesekali dia bertemu dengan satu dua ekor Tao Tie, di dalam terowongan yang sedang di lalui nya.
Yu Ming tanpa sungkan, langsung membantai Tao Tie yang di temuinya tersebut.
Perjalanan nya menyusuri terowongan tersebut, akhirnya berakhir di sebuah ruangan luas, yang di hadapkan dengan pilihan puluhan pintu Gua.
Yu Ming sejenak ragu, untuk memilih. Baru saja Yu Ming berhenti di sana sejenak.
Dari arah belakang dia mulai mendengar suara langkah ramai, sedang bergerak mengejarnya.
Sedangkan dari bagian depan, di mana terdapat puluhan mulut Gua.
Kini juga mulai terlihat ada Tao Tie yang bermunculan, satu persatu melompat keluar dari dalam mulut Gua.
Tao Tie Tao Tie itu belum sepenuhnya berhenti mengejar Yu Ming, mereka berusaha menutup jalan keluar Yu Ming, dari depan dan belakang.
Melihat hal itu, Yu Ming pun langsung melesat ketengah ruangan.
Menyambut Mahluk Tao Tie yang sedang berlompatan lincah, mencoba menerkam kearahnya.
"Wuttttttt.. !"
"Wusssshhh..!"
__ADS_1
"Crasssh...!"
"Brukkkk...!"
Terkaman mahluk Tao Tie yang paling depan, saling berpapasan dengan Yu Ming .
Dari samping sebuah cahaya emas melintasi leher mahluk Tao Tie itu.
Sehingga saat mahluk itu mendarat, hanya tubuh tanpa kepalanya saja yang mendarat diatas tanah, langsung jatuh ambruk diam tak bergerak di sana.
Dalam pergerakan berikutnya, sebelum Yu Ming mendarat di atas tanah.
Kembali beberapa ekor Tao Tie mengalami nasib yang sama.
Begitu Yu Ming mendarat sudah kembali datang seekor Tao Tie menubruknya dari belakang.
Yu Ming secara reflek bergerak menghindar, sambil menebaskan pedangnya.
"Singggg..!"
"Crasssh..!"
Kembali seekor Tao Tie menyusul rekannya yang lebih duluan menjadi Tao Tie tanpa kepala.
Baru saja menyelesaikan tubrukan dari belakang, kembali muncul tubrukan dari samping kiri.
Sekali ini Yu Ming membungkukkan tubuhnya kebawah, sambil menebaskan pedang cahaya emas ke atas.
"Crasssh...!"
"Brukkkk..!"
Brukkkk..!"
Seberkas cahaya emas, melintas melewati bagian tengah tubuh Tao Tie, yang melintas lewat diatas kepala Yu Ming .
Tao Tie tersebut langsung terbelah dua tubuhnya, jatuh tergeletak di atas tanah.
Sementara itu di posisi lain, Yu Ming yang sedang dalam posisi setengah berjongkok, dia kembali harus menghadapi terjangan Tao Tie lainnya, yang datang dari arah kanan.
"Brukkkk...!"
Sekali ini Yu Ming tidak lagi sempat menghindar dari terjangan mahluk itu.
Tubuhnya jatuh terbanting keatas tanah, dia terseret beberapa meter diatas tanah, di bawah cengkraman kuat sepasang kaki depan mahluk itu, yang mencengkram erat kedua pundak Yu Ming .
Dalam posisi seperti itu, berturut turut Tao Tie lain datang menyusul menerkam.kearah Yu Ming .
Kemudian mereka mengunci kaki dan tangan Yu Ming, dengan cengkraman cakar mereka yang tajam tajam.
Yu Ming yang lincah kini di matikan pergerakan nya, oleh kerubutan Tao Tie, yang menemukan kesempatan mereka, dalam posisi diatas angin.
Beberapa ekor Tao Tie yang datang belakangan.
Begitu tiba, mereka langsung membuka moncong lebar lebar.
Mereka dengan ganas berusaha mencaplok kepala Yu Ming .
Yu Ming dengan cepat menghindar kesamping, sehingga tubrukan moncong itu lewat di sisi telinga Yu Ming .
__ADS_1