PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Istana runtuh


__ADS_3

Yu Ming bermaksud memancing Naga Hijau terus mengejarnya dan kelihatan nya rencana Yu Ming berhasil dengan baik Naga Hijau terus mengejarnya.


Hingga mereka kini melesat keluar dari permukaan telaga sebelah timur.


Saat terbang keluar dari dalam air permukaan telaga sebelah timur seperti terjadi ledakan air yang muncrat tinggi ke udara.


Segera terdengar suara raungan Naga Hijau marah, sebelum kemudian dia mulai mengeluarkan semburan api biru yang sangat ganas menerjang kearah Yu Ming .


Yu Ming tidak berusaha menghindarinya, Yu Ming menggunakan Chi pelindung melindungi seluruh tubuhnya.


Yu Ming malah dengan Pedang Xuan Yuan di tangan, dia melesat maju memberikan tebasan.


"Tebasan Pemisah Gelap dan Terang..!"


Seberkas cahaya pelangi melesat kedepan menyambut datangnya moncong Naga Hijau yang sedang terbuka menyerang nya.


Api biru terbelah, oleh cahaya energi pedang pelangi.


Naga Hijau yang merasakan kuatnya serangan yang datang, dia segera membuat gerakan melingkar.


Menyembunyikan kepalanya, membiarkan sisik di tubuhnya menangkis serangan Yu Ming .


"Cringggg...!"


Terdengar suara nyaring seperti benda logam saling bergesekan di udara.


Bunga api berpijar pijar, saat pedang Xuan Yuan dan Golok Naga Emas membentur sisik di bagian leher Naga Hijau yang memiliki kekebalan yang sangat kuat.


Sebagai balasannya, Naga Hijau membalas dengan cengkraman cakar nya yang besar kuat dan tajam.


"Wuttttttt...!"


"Wuttttttt...!"


Serangan berhasil di hindari oleh Yu Ming dengan langkah cahaya, melakukan manuver ringan di udara.


Naga Hijau menyusul serangan cakarnya yang gagal dengan kibasan ekornya.


Yu Ming kembali menggunakan langkah cahaya menghindar dari serangan ekor Naga Hijau.


Yu Ming berhasil hindari serangan ekor Naga Hijau dengan baik.


Tapi Yu Ming tidak berhasil, menghindari angin kibasan dari ekor yang lewat.


Sehingga Yu Ming meski tidak terluka, tapi tubuh nya terpental jauh, kehilangan keseimbangannya.


Yu Ming hampir saja terbanting masuk kedalam telaga, bila dia tidak mendorongkan kedua tangannya, yang memegang pedang dan golok untuk memukul permukaan air telaga.


Yu Ming memanfaatkan daya dorongan tersebut, untuk membuat dirinya, kembali terbang keangkasa.


Sekaligus menghindari terjangan sepasang cakar dan moncong Naga Hijau, yang tidak ingin melepaskan nya begitu saja.

__ADS_1


Yu Ming yang kembali melayang di udara, dia kini menyimpan sepasang senjatanya yang tidak mungkin bisa dia gunakan untuk melawan Naga Hijau, yang terlindungi oleh sisik nya yang keras melebihi baja.


Naga Hijau setelah gagal menerkam Yu Ming , kini dia kembali melesat ke udara, sambil meliuk liukan tubuhnya.


Bergerak terbang beberapa putaran mengelilingi Yu Ming .


Mencari sela untuk kembali menyerang Yu Ming .


Yu Ming sendiri melayang di tengah udara, diam tidak bergerak, dengan Golok Cahaya Biru di tangan.


Hanya sepasang bola mata Yu Ming, yang terlihat bergerak-gerak, mengikuti pergerakan Naga Hijau, yang sedang berputar-putar mengelilinginya.


Saat Naga Hijau bereaksi bergerak menyerang Yu Ming dengan serudukan sepasang tanduk di kepalanya.


Saat itu juga, Yu Ming bergerak menghindar dari posisinya dan memberikan Tebasan Golok Cahaya Biru sebagai serangan balasan.


"Crackkkkk..!"


Dengan mudah sepasang tanduk Naga Hijau terpapas oleh Golok Cahaya Biru .


Potongan tanduk Naga Hijau yang besar dan panjang, terpental terpisah dari kepalanya.


Sebelum akhirnya jatuh kebawah tenggelam kedalam telaga.


Naga Hijau meraung kesakitan dan terlihat sangat marah, dia kembali membuka moncongnya lebar lebar, bersiap mencaplok Yu Ming masuk kedalam mulutnya yang terbuka.lebar.


Yu Ming menyambut kedatangan moncong terbuka Naga Hijau yang datang dengan jurus.


"Memisahkan Gelap dan Terang..!"


Melesat masuk kedalam moncong Naga Hijau yang terbuka lebar.


Golok Cahaya Biru masuk lewat moncong Naga Hijau, keluar melewati bagian atas rongga mulut, menempuh kepala Naga Hijau.


Golok Cahaya Biru keluar tepat dari dahi di bagian tengah sepasang mata Naga Hijau.


Naga Hijau meraung kesakitan, bergerak meliuk liuk terhempas kesana kemari.


Sebelum akhirnya tubuh nya yang besar jatuh dari udara, terbanting diatas permukaan telaga.


Menimbulkan ledakan cipratan air yang membumbung tinggi keatas.


Sesaat kemudian perlahan-lahan Naga Hijau meliuk liuk lemah tenggelam kedalam dasar telaga.


Melihat hal ini, Yu Ming kembali bergerak menyusul kebawah, tapi saat Yu Ming tiba di dasar telaga Naga Hijau tidak lagi terlihat.


Kini yang menyambutnya adalah seorang kakek, berpakaian hijau, tubuhnya tubuh manusia.


Tapi wajahnya terlihat seperti campuran manusia dan Naga.


Mahluk aneh yang berbentuk bayangan transparan itu berkata pelan,

__ADS_1


"Anak muda, terimakasih kamu sudah membantu membebaskan tugas ku menjaga di tempat ini.."


"Aku mau pergi dulu,.. perjalanan selanjutnya , masih harus menunggu perkembangan mu sendiri.."


"Tapi aku mau ingatkan kamu sekali lagi, Roh gaib hitam bukan sesuatu yang baik.."


"Mereka pandai berkata kata indah penuh manipulatif.."


"Satu langkah kamu salah, seluruh permainan akan berakhir dengan kekalahan mu.."


"Selamat tinggal anak muda.."


Selesai berkata, bayangan kakek berpakaian hijau itu, berubah menjadi sebuah bola api cahaya hijau, melesat meninggalkan dasar telaga.


Sepenuh menghilang dari hadapan Yu Ming .


Yu Ming mengangguk pelan dan menghela nafas panjang.


Yu Ming melanjutkan langkahnya masuk kedalam istana, Yu Ming bergumam.pelan.


"Meng Er,.. apakah tindakan ku saat ini adalah sebuah kesalahan ..,!?"


"Katakan pada ku bila itu ya..!"


"Atau sebaliknya.."


Gumam Yu Ming pelan, sambil meneruskan langkahnya menaiki undakan tangga memasuki ruangan utama istana.


Yu Ming mengeluarkan sebuah mutiara malam yang memancarkan cahaya kuning keemasan.


Sehingga keadaan di ruangan tengah tersebut, kini semua terlihat dengan amat sangat jelas.


Peti mati Giok Hitam yang Yu Ming cari terletak di tengah tengah ruangan tersebut.


Yu Ming dengan gerakan ringan segera melayang ketengah ruangan mendarat di depan peti batu tersebut.


Tanpa banyak perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Yu Ming langsung menempelkan sepasang telapak tangan nya, di tempat yang tersedia.


Begitu energi Hei Pai Shi Phi di kerahkan, perlahan.lahan, tutup.peti pun langsung terbuka dengan sendirinya, seperti yang Yu Ming lakukan sebelum sebelumnya.


Roh gaib hitam keempat dari dalam peti segera melesat keluar, setelah seluruh asap hitam keluar dari dalam peti.


Istana dasar telaga, tiba tiba berguncang hebat.


Roh gaib segera memberi kode agar Yu Ming segera bergerak meninggalkan tempat tersebut.


Yu Ming mengerti maksud baik roh gaib hitam, Yu Ming segera melesat menuju pintu utama istana di dasar telaga.


Tepat saat Yu Ming tiba di depan halaman istana, istana tersebut langsung meluruk kebawah rata dengan tanah.


Yu Ming dan Roh gaib hitam segera melesat meninggalkan tempat itu, kembali ke pulau kecil di tengah tengah telaga.

__ADS_1


Tiba disana roh gaib hitam yang kini berubah bentuk menjadi seorang kakek berpakaian hitam segera berkata,


"Terimakasih tuan muda, mulai saat ini aku si nomor 4 akan mengabdi pada mu.."


__ADS_2