
Karena tubuh gorila itu sangat keras, melebihi logam khusus.
Yu Ming mulai memutar otak, dia kini tidak lagi menyerang setiap titik yang terbuka ketika gorila bulu putih itu menyerang nya.
Kini Yu Ming hanya fokus menyerang sambungan lutut gorila itu dengan pukulan tendangan dan tebasan kedua tangannya untuk melumpuhkan gorila bulu putih itu.
Sehebat dan Sekokoh apapun gorila bulu putih itu bertahan, dia yang memiliki ukuran tubuh besar, tentu saja tidak bisa mengimbangi kecepatan dan kegesitan Yu Ming .
Setelah beberapa waktu berlalu, gorila bulu putih yang terus menerus meraung marah.
Kini dia mulai terpincang pincang, kesulitan berdiri dengan gagah.
Setelah beberapa waktu kembali berlalu, kini gorila bulu putih benar benar tidak mampu berdiri.
Dia terpaksa bertekuk lutut sebelah, lalu dia bergerak maju menyerang Yu Ming dengan cara bergulingan diata tanah.
Menggunakan kedua tangannya sebagai senjata untuk menyerang Yu Ming .
Gorila bulu putih hanya lutut kanannya yang cedera, kaki kirinya masih bagus.
Dia bila terdesak, dia masih bisa melompat tinggi keatas dengan kaki kiri sebagai daya dorong nya.
Selain itu dia masih bisa berdiri dengan kaki sebelah, dia memilih untuk kembali berdiri menyerang Yu Ming .
Bukan hanya semata mata karena kaki kanannya tidak bisa di gunakan.
Lebih dari itu, dia lakukan hal itu untuk menjaga kaki kirinya tidak menjadi sasaran Yu Ming yang telah berhasil dengan baik melukai lutut kanannya.
Dengan cara bergulingan ini, dia bisa menutupi bagian kakinya yang menjadi sasaran Yu Ming .
Tapi Yu Ming juga tidak kehabisan akal, setelah gorila bulu putih, memutuskan menyerangnya dengan cara bergulingan di atas tanah.
Yu Ming untuk sementara waktu tidak memaksa pergi menyerang lutut kiri gorila bulu putih.
Tapi dia kini, beralih menyerang sambungan siku tangan gorila bulu putih.
Yu Ming dengan cerdik memilih menghajar sambungan siku sebelah kiri gorila bulu putih.
Dengan cara ini, Yu Ming membuat gorila bulu putih kehilangan keseimbangan, setelah lengan kirinya cedera tidak bisa di gunakan lagi.
Setiap kali menyerang dengan lengan kanan, meski sambil duduk diatas tanah.
Gorila bulu putih pasti akan terguling, saat pukulan kerasnya di hindari oleh Yu Ming .
Yu Ming memanfaatkan situasi tersebut, setiap gorila bulu putih terguling.
__ADS_1
Yu Ming akan balas menyerang kepala dan wajah gorila bulu putih dengan bebas.
Gorila bulu putih yang terus menerus menjadi bulan bulanan pukulan Yu Ming .
Akhirnya dia tidak kuat bertahan lagi, dengan menggunakan lengan kanannya menutupi sebagian kepalanya.
Gorila bulu putih menggunakan kaki kirinya sebagai tumpuan, dia melakukan lompatan jauh.
Sejauh mungkin dia bisa, menjauhi Yu Ming .
Lalu melarikan diri dari hadapan Yu Ming .
Setelah gorila bulu putih pergi dari hadapan nya
Yu Ming kembali melanjutkan perjalanan menembus deretan hutan pohon pinus yang tidak ada daunnya.
Sejauh mata memandang ranting ranting pohon banyak yang tertutup oleh bunga bunga salju.
Yu Ming mempercepat langkah kakinya melesat diatas tanah bersalju.
Terus terbang kearah Utara, hingga akhirnya dia keluar dari dalam hutan pinus.
Di mana di hadapannya kini Yu Ming melihat ada sebuah dinding tebing gunung es yang menjulang tinggi keatas.
Di bawah tebing ada beberapa Goa besar, Yu Ming segera bergerak menghampiri Goa goa besar di bawah dinding tebing.
Ternyata Goa Goa itu adalah sarang dari kera bulu putih dan gorila bulu putih yang sudah dua kalahkan.
Baik kera bulu putih maupun gorila besar bulu putih, mereka semuanya memilih bersembunyi di dalam Goa.
Mengamati saja dari dalam, tidak berani keluar dari Goa menyerang Yu Ming .
Yu Ming setelah memastikan di dalam Goa itu berisi mahluk mahluk bulu putih itu
Yu Ming memutuskan tidak pergi mengusik nya, karena pada dasarnya kedatangan nya di tempat ini.
Jelas bukan untuk menghancurkan habitat dan populasi mahluk langka itu.
Yu Ming datang kemari punya tujuan lain yang lebih penting.
Itu juga alasan Yu Ming menghadapi mereka dengan tangan kosong, tidak menggunakan Golok Cahaya Biru .
Padahal bila dia gunakan Golok Cahaya Biru , maka Yu Ming tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikan mereka semua.
Yu Ming setelah memastikan goa goa itu di huni oleh mahluk berbulu putih, Yu Ming menandai pintu Goa tempat mahluk itu bersembunyi.
__ADS_1
Setelah itu Yu Ming baru pergi menelusuri ke Goa Goa lainnya untuk mencari petunjuk.
Setelah menghabiskan waktu cukup lama di tempat itu.
Suatu hari Yu Ming akhirnya. berhasil menemukan salah satu goa mencurigakan yang sesuai dengan gambaran roh gaib hitam kedua.
Di bagian dalam salah satu Goa yang ada di tempat itu, Yu Ming berhasil menemukan sebuah batu besar yang bisa memantulkan bayangan Yu Ming di dalam batu itu
Batu tipis itu agak mirip dengan sebuah cermin besar.
Setelah beberapa waktu Yu Ming habiskan untuk memeriksa dengan teliti.
Di suatu tempat tersembunyi di bagian bawah batu, Yu Ming menemukan sebuah lubang kunci kecil.
Begitu kunci emas Yu Ming masukkan kedalam lubang kunci itu, dan memutarnya.
Tiba tiba cermin batu itu pun, langsung mengeluarkan cahaya biru terang.
Yu Ming mencoba mengulurkan tangannya memasuki cahaya biru terang itu.
Mendapatkan kenyataan bagian belakang cahaya adalah sebuah ruang dimensi lain yang kosong.
Yu Ming pun segera menerobos masuk kedalam, sesaat kemudian saat muncul di sisi lain.
Yu Ming sudah berada di suatu tempat yang berbeda.
Ditempat ini tidak ada pemandangan es dan salju, cuaca di tempat ini juga hangat dan nyaman seperti musim semi.
Bunga persik tumbuh berkembang dengan subur memenuhi semua pohon yang berderet rapi di tempat tersebut.
Sejauh mata memandang hanya ada pohon bunga persik yang tumbuh subur memenuhi tempat itu.
Tempat itu Yu Ming menemukan penghuninya hanya burung burung kecil berbulu indah yang memancarkan cahaya biru terang.
Selain burung biru kecil , hanya ada kupu kupu berwarna warni sangat indah terbang kesana kemari dengan bebas.
"Sungguh indah tempat ini.."
"Andai Hua er dan Meng er mereka ada, tentu mereka akan sangat menyukai suasana seperti ini.."
Batin Yu Ming dalam hati
Setelah lamunannya buyar, dan kembali ke kenyataan bahwa dia kini hanya seorang diri.
Yu Ming akhirnya menghela nafas sedih dan melanjutkan langkahnya menyusuri kawasan hutan bunga persik itu.
__ADS_1
Melihat bunga persik di sekitarnya sejak mulai dia memasuki hutan bunga persik terus bergerak dan bergeser sendiri.
Yu Ming segera sadar hutan bunga persik ya indah ini, ternyata adalah sebuah hutan sesat yang di susun menggunakan formasi khusus.