PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
RENCANA YANG BUYAR


__ADS_3

Setelah saling menjura, Komandan Dan segera memimpin anak buahnya meninggalkan tempat itu.


Sedangkan Yang Ni di temani oleh Yu Ming berjalan menuju pintu gerbang kediaman gubernur Li.


Yang Ni meski di luar terlihat tenang, tapi sebenarnya di dalam hati, dia sangat takut dan bingung bagaimana menjelaskan dan menceritakan ke orang tuanya, mengenai apa yang telah dia alami di kota Qu Fu kemarin.


Saking takutnya, sepasang telapak tangan Yang Ni sampai dingin.


Baru saja mereka berdua di antar sampai ke halaman sebelah dalam gedung .


Dari arah depan terlihat gubernur Li menemani pasangan pendekar hitam putih, berjalan dengan langkah terburu-buru, sedang bergegas keluar dari dalam gedung kediamannya gubernur Li.


Begitu melihat Yang Ni hadir di sana, Istri pendekar Yang sudah tidak bisa menahan diri untuk melesat cepat menghampiri putrinya.


Yang Ni langsung di peluk oleh ibunya dengan erat, ibu dan anak itu terlihat sama sama terisak hari bercampur bahagia.


Sambil memeluk putrinya, Nyonya Siao segera berkata,


"Putri ku kamu kemana saja ? mengapa tiba tiba minggat dari rumah tanpa pamit..?"


"Kamu tahu tidak tindakan kamu ini, membuat ayah ibu jadi panik dan bingung.."


"Mana situasi di sini sedang genting..?"


Ucap Nyonya Siao mengomeli putrinya.


Yang Ni tidak berkata-kata, dia hanya bisa diam dan terisak dalam pelukan ibunya.


Pendekar Yang saat tiba di samping mereka,


Dia berkata pelan,


"Istri ku ada apa nanti di bahas di dalam kamar saja.."


"Jangan seperti ini.."


Nyonya Siao mengangguk pelan, dia segera menghapus airmatanya, lalu melepaskan pelukannya.


Membiarkan putrinya berdiri sendiri di hadapan mereka berdua.


Pendekar Yang sambil menatap putrinya dengan tatapan mata penuh teguran, dia berkata,


"Ni er,.. mengenai kamu lari dari rumah, ayah tidak akan perpanjang saat ini.."


"Tapi kembali kerumah kamu harus beri kami penjelasan dengan baik.."


"Ni er siapa teman mu, ?"


"Kamu belum perkenalkan pada kami..?"


Tanya pendekar Yang sambil tersenyum sopan, dan menganggukkan kepalanya kearah Yu Ming .


Yu Ming segera memberi hormat kepada kedua orang tua Yang Ni dan gubernur Li.

__ADS_1


Dia lalu berkata,


"Nama ku Wen Yu Ming, aku dan Yang Ni bertemu secara kebetulan di kota Qu Fu.."


"Kami menginap di penginapan yang sama di kota Qu Fu yang sedang di Landa masalah.


Yu Ming segera menceritakan semua kejadian di Qu Fu, tentu saja ada bagian bagian tertentu sengaja dia lewatkan.


Seperti masalah keadaan Yang Ni, tentu saja Yu Ming tidak berani membahasnya.


Juga masalah dia menangkap dua pengacau di kota tersebut, Yu Ming hanya bercerita sekilas seolah olah itu adalah jasa dari rekan rekannya.


Padahal tanpa dirinya, sudah bisa di pastikan pengacau pengacau itu, pasti tidak akan tertangkap.


Mungkin sampai saat ini pun mereka dengan leluasa, masih bisa bebas berkeliaran.


Tapi Yu Ming yang tidak suka membanggakan diri, dia sengaja melewatkan perannya, menonjolkan peran orang lain.


Yu Ming akhirnya menutup ceritanya dengan berkata,


"Kebetulan aku punya urusan pribadi di lautan timur sana..."


"Karena sejalan, maka kami melakukan perjalanan bersama kemari.."


"Dengan tujuan pelabuhan Chang Yang.."


Pasangan pendekar dan gubernur Li mengangguk paham.


Gubernur Li tiba tiba berkata,


"Aku sebagai tuan rumah sampai lupa menawarkan kalian masuk dan mengobrol di dalam sana.."


"Ayo mari mari kita berbincang bincang sambil makan minum di dalam sana.."


Tidak ada yang menolak tawaran ramah dari gubernur Li, mereka semua segera mengikuti gubernur Li menuju ruang tamu khusus, yang memang di gunakan khusus untuk menyambut tamu tamu penting .


Setelah mereka semua duduk bersama, minuman dan makanan ringan pun di hidangkan oleh pelayan gubernur Li.


"Ayo di cicipi minuman dan makanan kecil nya, jangan sungkan.."


Ucap gubernur Li ramah.


Yu Ming mengangguk, dia mengikuti Yang Ni mencicipi sedikit sedikit, sambil minum teh wangi yang di sediakan untuk mereka.


Setelan berbasa-basi sejenak, Pendekar Yang pun bertanya,


"Pendekar muda, anda bilang ingin kelautan timur mencari sesuatu.."


"Kalau boleh aku tahu, apa yang sedang pendekar muda cari ? pulau apa yang sebenarnya pendekar muda cari di sana. ?"


Tanya Pendekar Yang penasaran.


Yu Ming yang mendapatkan bisikan dari toh gaib hitam di dalam pikirannya segera berkata,

__ADS_1


"Kamu mencari sebuah makam kuno, di pulau matahari terbit.."


"Apa paman Yang pernah kesana..?"


"Atau pernah mendengarnya mungkin..?"


Tanya Yu Ming balik..


Pendekar Yang mengangguk pelan dan berkata,


"Tempat itu sangat sulit di datangi, aku juga hanya pernah mendengar cerita dari beberapa nelayan tua saja.."


"Aku rasa saudara pendekar muda akan sulit menemukan nelayan yang bersedia mengantar anda kesana.."


Yu Ming diam diam melirik kearah Yang Ni, karena Yang Ni yang bilang bisa membantunya mencarikan kapal untuk berlayar ke sana.


Dia juga yang bilang dia punya team kru kapal yang bisa di andalkan.


Melihat hal itu Pendekar Yang pun berkata,


"Pendekar muda, maafkan putri ku bila dia telah berjanji yang tidak tidak pada mu. "


"Harap pendekar muda jangan menanggapinya dengan serius, putri ku ini melaut saja belum pernah.."


"Berenang saja dia takut air, bagaimana dia mau antar anda kesana..?"


"Jadi tolong jangan percaya bualan besar nya."


Yang Ni saat di lihat oleh Yu Ming, dia bahkan tidak berani mengangkat kepalanya.


Karena ucapan ayahnya memang benar semua nya, Yang Ni nekad menipu Yu Ming, karena dia ingin melakukan perjalanan bersama Yu Ming .


Dia ingin ikut dengan Yu Ming berpetualang kemanapun Yu Ming pergi .


Dia belum siap berpisah dari Yu Ming, dia tadinya berencana mampir ke Tian Jin beli keperluan berlayar.


Setelah itu dia akan ajak Yu Ming ke Chang Yang langsung, melewati langsung desa nelayan orang tuanya.


Dia tidak berencana mampir pulang kerumah, dia mau ikut Yu Ming langsung berlayar.


Rencananya bila sudah puas berlayar, pulangnya dua baru mau mampir dan perkenalkan Yu Ming ke orang tuanya.


Syukur syukur karena lama bersama, Yu Ming bersedia mempersuntingnya.


Jadi saat bertemu orang tuanya, dia tinggal kenalkan saja, Yu Ming sebagai suami nya


Terima tidak terima itu urusan nanti, pokoknya dia akan terus mengikuti Yu Ming sampai ke ujung dunia sekalipun.


Begitulah ide dan rencana di dalam pikiran gadis itu.


Tapi di luar dugaan karena keributan kecil dengan Komandan jaga gerbang .


Untuk mencegah bentrokan dia terpaksa gunakan nama ayah ibunya, calon suami yang di pertunangkan dengan nya.

__ADS_1


Tapi dia tidak bersedia menerimanya karena dia tidak punya feel sama sekali dengan Li Tek kakak seperguruannya itu.


Karena menurutnya, Li Tek terlalu penurut, tidak ada ketegasan seorang pria, jadi dia tidak ada perasaan tertarik dengan pria model Li Tek.


__ADS_2