
"Luar biasa teman kamu bahkan punya kekuatan seperti ini.."
Ucap Yu Ming bersemangat.
Golok itu seperti mengerti ucapan Yu Ming , dia menanggapinya dengan mengeluarkan getaran lembut dalam genggaman tangan Yu Ming .
Yu Ming mengangguk puas, lalu dia menyimpan golok pusaka tersebut kedalam gelang penyimpanan nya.
Yu Ming segera bergegas ingin meninggalkan tempat tersebut.
Karena harta tersembunyi yang di maksud oleh peta kuno itu, kemungkinan hanya golok pusaka ini.
Selain Golok ini Yu Ming sama sekali tidak melihat ada barang pusaka lainnya di tempat ini.
Tapi langkah Yu Ming harus terhenti oleh munculnya Seekor Ular Naga Hijau berkepala tiga menghadang jalan kembalinya ke portal cahaya.
Ular Naga Hijau tersebut di bagian kepala seperti memiliki payung lebar yang bisa terbuka dan menutup.
Dalam keadaan jinak, payung itu tidak akan terbuka, tapi bila mereka merasa terusik terancam dan marah.
Payung itu akan membuka dengan sendirinya, seiring dengan mahluk itu membuka moncongnya dan mengeluarkan suara raungan lengkingan memekakkan lubang telinga.
Melihat mahluk itu sudah menunjukkan sikap tidak bersahabat nya, di mana dia mulai mengeluarkan suara raungan nya dan payung di kepalanya juga sudah terbuka lebar.
Yu Ming segera mengeluarkan pedang Xuan Yuan di tangannya, bersiap menghadapi ular Naga berkepala tiga yang menghadang jalan raya tersebut.
"Menyingkirlah sebelum kamu jadi roh penasaran di tempat ini..!"
Ucap Yu Ming memberikan teguran ke mahluk berkepala tiga yang menghadang jalan kembalinya.
Tapi mahluk tersebut seperti tidak menanggapi baik teguran Yu Ming , dia langsung membalasnya dengan moncongnya di buka lebar lebar lalu bergerak cepat menyerang Yu Ming .
Ular Naga Kepala Tiga itu, ingin langsung mencaplok Yu Ming dengan satu kali serang.
Yu Ming langsung bereaksi menghindari serangan cepat Ular Naga berkepala tiga itu.
Melihat serangannya gagal Yu Ming sudah berpindah tempat.
Ular Naga berkepala tiga itu kembali menyerang dengan kepalanya yang lain.
Sekali ini Yu Ming sambil menghindari serangan Ular Naga berkepala tiga itu, pedang Xuan Yuan nya langsung berkelebat cepat memenggal leher Ular Naga berkepala tiga itu.
"Trangggg...!"
__ADS_1
Pedang Xuan Yuan tidak mempan memenggal leher Ular Naga berkepala tiga itu.
Karena bagian tersebut terlindungi oleh sisik Ular Naga berkepala tiga yang kerasnya melebihi baja.
Saat pedang dan sisik keras Ular Naga berkepala tiga beradu, bunga api terlihat berpijar pijar.
Seperti tercipta dari dua benda logam keras beradu di udara.
Ular Naga berkepala tiga yang merasa lehernya yang di serang Yu Ming terasa sakit.
Dia menjadi sangat marah, ketiga kepalanya saling membantu, seperti sedang berlomba untuk mencaplok Yu Ming .
Tapi seberapa cepat pun, Ular Naga berkepala tiga menyerang Yu Ming , ular Naga itu tetap saja selalu gagal mencaplok Yu Ming .
Serangannya selalu menemui tempat kosong.
Yu Ming sangat lincah tidak bisa dia sentuh, sebaliknya tebasan pedang Xuan Yuan tidak pernah berhenti menghantam bagian leher kepala ular, yang datang menyerang nya.
Meski tidak berhasil memotong atau melukai bagian leher ular itu, karena terlindungi oleh sisik sisik kerasnya.
Tapi rasa sakit akibat hantaman keras itu tetaplah terasa.
Hal ini membuat Ular Naga berkepala tiga semakin marah.
Yu Ming yang terus di serang, dan dia terus menggunakan pedang Xuan Yuan memenggal leher ular itu di titik yang sama.
Akhir nya sisik di bagian leher Ular Naga berkepala tiga mulai terbongkar, leher ular itu mulai mengalami luka luka yang cukup parah.
Setelah beberapa waktu terus menerima tebasan di bagian yang sama.
Tidak tahu di tebasan pedang Xuan Yuan yang ke berapa kali, kepala ular itu akhirnya terlepas dari tempatnya.
Melihat hal ini Yu Ming segera menjadi bersemangat, dia kembali menggunakan cara yang sama, memenggal leher ular itu.
Setelah beberapa waktu berlalu kepala yang kedua Ular Naga berkepala tiga kembali terpenggal oleh Yu Ming .
Kini kepala ular itu hanya tersisa satu, Yu Ming menjadi bersemangat, dan terlihat semakin percaya diri menghindar sekaligus membalas menyerang nya .
Setelah beberapa waktu berlalu, Yu Ming pun tersenyum puas atas hasil pekerjaannya.
Akhirnya dia sukses memenggal semua leher Ular Naga berkepala tiga yang menganggu itu.
Tapi senyum puas Yu Ming seketika lenyap, saat dia melihat dari bekas luka leher yang terpotong masing masing muncul 2 kepala baru di sana.
__ADS_1
Tak lama kemudian 6 kepala baru muncul di sana, sedang menatap kearah Yu Ming dengan sorot mata marah.
Sesaat kemudian 6 kepala ular naga itu, mulai kembali menyerang Yu Ming dengan.lebih ganas lagi.
Yu Ming terlihat semakin repot di serang oleh Ular Naga berkepala 6 itu.
Yu Ming harus berhati hati dan bergerak penuh perhitungan, bola tidak ingin tertangkap oleh moncong ular naga itu, yang tiada henti mengejarnya..
Semakin lama Yu Ming semakin terpojok, sedangkan pedang Xuan Yuan, sedikitpun belum berhasil memenggal salah satu dari 6 kepala ular naga yang menyerang nya tanpa jeda.
Yu Ming yang terpojok akhirnya memutuskan menyimpan pedang Xuan Yuan dan mencoba Golok Cahaya Biru, senjata barunya itu.
Hasil berbeda segera terlihat, setiap Golok Cahaya Biru berkelebat.
Tanpa perlawanan berarti Ular Naga berkepala 6, satu persatu kepala ular Naga itu terlepas dari lehernya.
Tidak butuh waktu lama Ular Naga berkepala 6 telah berubah menjadi ular tanpa kepala.
Tapi mahluk itu sungguh merepotkan pegal satu tumbuh dua, penggal 3 tumbuh 6.
Sekarang penggal 6 dia malah tumbuh 12.
Bila sebelumnya Yu Ming pasti lemas, mendapat kenyataan seperti ini.
Tapi kini setelah memegang Golok Cahaya Biru di tangan, Yu Ming malah terlihat sangat percaya diri.
Yu Ming berkata pada ular itu, sebelum kembali menyerangnya.
"Hei dengarlah, ! meski hari ini kamu punya kepala seribu, aku tetap akan memenggal semuanya hingga kepala mu berhenti tumbuh kembali .!"
Ular Naga berkepala 12 tidak menghiraukan teguran Yu Ming , dia tetap nekad datang menyerang Yu Ming .
Yu Ming segera berkelebat cepat berseliweran, menebaskan Golok Cahaya Biru nya. Bergerak kesana kemari mengincar leher Ular Naga berkepala 12 yang terus datang menyerangnya tiada henti.
Tidak lama kemudian, lagi lagi ular naga aneh itu, kini kepalanya berubah menjadi 24.
Tapi Yu Ming tidak ambil pusing , asalkan kepala itu datang menyerangnya.
Dia pasti akan langsung memenggalnya berapa pun itu jumlahnya.
Pokoknya dia bertekad akan melakukan nya hingga kepala ular itu berhenti tumbuh.
Golok Cahaya Biru benar benar sangat membantu Yu Ming merealisasikan tekadnya.
__ADS_1
Akhirnya kepala Ular Naga itu benar benar berhenti tumbuh.