PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Gorila Bulu Putih


__ADS_3

Saat matahari mulai terbit, Yu Ming terlihat sudah bergerak menuruni tebing curam Gunung Es Beku.


Setelah menghabiskan waktu hampir setengah hari, menuruni gunung es beku .


Yu Ming akhirnya berhasil tiba di kaki gunung es beku.


Setelah tiba di kaki gunung es beku, yang pertama kali Yu Ming temukan adalah sebuah danau es beku membentang di hadapannya.


Yu Ming Mencoba menelusuri hamparan danau es beku itu, di mana bagian permukaan danau yang telah mengeras, kini berubah menjadi dataran hamparan es beku.


Tapi bagian bawahnya masih terlihat air danau, di mana terkadang ada ikan yang melintas di bawah kaki Yu Ming .


Karena lapisan es di permukaan danau tidak berapa tebal,Yu Ming menggunakan ilmu meringankan tubuh nya.


Untuk menyeberangi permukaan hamparan danau beku tersebut.


Tapi selagi Yu Ming sedang meluncur menyeberangi danau es beku.


Yu Ming yang memilki penglihatan dan pendengaran tajam.


Yu Ming bisa melihat dengan sangat jelas ada seekor mahluk berbulu putih panjang tebal sedang mendekati nya.


Yu Ming yang penasaran dengan kemauan mahluk berbulu putih itu, dia segera bergerak pergi menyambutnya.


Begitu saling berhadap hadapan, dalam jarak tiga meter.


Mahluk yang merupakan Kera Bulu Putih Raksasa, dia langsung melompat menyerang Yu Ming dengan pukulan tangan kosong yang mendatangkan angin berderu deru menyerang kearah Yu Ming .


Yu Ming segera memapak nya dengan kedua tangan kosong, melayani serangan cepat Kera bulu putih itu.


"Blaaarrrr...!"


Terjadi ledakan keras, saat terjadi benturan sepasang telapak tangan Yu Ming dengan kera bulu putih.


Yu Ming tetap pada posisinya, tapi kera bulu putih itu terlihat terpental jatuh jungkir balik beberapa kali.


Sebelum akhirnya dia berhasil melompat berdiri kembali.


Kera bulu putih itu setelah berhasil bangkit berdiri, dia terus menatap tajam kearah Yu Ming dengan tatapan mata penuh kebencian.


Kera bulu putih terlihat terus memegangi dadanya kirinya sendiri.


Sesaat kemudian kera bulu putih terlihat batuk batuk dan menyemburkan darah segar dari mulutnya.

__ADS_1


Kelihatannya kondisi kera bulu putih itu bukan sangat baik.


Setelah memuntahkan darah segar, kera bulu putih menyeringai kearah Yu Ming .


Memperlihatkan gigi taringnya yang panjang dan runcing.


Setelah mengeram beberapa kali, kera bulu putih, akhirnya membalikkan badannya dan melarikan diri meninggalkan tempat tersebut.


Kera bulu putih tadi saat mengalami benturan keras dengan Yu Ming .


Dia menerima tenaga Chi Ciu Sen Kung yang melontarkan kekuatannya sendiri membalik menyerang diri nya sendiri .


Kekuatan ini, yang membuat kera bulu putih mengalami luka dalam dalam satu kali benturan.


Tapi Yu Ming cukup kagum, dengan kemampuan lawannya.


Dengan tubuh sebesar itu, terbanting diatas permukaan danau.


Kera bulu putih berhasil menghindari menghancurkan lapisan es dan tenggelam kedasar danau.


Itu adalah suatu kemampuan spesial dari kera itu yang cukup mengagumkan.


Setelah kera bulu putih menghilang dari hadapan nya, Yu Ming kembali melanjutkan pergerakan nya.


Beberapa waktu kemudian Yu Ming akhirnya tiba di tepi seberang danau es beku.


Di tepi danau es beku, Yu Ming menemukan 4 ekor kera bulu putih yang sama dengan yang dia hadapi sebelumnya.


Keempat ekor kera bulu putih itu, menanti kedatangan nya dengan tangan masing masing memegang sepotong gada es besar.


Begitu Yu Ming mendarat di tepi telaga, keempat kera bulu putih itu langsung melompat menyerang Yu Ming dengan ayunan gada es mereka yang menimbulkan suara angin menderu deru menerjang kearah Yu Ming .


Yu Ming menggunakan langkah cahaya untuk menghindari serangan gada gada es itu.


Sehingga gada es itu hanya berseliweran di samping tubuh Yu Ming , menimbulkan ledakan di manapun gada es itu mendarat.


Tanah hamparan salju, terlihat berhamburan di udara, bunga salju beterbangan di udara .


Akibat ledakan dahsyat beruntun dari gada es yang salah sasaran, Yu Ming terlalu cepat buat mereka.


Secepat apapun mereka, Yu Ming tetap jauh lebih cepat, di mata Yu Ming pergerakan mereka termasuk lamban.


Sambil menyelinap kesana kemari, kera bulu putih itu pada menerima dorongan telapak tangan Yu Ming yang mendarat cepat di dada keempat kera bulu putih secara bergantian.

__ADS_1


Beberapa detik kemudian, keempat kera putih terlempar keluar dari arena pertempuran.


Satu persatu jatuh bergulingan diatas tanah bersalju, keempat kera bulu putih yang terlempar keempat penjuru


Mereka berusaha keras untuk bangkit berdiri dengan tangan menekan dada kiri mereka yang terasa sakit luar biasa.


Keempat kera putih terlihat menyeringai kesakitan saat mereka mencoba untuk bernafas.


Keempat kera putih itu dengan kompak menyemburkan darah dari mulut mereka secara bergantian.


Tangan mereka yang memegang gada es terlihat gemetaran mereka sepertinya kesulitan untuk mempertahankan gada berat itu.


Tapi melepaskan nya, mereka juga tidak rela.


Beberapa saat kemudian keempat kera bulu putih akhirnya berlompatan melarikan diri dan mengeluarkan suara berisik memenuhi tempat itu.


Belum lama keempat kera bulu putih itu pergi.


Kini yang melompat dan mendarat di hadapan Yu Ming adalah seekor gorila putih setinggi 4 sampai 5 meter.


Gorila itu saat mendarat kedua telapak kakinya yang lebih besar dari Tubun Yu Ming .


Menimbulkan gempa lokal di sekitar tempat itu, hingga tanah terasa bergelombang di buatnya.


Begitu tiba di hadapan Yu Ming gorila bulu putih itu, terlihat meraung marah sambil memukul mukul dadanya sendiri.


Sesaat kemudian dengan tinju nya yang besar gorila bulu putih itu, mulai menyerang Yu Ming dengan gerakan seperti orang bermain silat.


Setiap langkah dan pukulan nya sangat teratur dan rapi,Yu Ming yakin di balik gorila es ini, pasti ada orang sakti yang melatih gorila ini dengan baik.


Orang itu kemungkinan adalah majikan yang penjaga peti mati giok hitam ke 10 yang ada di wilayah Utara ini.


Yu Ming sambil menghindari serangan cepat gorila es itu, Yu Ming berulang kali mendaratkan pukulan dan tendangannya menyerang gorila es itu.


Tapi yang mengejutkan Yu Ming adalah pukulannya yang mampu menghancur sebuah batu karang sebesar gajah dengan mudah.


Kini di hadapan gorila bulu putih itu, semua serangan Yu Ming seperti tidak berarti bagi gorila es itu.


Di mana serangan tapak dan tendangan Yu Ming , bukan hanya tidak berhasil merobohkan mahluk itu.


Lebih dari itu, gorila bulu putih itu, malah semakin mengamuk,.dia menghancurkan dan meledakkan apa saja, yang mencoba menghalangi halangi pergerakan nya menyerang Yu Ming .


Gorila es itu terlihat sangat penasaran dan dendam dengan Yu Ming .

__ADS_1


Setelah sekian lama berlalu, dia masih tidak mampu merobohkan Yu Ming tentu saja gorila es semakin geram dengan keberadaan Yu Ming di hadapannya.


__ADS_2