PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Serangan tak terduga


__ADS_3

Beberapa saat kemudian rombongan ikan itu tidak lagi terlihat mengikuti kapal Yu Ming .


Sebagai gantinya yang muncul adalah seekor ikan yang dari bagian punggungnya terlihat menyemburkan air mancur keatas.


Bisa di perkirakan panjang nya tidak akan kurang dari 30 meter.


Ikan itu benar benar sangat besar, bahkan ukurannya kemungkinan diatas 3 kali lipat lebih besar dari kapal yang di tumpangi oleh Yu Ming dan rombongannya.


Di saat Yu Ming dan Ji Lian Hua sedang terpana oleh pemandangan menakjubkan itu.


Di sisi lain muncul satu lagi ikan yang sama ukuran maupun bentuknya.


Ji Lian Hua segera berteriak,


"Yu Ming ke ke lihat, di sebelah sini juga ada..!"


"Aihhh besar sekali ikan ikan ini..!"


Teriak Ji Lian Hua penuh takjub.


Sementara itu paman Luo yang berpengalaman justru bersikap berbeda, menanggapi kemunculan kedua ikan raksasa itu.


Dengan wajah sedikit pucat, dia terlihat sibuk mengarahkan anak buahnya, dengan menaikkan layar kapal.


Agar kapal mereka bisa bergerak lebih cepat meninggalkan tempat itu.


Semua anak buah perahu, seolah olah berpacu dengan waktu yang sangat terbatas.


Mereka semua terlihat sibuk berlari kesana kemari untuk memenuhi tuntutan Paman Luo.


Yu Ming yang melihat hal itu, dia segera menghampiri paman Luo dan berkata,


"Ada apa ini paman..,?"


'Kenapa tiba tiba paman terlihat begitu cemas dan panik.?"


Paman Luo sambil mengendalikan laju kapal yang kini melesat cepat membelah lautan biru.


Dia menjawab cepat,


"Tuan muda ikan itu adalah ikan terbesar di samudra, boleh di bilang itu adalah siluman ikan raksasa..."


"Beratnya mencapai ratusan ton, bila ekor nya sampai menghempas permukaan laut."


"Itu akan mendatangkan gelombang besar yang akan dengan mudah menenggelamkan kapal kita.."


"Apalagi bila mereka berniat menyerang kapal kita, karena menganggap kita telah melanggar batas wilayah mereka."


"Menganggu ketenangan mereka, itu akan sangat sangat berbahaya.."


Ucap paman Luo menjelaskan dengan suara cemas.

__ADS_1


Yu Ming mengangguk paham, dia juga kini ikut khawatir dan menaruh sikap waspada terhadap kedua ikan besar, yang terus mengawal di kanan kiri kapal nya.


Yu Ming kembali kesisi Ji Lian Hua dan berkata pelan,


"Hua er kita harus waspada dengan kedua ikan besar ini.."


"Sekali mereka mengamuk, kapal kita akan dengan mudah di tenggelam kan nya.."


Ji Lian Hua mengangguk paham dan berkata,


"Lalu apa yang bisa kita lakukan.."


Yu Ming berpikir sejenak kemudian berkata,


"Ayo ikutlah dengan ku.."


Ji Lian Hua dengan wajah penuh penasaran dia segera mengikuti Yu Ming menuju bagian belakang kapal, tempat mereka berdua biasanya memadu kasih.


Dengan wajah sedikit merah jengah, Ji Lian Hua mengikuti Yu Ming menuju bagian ujung belakang kapal.


Dia tidak tahu apa yang ingin Yu Ming lakukan di sana, jadi dia hanya bisa mengikutinya dengan pikiran bercampur aduk.


Saat mereka tiba di bagian paling ujung kapal, Yu Ming mulai mengerahkan tenaga sakti nya.


Sebelum melepaskan pukulan dahsyatnya kearah permukaan laut di belakang kapal mereka.


Yu Ming sedikit berteriak, mengatasi suara berisik yang di timbulkan oleh suara deburan ombak dan suara hembusan angin kencang di tempat itu.


"Ikuti aba aba dari ku...!"


Selesai berkata, Yu Ming langsung mendorongkan sepasang telapak tangannya kearah permukaan laut di belakang kapal mereka.


Dua angin berpusar tercipta menghantam kearah permukaan laut.


"Blaaarrrr...!"


"Blaaarrrr...!"


"Sekarang..!"


Teriak Yu Ming setelah dia melepaskan pukulan dahsyatnya, kini dia memberi kode agar Ji Lian Hua menyusulnya memberikan pukulan udara kosong.


"Blaaarrrr...!"


"Blaaarrrr...!"


Meski tidak sedahsyat pukulan Yu Ming yang sampai membuat kapal besar mereka terbang diatas permukaan air melompat ke depan.


Tapi setidaknya pukulan Ji Lian Hua berhasil membantu kapal mereka meluncur lebih cepat lagi maju ke depan.


Tindakan Yu Ming dan Ji Lian Hua sempat membuat paman Luo dan awak kapalnya panik.

__ADS_1


Tapi sesaat kemudian, saat salah satu anak buah kapal, melapor ke paman Luo, apa yang sedang di lakukan oleh pasangan suami istri itu di belakang kapal sana.


Paman Luo menjadi bersemangat dan bergembira, dia segera memimpin anak buah kapal nya


Untuk menjaga baik baik keseimbangan kapal mereka, saat melayang di udara, ataupun jatuh kebawah dan terus melesat cepat ke depan.


Berkat partisipasi bantuan Ji Lian Hua dan Yu Ming di bagian belakang kapal.


Kapal dapat bergerak dengan lebih cepat, meninggalkan kedua ikan besar, yang masih terus bergerak mengejar di samping kanan kiri kapal mereka.


Tiba tiba kedua ikan raksasa melakukan pengejaran cepat dengan melompat keluar dari permukaan air.


Tubuh mereka yang begitu besar melayang di udara, saat jatuh di permukaan air, tentu menimbulkan gelombang dahsyat.


Kapal kecil Yu Ming dan rombongannya seperti di Landa badai yang hampir membuat kapal mereka jungkir balik.


Untung nya pergerakan kapal itu, keseimbangan nya, masi h terting oleh pukulan jarak jauh Yu Ming yang sanggup membelah ombak yang datang menerjang dari arah belakang.


Sehingga kapal itu bukannya tenggelam, kapal itu malahan melaju semakin kencang dan semakin cepat meninggalkan kedua ikan raksasa yang mengejar di belakang sana.


Tapi kedua ikan itu pantang menyerah, mereka masih terus mengejar arah pergerakan kapal Yu Ming .


Berusaha mengawal kapal Yu Ming menjauhi wilayah kekuasaan mereka.


Tepat pada lompatan ketiga ikan besar itu di permukaan udara, di sambar oleh seekor mahluk lain yang.mirip dengan buaya, tapi bukan buaya, warnanya juga agak sedikit albino.


Rahangnya yang terbuka lebar mirip rahang buaya besar, kulitnya yang terlindungi sisik tebal keras juga mirip buaya.


Akan tetapi saat dia terbang keluar dari permukaan laut, dengan ukuran tubuhnya yang super besar menyambar salah satu ikan raksasa yang mengejar kapal Yu Ming .


Bentuk tubuhnya jelas bukan bentuk tubuh buaya, lebih mirip dengan ikan besar.


"Byuuur...!"


Air muncrat tinggi saat ikan besar itu di sambar oleh mahluk buas itu, kemudian di seret masuk ke dasar laut.


Lautan biru segera berubah warna menjadi merah.


Ikan besar lainnya segera berbelok arah, tidak jadi mengejar kapal Yu Ming .


Tapi berbalik menyusul kearah pasangan nya yang di terkam dan di seret oleh.mshluk mengerikan itu masuk ke dasar laut.


Di posisi lain, kapal Yu Ming semakin terpental jauh menjauhi area keributan ikan besar dengan mahluk menyeramkan tadi.


Ji Lian Hua sampai di buat bengong dengan keadaan yang terjadi di depan mata nya.


Yu Ming yang melihat mahluk mahluk mengerikan berukuran besar mulai muncul, dan sangat menganggu.


Dia segera melepaskan Naga Panca Warna keluar untuk terbang mengawal perjalanan kapal mereka.


belum lama Naga Panca Warna melesat ke udara,. dua bangkai ikan besar yang terpotong jadi dua bagian, terlihat muncul di permukaan laut.

__ADS_1


__ADS_2