365 Days With You

365 Days With You
Tidak terlihat lemah


__ADS_3

Christian selama ini sangat mencintai Ana karena selain cantik, seksi, putih dan cerdas, juga sangat liar jika dalam urusan bercinta. Apalagi Ana selalu bergerak aktif dan gays bercinta mereka tidak pernah membosankan.


Mencoba hal-hal baru adalah sebuah keistimewaan yang dimiliki oleh Ana dan semuanya selalu dimulai dengan foreplay yang sangat panas dan liar hingga membuatnya selalu jauh lebih bergairah.


Seperti saat ini, sang istri sudah sibuk memberikan sebuah kenikmatan tak terhingga di bawah sana dan benar-benar memanjakannya menjadi seorang suami yang beruntung menikmati keliaran Ana Maria.


'Hal inilah yang menjadi salah satu alasanku tidak ingin menceraikan Ana. Istriku ini selalu berusaha untuk memanjakanku agar tidak merasa bosan dalam hal percintaan. Mungkin karena ia memiliki kelemahan tidak bisa memberikan keturunan, sehingga berusaha untuk menjadikan keistimewaan lain, yaitu menjadi wanita liar di atas ranjang.'


Christian beberapa kali melenguh panjang kala rasa ngilu bercampur nikmat menyebar di seluruh urat syarafnya begitu Ana beraksi di bawah sana.


Bahkan ia saat ini helaian rambut panjang Ana berada di sela-sela jarinya. Tadinya rambut Ana digelung ke atas dan ia tarik hingga menjadi terurai di bawah bahu.


"Sayang, kamu benar-benar luar biasa," lirih Christian dengan suara parau dan bola mata sesekali terpejam kala menikmati setiap kenikmatan yang dikirimkan oleh Ana.


Sementara itu, Ana yang sangat merindukan sang suami dan sudah satu bulan lebih tidak bercinta, kini membuatnya merasa ingin membuat pria dicintainya tersebut tidak berpaling darinya.


'Aku akan selalu membuat suamiku tidak bisa melupakan percintaan panas kami agar selalu bersamaku dan tidak berpikir untuk berselingkuh dengan wanita lain,' gumam Ana yang saat ini sudah sibuk menikmati sesuatu yang dari tadi sudah memenuhi mulutnya.


Ia bahkan tidak berhenti membuat pria yang dari tadi melengkung panjang tersebut menikmati pertunjukannya sebelum kegiatan inti dilakukan. Bahkan Ana seolah melupakan jika tubuhnya sedang tidak fit karena demam.


'Aku akan sembuh setelah bercinta dengan suamiku karena sakit disebabkan sangat merindukannya yang telah lama pergi.' Ana saat ini merasa jika puncak semangatnya telah kembali dan selalu membuatnya makin berbuat liar.


Hingga beberapa saat kemudian, Ana bangkit berdiri setelah berhasil menghiasi ruangan tersebut dengan suara lengan dari sang suami.

__ADS_1


Ia saat ini menatap ke arah wajah dengan tatapan para di hadapannya tersebut. "Kamu pasti sangat merindukanku, bukan?"


Christian yang saat ini masih mencoba untuk menormalkan daru napas memburu akibat perbuatan liar dari sang istri, seketika menarik pinggang ramping itu agar semakin mendekat dan menyatu dengan tubuhnya tanpa jarak.


"Ya, aku sangat merindukanmu, Sayang. Kamu terlalu berhasil membuatku tergila-gila padamu." Christian kemudian langsung menggendong Anak ala bridal style dan merebahkan di atas ranjang.


Kemudian meloloskan satu persatu kancing kemeja dan melihat gerakan seksi dari Ana yang melakukan hal sama dan membuatnya tidak perlu bersusah payah untuk membuat wanita di atas ranjang itu polos.


Ia pun tidak membuang waktu karena membalas perbuatan sang istri beberapa saat yang lalu dengan melakukan hal yang sama dan membuat Ana bergerak seperti cacing kepanasan serta menghiasi ruangan kamar dengan desain serta rintihan.


Hingga saat ia melakukan momen penyatuan, menatap Ana dan tiba-tiba bayangan Laura muncul. Ia yang tadinya bergerak dengan ritme teratur, ingin menghentikan kegiatan panas dan liar itu karena bayangan wajah polos Laura membuatnya merasa bersalah.


Apalagi ia mengingat saat Laura menangis ketika berangkat tadi. Hal itu membuatnya menelan saliva dengan kasar dan tidak fokus bercinta dengan Ana. Karena jika ingin mengecewakan ataupun membuat sang istri curiga, ia kini berbisik di dekat daun telinga sang istri setelah menggigit ringan.


Saat ini Ana berpikir bahwa sang suami kelelahan karena baru saja tiba setelah melakukan perjalanan dari New York ke Jakarta, dan menyuruhnya ekstra kerja keras. Jadi, ia sama sekali tidak keberatan untuk memuaskan sang suami.


Beberapa saat kemudian, ia sudah sibuk bergerak liar dan melihat sang suami melenguh dengan posisi kelopak mata tertutup. Berpikir jika apa yang dilakukannya membuat sang suami keenakan hingga tidak membuka mata, Ana semakin bersikap agresif dan liar.


Sementara itu di sisi lain, Christian yang tidak ingin melihat bayangan Laura saat menatap Ana, sehingga memilih untuk memejamkan kedua mata.


'Aku pikir tidak akan mengingat Laura saat bercinta dengan Ana, tapi yang terjadi mana sebaliknya karena bayangan wajahnya selalu berkeliaran di hadapanku. Apalagi wajah sedih dan polos Laura selalu membuat jiwaku selalu ingin melindunginya.'


'Jadi, ketika aku bercinta dengan Ana, malah merasa seperti telah mengkhianati kepercayaannya. Padahal yang terjadi adalah sebaliknya karena di sini Ana-lah yang menjadi korbannya,' gumam Christian yang saat ini berpikir bahwa ia tidak juga merasa kasihan pada Ana yang selalu membuatnya bahagia.

__ADS_1


Hingga ia yang melihat tubuh Ana menegang di atasnya saat mencapai puncak pertama hingga lemas sambil memeluknya.


Refleks ia meninggalkan tangannya pada punggung telanjang itu. "Kamu kalah, Sayang. Padahal aku belum berbuat apa-apa."


Kemudian ia kembali berbalik posisi karena akan beraksi untuk membuat wanita yang saat ini masih menormalkan deru napas memburu tersebut kembali mendesah dan menggeliat karena perbuatannya.


"Karena aku tidak fit hari ini, Sayang. Jadi, aku kalah darimu. Bukankah kamu biasanya selalu kalah dariku?" Ana yang kini menggigit bibir bawahnya kala sang suami yang tersenyum menyeringai tersebut tiba-tiba merangsek masuk.


"Kita lihat nanti, Sayang. Aku tidak akan kalah darimu karena sudah minum obat penambah stamina tadi agar bisa bercinta sepuasnya denganmu tanpa keluar dulu." Christian sengaja mengarang cerita konyol agar Ana tidak curiga jika ia tidak kunjung keluar.


Apalagi selama satu minggu penuh selalu melakukannya dengan Laura dan pastinya akan susah untuk keluar karena keseringan bercinta.


Jadi, karena tidak ingin dianggap aneh ataupun dicurigai oleh Ana, sehingga membuat itu berpikir jika ia mengandalkan obat penambah stamina.


'Kami bahkan sudah menikah selama 10 tahun lebih dan pastinya ia akan langsung curiga jika melihatku tidak kunjung keluar.'


'Karena seringnya yang terjadi adalah tidak bertahan lama jika sudah lama tidak bercinta. Karena itulah ia selalu mengejekku lemah di atas ranjang ketika pulang,' gumam Christian yang saat ini tengah mengirimkan gelombang kenikmatan untuk memuaskan hasrat sang istri yang sudah lama tidak ia sentuh.


Sementara itu, Laura kini menikmati setiap sentuhan dari sang suami yang dianggapnya berbeda ketika pulang dari perjalanan bisnis.


'Jadi, suamiku tidak ingin terlihat lemah di depanku dan memilih untuk minum obat kuat? Pantas saja ia yang biasanya cepat keluar ketika bercinta untuk pertama kali setelah kembali dari perjalanan bisnis, kini sangat berbeda,' gumam Ana yang kini merasakan pergerakan dari Christian yang membangkitkan api gairah di setiap urat syarafnya.


To be continued...

__ADS_1


__ADS_2