
Mungkin bagi wanita lain, kata-kata Christian mewakili kebodohan seorang Laura. Bahwa kebanyakan para wanita perawan ingin melakukannya dengan pria yang juga baru pertama kali bercinta.
Namun, sangat berbeda dengan pemikiran Laura saat ini karena saat ini yang dipikirkan adalah sebuah kenyamanan dari seorang pria yang bisa meluluhkan hatinya dan merasa bahwa Christian-lah orangnya.
Pria yang berada di hadapannya tersebut bukanlah seorang pria yang mudah digoda ataupun menggoda antara wanita. Hal yang membuat Laura merasa dia itulah yang pantas karena Christian langsung berkata jujur bahwa ia adalah seorang pria beristri.
Jika seorang pria berengsek pasti akan langsung menerimanya tanpa mengatakan sudah memiliki istri dengan menunjukkan cincin kawin di jari manis.
Apalagi ia bukanlah tipe wanita yang mudah jatuh cinta pada sembarang pria karena ini adalah pertama kali tertarik dengan seorang pria yang baru ditemui hanya dengan sekali bertatapan.
Kini, Laura merasa memiliki sebuah kesempatan untuk bisa mendapatkan pria di hadapannya disebut meski hanya sesaat dan tidak akan pernah menyesal atas keputusannya.
'Aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku setelah kembali ke Jakarta dan berada di bawah kekuasaan pamanku yang selalu mendoktrin aku menjadi seorang wanita sempurna.'
__ADS_1
'Aku ingin sekali menjadi Laura tanpa bayang-bayang ramai yang menuntutku untuk menjadi seorang wanita tanpa cela. Aku benar-benar sangat lelah dengan semua ini tapi tidak ingin mengecewakan orang tuaku yang sudah teman di surga sana.'
'Papa, mama, aku akan membuat jerih payah kalian tidak akan sia-sia dengan membuat perusahaan semakin maju setelah berada di bawah kekuasaanku.'
Laura yang saat ini larut dalam pikirannya sendiri, kini mulai membuka suara agar Christian mengerti dengan yang dirasakan saat ini.
"Aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama. Aku bukan hatiku wanita yang gampang membuka hati pada seorang pria." Laura saat ini bisa melihat iris tajam berkilat di hadapannya tersebut sangatlah memesona.
Ia bahkan tidak bisa mengalihkan perhatiannya saat ini karena merasa kagum pada pesona pria dengan rahang tegas tersebut. Bahkan ia bisa melihat ekspresi dari pria itu yang seperti terkejut begitu mengetahui perasaannya.
Laura bahkan sama sekali tidak memperdulikan pemikiran seorang Christian jika menganggapnya murahan atau penggoda karena satu-satunya yang diinginkan hanyalah bisa merasakan bagaimana dicintai oleh pria yang disukainya walau hanya semalam saja.
Di sisi lain, Christian saat ini tidak bisa berkata-kata karena berpikir bahwa wanita muda di hadapannya terlalu polos, tapi sangat berani.
__ADS_1
Namun, ia merasa sangat lega karena Laura tidak melakukannya pada pria lain yang mungkin tidak akan menyia-nyiakan kesempatan dan langsung menerima ajakan untuk bercinta.
Tentu saja sebagai seorang pria normal, ia merasa sangat bangga bisa membuat seorang wanita muda nan cantik dan seksi jatuh cinta padanya. Apalagi di usianya yang saat ini sudah 30 tahun, membuatnya merasa seperti tengah mengalami puber kedua.
"Jika aku adalah seorang pria egois, akan langsung menerima tawaranmu, Laura, tapi aku tidak bisa karena ada istri yang harus kujaga perasaannya. Hanya saja ...."
Christian tidak melanjutkan perkataannya karena merasa bingung untuk mengungkapkan sesuatu yang dari tadi dipikirkan.
"Hanya saja apa? Kenapa tidak dilanjutkan?" Laura benar-benar berpikir bahwa ia harus mengeluarkan banyak usaha untuk bisa mendapatkan seorang Christian malam ini.
Jadi, sangat penasaran dengan apa yang tengah ditutupi oleh seorang pria yang telah membuatnya jatuh cinta. Hingga ia membulatkan kedua mata begitu mendengar suara bariton dari Christian.
"Apa kau mau mengandung benihku, Laura?" Akhirnya Christian kini mengungkapkan sesuatu yang dari tadi ditahannya dan ia merasa sangat berdosa ketika mengatakan itu pada wanita muda di hadapannya.
__ADS_1
Bahkan ia juga merasa bersalah pada sang istri di Jakarta karena belum membicarakan itu dengan Ana dan tidak tahu apakah sang istri akan setuju atau tidak dengan pemikirannya saat ini ketika ingin memanfaatkan seorang Laura yang jatuh cinta padanya.
To be continued...