
Christian yang beberapa saat lalu mencari keberadaan Laura karena khawatir jika ada pria hidung belang yang mengganggu wanita muda itu.
Hingga ia merasa sangat terkejut ketika tiba-tiba ditarik dari belakang dan membuatnya semakin membulatkan mata begitu menyadari bibirnya sudah dibungkam oleh wanita yang dicarinya dari tadi.
Bahkan ia tidak melakukan apapun saat wanita di hadapannya tersebut sudah menguasai bibirnya. Bahkan ia bisa merasakan bahwa wanita yang saat ini tengah menciumnya itu melakukannya dengan sangat kaku. Seperti orang yang belum pernah berciuman.
'Ternyata benar semua yang dikatakan oleh wanita ini. Bahwa ia belum pernah dekat dengan pria dan pertama kali merasakan jatuh cinta padaku. Bahkan cara menciumnya sangat kaku sekali,' gumam Christian yang tadinya hanya diam saja.
Namun, ia merasa sangat gemas karena Laura hanya beberapa kali mengecup bibirnya bagian bawah dan karena tidak sabar dengan ulah wanita polos yang berpura-pura sangat berani tersebut, membuatnya ingin mengajari bagaimana caranya berciuman yang benar.
Refleks ia langsung menahan tulang rusuk Laura dan merapatkan tubuhnya. Kemudian tangan kiri menahan tengkuk belakang wanita muda yang sama seperti bunga baru mekar tersebut karena masih terlihat sangat indah.
Kemudian mulai mencium bibir sensual dengan warna merah jambu yang seolah melambai untuk disesap dan dilumatnya. Bahkan tidak memperdulikan apapun karena saat ini yang ada di pikirannya hanya satu, yaitu mengajari cara berciuman yang benar.
'Aku adalah pria pertama yang mencium wanita polos yang berakting sangat berani ini. Bahkan aku adalah pria pertama yang membuatnya jatuh cinta dan membuatku seperti seorang Arjuna,' gumam Christian yang awalnya tidak langsung mendapatkan balasan.
__ADS_1
Ia tahu bahwa saat ini Laura merasa sangat shock dengan ciumannya, tapi lama kelamaan seolah terbiasa karena wanita dalam kuasanya tersebut sudah membalas dan menikmatinya.
'Pintar,' gumam Christian yang saat ini tidak berniat untuk melepaskan kuasa dan melanjutkan aksinya di bawah lampu remang dengan diiringi alunan musik DJ yang masih memekakkan telinga.
Sementara itu, Laura tadinya hanya ingin menyatukan bibirnya dengan Christian karena ingin menyerahkan ciuman pertamanya dengan dia yang telah mencuri hatinya.
Hingga ia mengerjapkan mata beberapa kali begitu mendapatkan sambutan dari pria yang awalnya membuatnya berpikir akan menolak ciumannya.
Namun, yang terjadi malah sebaliknya karena bibirnya sudah dikuasai oleh Christian. Ia merasa ribuan kupu-kupu beterbangan di perutnya dan bulu kuduk meremang saat bibir mereka menyatu dan jarak terkikis.
Bahkan ia saat ini sudah menurunkan tangan yang tadinya berada di balik leher belakang pria yang makin membuat jatuhnya seperti hampir meledak karena kini berpindah pada pinggang kokoh itu.
Hingga deru napas memburu begitu begitu pria itu membebaskan bibirnya, tapi posisi masih belum bergerak menjauh karena saat ini Christian masih menyatukan kening dan menormalkan perasaannya saat ini.
Dua insan yang baru berbagi saliva dan berakhir menimbulkan ikatan batin di antara mereka, sehingga saat ini masih terdiam tanpa berniat untuk menarik diri.
__ADS_1
Laura yang awalnya tadi sangat berani, seketika berubah menjadi seorang pengecut begitu mendapatkan perlakuan intim dari seorang pria untuk pertama kalinya.
Jadi, ia merasa tenaganya seperti terkuras habis saat ini dan tidak bisa bergerak untuk segera menjauh dari pria di hadapannya.
'Apa yang harus kulakukan pada Christian? Aku jatuh cinta padamu dan tidak ingin kehilangan pria seperti ini,' gumam Laura ya saat ini menaikkan pandangan dan kini seketika bersitatap dengan iris tajam berkilat tersebut.
Hingga suara bariton dari Christian membuatnya menelan saliva dengan kasar dan juga cukup jantung memburu dirasakannya.
"Kamu berhasil membuat gila, Laura. Apa tawaranmu tadi masih berlaku? Ayo, kita pergi ke hotel sekarang!" ucap Christian di dekat daun telinga Laura agar mendengar suaranya.
Bahkan tubuhnya memanas saat ini karena efek gairahnya telah bangkit kala berciuman dengan sosok wanita yang terlihat semakin cantik di bawah lampu remang-remang dan membuatnya tidak rela melepaskan Laura untuk pria lain.
'Laura jatuh cinta padaku dan menyerahkan dirinya tanpa memperdulikan statusku yang sudah beristri. Aku pun tidak rela menyerahkannya pada pria lain karena aku berhak saat ia mengajakku menorehkan kenangan indah di New York.'
Sementara itu, Laura yang saat ini menatap intens wajah pria dengan rahang tegas di hadapannya tersebut, kini merasa seperti bibirnya terkunci rapat seolah engkau terbuka karena kebingungan untuk menjawab.
__ADS_1
'Sial! Kenapa sekarang aku berubah menjadi kebingungan seperti ini? Bukankah ini yang kamu inginkan, Laura? Satu kali menikmati kebahagiaan tanpa memikirkan tekanan yang selama ini kau dapatkan.'
To be continued...