365 Days With You

365 Days With You
Menolak menikah


__ADS_3

"Tuan Rendi?" Vincent saat ini menatap ke arah sosok pria yang membuatnya merasa sangat aneh karena terkejut dengan nama yang baru saja ia sebutkan. "Apa Anda mengenal wanita yang disukai oleh putra anda?"


Rendi Syaputra yang tersadar dari lamunannya, saat ini berpikir jika ia membuat Vincent merasa curiga. Ia menatap ke arah pengawal pribadinya tersebut. "Ya, aku tahu siapa wanita itu. Hanya saja, aku mengenalnya, tapi itu pun lebih dari 10 tahun yang lalu."


Ia yang saat ini ingin mendengar tanggapan dari asisten pribadinya tersebut karena merasa bingung bagaimana putranya bisa menyukai wanita itu.


"Sepuluh tahun lalu? Memangnya siapa wanita itu 10 tahun yang lalu? Apakah putri dari rekan bisnis Anda, Tuan?" tanya Vincent yang saat ini merasa bingung dan juga tidak tahu bagaimana putra dari majikannya tersebut mengenal wanita yang bahkan belum pernah ditemuinya.


Tidak ingin membuat Vincent merasa kebingungan, kini Rendi menjelaskan, tapi tidak tentang rahasia besarnya yang hanya diketahui olehnya. "Cleopatra adalah putri dari pria yang dulu bekerja denganku 10 tahun lalu dan ia pulang ke kampung halaman yang ada di Jawa."


"Lalu, bagaimana bisa putraku bertemu dengan putri dari mantan anak buahku sudah sekian lama tidak bertemu denganku?" seru Rendi Syaputra yang saat ini benar-benar sangat heran dengan takdir yang berkutat pada hal yang saling berkaitan.


'Kenapa putraku harus menyukai putri dari seorang pria miskin yang dulu kusuruh untuk membunuh kakak dan iparku? Bahkan dunia ini sangat luas dan banyak wanita cantik yang bisa iya sukai, tapi kenapa harus Cleopatra? Dulu aku mengejek putrinya karena diberi nama ratu Mesir, tapi sekarang malah putraku yang jatuh cinta padanya.'


Ia benar-benar merasa geram serta kesal itu mengetahui tentang wanita yang membuat putranya tidak mau menikah sampai sekarang dan mendengar suara dari Vincent yang dianggapnya masuk akal dan mungkin memang seperti itu awalnya.


"Sepertinya wanita yang disukai oleh Tuan Andika bekerja di Jakarta, Tuan Rendi. Sepertinya kita harus mencari tahu keberadaan putri dari anak buah Tuan itu. Saya mencari tahu dengan mengikuti tuan Andika pergi." Entah mengapa Vincent merasa ada sesuatu hal yang disembunyikan oleh bosnya tersebut.


Ia yang sudah lama mengenal pria paruh baya di hadapannya itu, merasa sangat aneh dengan sikap atasannya tersebut. Hal yang saat ini ingin diketahuinya adalah ayah dari wanita bernama Cleopatra yang disukai oleh Andika.


'Aku merasa ada sesuatu hal besar dibalik ini. Baiklah. Aku akan mencari tahu sendiri karena sepertinya tuan Rendy merahasiakan sesuatu dan tidak mau mengatakannya padaku,' gumam Vincent saat ini tengah kembali meneguk kopi yang sudah dingin dan seperti ketika panas.


Hingga ia melihat atasan yang tersebut bangkit berdiri dari kursi dan menepuk pundaknya ketika menanggapi idenya tersebut.


"Baiklah. Aku serahkan padamu! Cari tahu keberadaan wanita bernama Cleopatra itu dan bahwa dia ke hadapanku jika sudah menemukannya. Berani sekali wanita yang hanya merupakan putri dari orang rendahan menolak putraku. Aku akan memberikan pelajaran padanya," sarkas Rendy yang saat ini merasa sangat kesal mengetahui kenyataan tentang putranya.


Ia pun saat ini melangkahkan kaki panjangnya menuju ke arah ruangan kerja dan kembali memeriksa dokumen yang harus ditandatangani.


Vincent saat ini membersihkan bekas gelas yang menjadi wadah kopi yang telah dinikmati sampai habis tersebut. Setelah membereskan semuanya, ia kini meminta informasi tentang GPS di dalam mobil Andika Syaputra.


Berharap jika merasa ada sesuatu yang ganjal, memeriksa sendiri. Apalagi sudah mendapatkan perintah langsung dari atasannya, jadi sewaktu-waktu pergi untuk mengikuti putra dari pasangan tersebut, tidak akan dipermasalahkan.


'Cleopatra, seperti apa wanita itu sebenarnya karena bisa membuat tuan Andika sampai tidak tertarik pada wanita lain selain dirinya,' gumam Andika Syaputra saat ini masih merasa penasaran dengan sosok wanita yang ternyata merupakan putri dari mantan anak buah bosnya.


Beberapa saat kemudian ia mendapatkan notifikasi dan langsung diperiksa. Begitu mendapatkan lokasi dari putra atasannya yang tidak kembali ke perusahaan, membuatnya merasa ada yang aneh dan kini langsung bangkit berdiri dari posisinya.


"Aneh sekali siang-siang begini pergi ke klab. Sepertinya aku harus memeriksa sendiri apa yang dilakukan oleh tuan Andika di sana. Kenapa aku merasa yakin jika Cleopatra bekerja di sana?" lirih Vincent yang saat ini berjalan keluar menuju ke arah lift.


Ia tidak berpamitan terlebih dahulu pada atasannya karena memilih untuk menelpon. "Halo, Bos. Saya saat ini akan pergi untuk mengikuti tuan Andika yang berada di klab. Siapa tahu Cleopatra bekerja di sana."

__ADS_1


"Baiklah. Anak tidak tahu diuntung itu tadi mengatakan ingin buru-buru ke perusahaan agar bisa kembali bekerja. Ternyata malah datang ke klab. Sepertinya perlu dikasih pelajaran?" sarkas Rendi dengan raut wajah memerah karena kesal.


Ia bahkan saat ini berpikir jika tidak bisa lagi menasehati putranya agar tidak menyukai gadis bernama Cleopatra tersebut, tidak tahu lagi harus bagaimana.


Khawatir jika putranya malah seumur hidup tidak mau menikah dikarenakan tidak diizinkan berhubungan dengan Cleopatra dan berakhir keturunan keluarga Syaputra terputus karena tidak ada penerus.


Ia saat ini memijat pelipis karena merasa pusing memikirkan putranya. Namun, karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini, sehingga membuatnya mengalihkan pikirannya dengan cara fokus pada pekerjaan.


Sementara itu di tempat yang berbeda, sosok pria yang tak lain adalah Andika Syaputra saat ini tengah duduk di salah satu kursi yang ada di klab. Tentu saja tidak banyak orang yang datang karena mayoritas ke sana pada malam hari.


Ia yang tadi dipaksa menikah dan berniat untuk dijodohkan oleh sang ayah, membuatnya mengingat sosok wanita yang berhasil mencuri perhatiannya.


Namun, saat menyatakan cinta, ditolak mentah-mentah dengan alasan ingin fokus bekerja dan tidak ingin mempunyai hubungan dengan pria manapun.


Ia awalnya merasa alasan dari wanita itu sangat konyol karena bekerja di tempat yang mayoritas banyak pria hidung belang.


Namun, begitu mengetahui jika wanita yang disukainya tersebut hanya bekerja di siang sampai sore hari dan memang tidak pernah dekat dengan pria manapun, sehingga membuatnya semakin menyukai wanita yang bekerja sebagai cleaning service itu.


Bahkan ia merasa heran pada diri sendiri kenapa bisa menyukai wanita biasa yang berpenampilan sederhana dan sama sekali tidak pernah mengenakan pakaian seksi seperti yang terlihat di klab.


Bahkan ia seperti menemukan berlian diantara tumpukan jerami saat menatap ke arah wanita yang mempunyai nama sangat cantik yang merupakan nama ratu Mesir.


Itulah mengapa ia lebih memilih sendiri dan menunggu wanita itu menerima cintanya. Makanya lebih sering menghabiskan waktu istirahat di klab itu agar bisa melihat Cleopatra yang sedang membersihkan setiap sudut.


"Cleopatra!" panggil Andika yang saat ini tidak mengalihkan perhatiannya dari sosok wanita yang sibuk membersihkan meja tanpa mau menatapnya.


Sementara itu, wanita dengan tubuh kurus memakai setelan panjang berwarna hitam itu sama sekali tidak memperdulikan panggilan dari pria yang sering datang hanya untuk melihatnya bekerja.


Hingga ia merasa sangat terkejut ketika tangannya ditahan oleh pria yang ternyata sudah berada di dekatnya.


"Aku memanggilmu dari tadi! Apa kamu menganggapku kuman yang pantas untuk dijauhi?" tanya Andika yang merasa sangat geram ketika selalu tidak dipedulikan.


Selama ini ia sabar menghadapi sikap cuek dari wanita itu, tapi lama-kelamaan kesabarannya seolah habis dan saat ini memilih untuk mengungkapkan ada protes agar wanita itu merubah sikapnya.


Cleopatra saat ini mengembuskan napas kasar karena saat ini berpikir jika pria di hadapannya kembali mengganggunya dan membuatnya kesal. "Tuan, tolong jangan mengganggu saya bekerja di sini."


"Jika Anda membutuhkan bantuan saya sebagai tamu, akan saya layani dengan baik, tapi kalau sebagai pria dan wanita, maaf saya tidak bisa. Saya pun bahkan sudah menjelaskan pada Anda jika ingin fokus saja bekerja di Jakarta tanpa memiliki hubungan dengan pria yang hanya bisa membuat stres."


Ia yang pernah merasa patah hati karena pria yang sangat dicintai malah berselingkuh dengan wanita lain sampai berakhir hamil, sehingga membuatnya memilih untuk pergi dari kampung dan merantau ke Jakarta.

__ADS_1


Selain untuk melupakan sosok pria yang sudah mencari hubungan dengannya selama 5 tahun, ia juga ingin merubah nasib di kota besar yang sering menjadi tujuan para perantau.


Awalnya tidak mendapatkan izin dari sang ayah yang mengatakan jika Jakarta keras dan banyak orang jahat, tapi ia meyakinkan tidak akan berhubungan dengan para pria karena hanya ingin fokus bekerja.


Apalagi begitu melihat sosok pria kaya yang diketahui bukan merupakan orang sembarangan mendekatinya, ia sudah yakin hanya dijadikan bahan penasaran dan ditinggalkan setelah didapatkan. Jadi, memilih untuk mencari aman dan hidup damai dengan fokus bekerja.


Namun, ketika melihat pria di hadapannya membuatnya risi dan takut, sehingga kini berpikir untuk mengundurkan diri saja.


Andika yang saat ini ingin berbicara serius dengan gadis di hadapannya yang menganggap semua pria sama saja, benar-benar tidak terima karena ia dari dulu juga menganggap para wanita seperti itu.


Namun, setelah bertemu dengan gadis itu, membuatnya menyadari bahwa ada keistimewaan yang tidak dimiliki wanita lain dari sosok Cleopatra. "Dengarkan aku 5 menit saja karena ingin berbicara serius denganmu!"


Cleopatra yang saat ini masih memegang lap di tangan dan ditahan oleh pria yang menatapnya sangat tajam seolah hendak menerkamnya, sehingga kini berhenti melakukan pekerjaannya.


Melihat sikap serius dari pria yang selalu mengganggunya, akhirnya ia mengangkat lima jarinya. "Baiklah, lima menit saja."


Merasa mendapatkan sebuah kesempatan langka karena bisa berbicara dengan Cleopatra, kini ia langsung membicarakan tentang hal yang ada di kepalanya.


"Orang tuaku berniat untuk menjodohkanku, aku sama sekali tidak tertarik dengan itu. Apalagi harus menghabiskan waktu seumur hidup dengan wanita yang sama sekali tidak kucintai, rasanya seperti bagaikan di neraka."


"Jadi, karena aku menyukaimu, aku akan menikahimu. Bagaimana?" Ia pun baru selesai berbicara, saat ini menunggu jawaban dari wanita yang masih terdiam di hadapannya.


Ia merasa gugup karena berhasil mengungkapkan niatnya. Setelah pembicaraannya dengan sang ayah tadi mengenai perjodohan yang membuatnya sama sekali tidak tertarik, sehingga ia berpikir lebih baik menikahi wanita yang disukai daripada dijodohkan.


Cleopatra yang baru saja mendengar apa yang dikatakan oleh pria yang bahkan tidak diketahui bagaimana sifatnya dan segala hal yang menjadi pertimbangan seorang wanita untuk mencari pendamping hidup, merasa sangat konyol situasi yang dihadapi saat ini.


"Maaf, Tuan karena aku belum siap untuk menikah. Jadi, tolong cari wanita lain saja." Cleopatra sama sekali tidak terkesan dengan seorang pria yang mengajak menikah.


Padahal menurut banyak orang, keseriusan laki-laki dinilai dari ajakan menikah. Namun, ia tidak berbagi demikian karena harus benar-benar mengenal bagaimana kepribadian seorang pria yang akan hidup bersamanya seumur hidup.


'Aku memilih terlambat menikah daripada menikah dengan orang yang salah,' gumam Cleopatra saat ini berharap pria yang baru saja ditolaknya tersebut menyadari jika dia tidak berniat untuk menikah muda.


Apalagi dengan pria yang bahkan tidak ia ketahui bagaimana watak dan perilakunya, sehingga membuatnya langsung dengan tegas menolak.


Andika Syaputra saat ini membulatkan mata karena keinginannya untuk serius dengan wanita yang membuatnya ingin serius ke jenjang pernikahan, malah ditolak mentah-mentah dan membuatnya merasa sangat heran sekaligus bingung harus bagaimana.


"Apa kamu bilang? Kamu belum siap menikah? Memangnya berapa usiamu? 17 tahun? Padahal semua wanita memimpikan untuk segera dinikahi oleh seorang pria yang serius dan tidak main-main dalam menjalin hubungan, tapi kamu malah menolak menikah denganku?"


Ia seketika tertawa terbahak-bahak karena merasa menghadapi situasi yang sangat buruk sepanjang sejarah hidupnya karena ditolak oleh wanita biasa yang bahkan tidak sepadan dengan dirinya.

__ADS_1


Di sisi lain, terlihat pingsan yang dari tadi mengamati kejadian hari ini dan bahkan sempat merekamnya untuk ditunjukkan kepada atasannya. 'Jadi wanita itu yang bernama Cleopatra?'


To be continued...


__ADS_2