
Melihat Laura diam saja seolah pasrah, kini ia memilih berbisik di dekat daun telinga wanita yang terlihat sangat seksi di hadapannya tersebut.
"Aku akan berhenti jika kamu menyuruhku berhenti, Sayang."
Mulutnya memang sangat mudah mengatakannya, sementara respon tubuhnya yang sangat ingin segera mencapai puncaknya, seolah berontak dan hanya bisa memainkan setiap sudut tubuh Laura.
'Mana bisa aku berhenti saat senjataku sudah menegang saat ini. Semoga Laura tidak menganggap perkataanku karena saat ini aku ingin segera melakukannya,' gumam Christian yang hanya berbicara omong kosong pada Laura.
Sementara Laura yang tengah merasa kebingungan karena seolah perkataan dari Christian malah menjerumuskan hidupnya.
'Apa maksudnya? Kenapa ia berbicara seperti itu padaku? Rasanya aku seperti dijebak oleh suami sendiri sekarang karena jika menolaknya, pasti akan disalahkan istri tidak memenuhi kewajiban.'
'Sama halnya ketika aku pasrah, pasti juga diejek haus sentuhan,' gumam Laura yang kini tengah merasa kebingungan untuk menjawabnya.
Kini ia terlihat menunduk ke bahu pria itu ketika merasakan wajahnya semakin memanas dan napasnya bahkan tersengal ketika jemari Christian sangat lihai menggodanya.
Otaknya seakan meleleh dan ia sadar telah menyambutnya dengan penuh gairah saat merasakan semua perbuatan yang penuh kelembutan padanya.
Saat sudah tidak kuasa menahan kendali diri lebih lama, kini tangan Christian bergerak melepaskan dan mendorong ke bawah penutup terakhirnya dan menatap parau sambil mengeluarkan suara seraknya.
"Aku akan melakukannya, Sayang." Christian yang sudah tidak kuat menahan diri lebih lama, kini berusaha untuk tidak membuat Laura merasa takut kala melakukan pertama kali.
Sementara di sisi lain, Laura yang kini merasa seperti menjadi satu-satunya wanita paling sempurna karena membuat sosok pria yang dianggapnya terlihat semakin menawan tersebut, hanya bisa menelan salivanya saat menyadari dada bidang berotot dan segelintir bulu hitam menutupi dada pria itu yang menurun membentuk garis halus ke bawah.
'Apa yang harus kulakukan di hadapan pria seseksi ini yang membuat seluruh urat syarafku menegang,' gumam Laura dengan degup jantung tidak beraturan karena benar-benar merasa sangat gugup dan akhirnya memilih pasrah saat mendengar Christian meminta izin.
Christian tidak membuang waktu. Ia bahkan sedikit membungkuk untuk meraup tubuh wanita yang dari tadi tidak mengeluarkan sepatah kata pun, seolah tidak bisa berpikir dan merebahkannya dengan lembut di ranjang.
Perasaan bergejolak yang kini tengah dirasakan oleh Laura benar-benar membuatnya seperti berubah menjadi wanita paling sempurna dan bahagia di dunia ini. Ia bahkan merasa seolah-olah telah dilahirkan kembali karena kehilangan ingatan.
Beberapa kali ia menelan saliva dan degup jantung melebihi batas normal seperti hendak meledak kala melihat semua pergerakan pria di atas tubuhnya.
'Suamiku sangat seksi dan aku sudah jatuh dalam pesonanya,' lirih Laura dengan deru napas memburu panjang.
__ADS_1
Saat ini, ia bisa melihat dengan jelas saat sang suami menjulang di atas tubuhnya dengan lengan yang kuat dan tubuh mereka kini sudah saling bersentuhan.
Laura bahkan sangat mendambakan setiap sentuhan dari pria yang dari tadi menggoda tubuhnya, membuatnya seperti kecanduan dan menginginkan sentuhan yang membuat ia tidak bisa berpikir jernih karena telah kehilangan kendali diri.
"Sayang, pelan-pelan. Aku benar-benar takut."
"Iya, Sayang. Aku tidak akan menyakitimu," lirih Christian yang kini tersenyum simpul dan mengusap lembut pipi putih wanita di bawahnya.
Tangan dengan jemari lentik Laura kini menyentuh dada bidang itu dan semakin bergerak turun ke sisi tubuh Christian. Bahkan kini menggapai sekeliling punggung kokoh itu dan meluncur di atas otot-otot kencang yang setiap hari terlatih itu.
Jantung Laura berdebar kencang dan respon tubuhnya menggelenyar mendengar ******* serak dari Christian.
Ia yang kini memejamkan mata dengan sibuk memikirkan berbagai macam kemungkinan di otaknya.
Christian sudah tidak membuang waktu karena ingin segera memulai kegiatan panas dan liar bersama wanita yang sangat dicintainya dengan mendesak masuk dengan keras.
Ia bahkan melihat Laura memejamkan kedua mata dan mengeluarkan sebuah rintihan yang terdengar sangat seksi.
Laura seketika mencengkeram kuat punggung kokoh pria yang baru saja mengirimkan sensasi berputar lepas kendali antara kenyerian sekaligus kenikmatan kala tubuh mereka menyatu tanpa jarak.
Seorang pria yang menjebaknya dalam penjara cinta dan tidak bisa membuatnya pergi atau pun berpikir kabur saat ia tidak punya pegangan hidup sama sekali karena kehilangan ingatan.
Bahkan Laura kini semakin mendekat dan memasrahkan diri karena terlena dengan kelembutan dari pria yang menurutnya memiliki sejuta pesona tersebut.
Sementara itu, Christian yang berhasil mendesak masuk, kini tidak membuang waktu kala ia merasakan kenikmatan luar biasa.
"Sayang, kamu sangat sempit dan nikmat," ucapnya sambil menggigit kecil daun telinga Laura.
Saat ini yang memenuhi otaknya hanyalah sebuah kenikmatan tak tertahankan merebak dan menyebar memenuhi seluruh tubuhnya dan menyatu dalam aliran darahnya.
Ia merasakan sensasi luar biasa yang memabukkan dan membuat ledakan gairah yang melonjak dalam aliran darahnya, sehingga ingin segera menyelesaikan momen penyatuan diri antara dirinya dengan wanita yang sanggup memporak-porandakan perasaannya.
Hidup bersama di dalam satu rumah bersama Laura, membuat ia menyadari bahwa yang saat ini terjadi adalah ingin selalu hidup bersama wanita itu dalam berbagai kondisi dan berbagi kebahagiaan.
__ADS_1
Kali ini ingin memastikan bahwa wanitanya juga menikmati sensasi kenikmatan seperti yang dirasakannya.
Sebenarnya, Laura ingin terus memejamkan kedua mata tanpa melihat wajah dengan rahang tegas dan terlihat sangat seksi itu. Namun, ia menyadari perkataan Christian harus segera dijawabnya.
Merasa ingin membuat pria itu segera melanjutkan kegiatannya dan merasakan lebih jauh tentang semuanya.
"Jangan berhenti, Sayang karena aku saat ini sudah benar-benar gila karenamu," ujar Laura parau dan mencengkeram erat-erat pria itu agar melanjutkan kegiatannya.
Ia merasa pria itu mampu melelehkan hatinya dengan sensasi kebutuhan luar biasa yang memabukkan.
Laura sadar telah kehilangan kendali diri dan dikuasai oleh puncak hasrat yang menggulungnya hingga jauh ke dalam puncaknya, yaitu ingin merasakan ledakan gairah dari perbuatan yang dilakukan oleh sang suami.
Cengkeraman kuat dari kedua paha yang menjebaknya, seolah meyakinkan Christian agar segera melanjutkan kegiatannya.
Perbuatan wanita yang diketahuinya telah membuatnya di luar kendali dan benar-benar ingin segera menyelesaikan momen penting, yaitu meledakkan puncak gairah dengan wanita yang diinginkannya juga menikmati sensasi luar biasa yang sebentar lagi akan dirasakan.
"Ini adalah sebuah bentuk ungkapan cinta dari padamu dan ingin mendapatkan penghargaan darimu dengan kamu ikut menikmatinya." Christian kini mengecup bibir sensual yang selalu menjadi candunya sebelum melanjutkan.
"Aku mencintaimu, Suamiku." Laura kini tersenyum simpul dan kalimat bernada manis penuh kelembutan dari sang suami bagaikan sebuah bongkahan es yang melelehkan api di dalam tubuhnya selama ini.
"Aku juga sangat mencintaimu, Istriku," sahut Christian tanpa pikir panjang karena tidak ingin sedikit pun membuat Laura meragukannya dan mulai menggerakkan tubuhnya untuk mencapai puncak kenikmatan yang hakiki.
Seketika, Laura larut dalam denyut kenikmatan yang dikirimkan oleh pria yang saat ini menatapnya dengan penuh cinta. Ia bisa melihat tatapan berkilat itu dan berhasil menembus jantungnya. Hingga dengan suara parau dan serak, ia mulai menanggapinya.
"Aku sangat mempercayaimu, Suamiku," seru Laura yang entah mengapa bisa meloloskan kalimat itu dari bibirnya.
Masih dengan seulas senyuman, Christian tidak berkedip saat menatap wajah cantik wanita yang menurutnya sangat bercahaya.
Ia sadar bahwa pesona wanita di bawahnya benar-benar luar biasa menawan. Wajah cantik dengan rambut hitam berkilat itu benar-benar membuatnya mabuk kepayang dan berjanji tidak akan pernah melepaskannya.
'Laura, aku tidak akan pernah meninggalkanmu dan akan selalu mencintaimu meski hanya merupakan istri siriku. Maafkan aku,' gumam Christian yang saat ini tengah menenangkan hatinya yang telah menipu seorang Laura dengan menyembunyikan Ana Maria yang merupakan istri pertamanya.
Beberapa saat kemudian, Christian mendorong lagi dan menggapai ke bawah punggung. Ia melengkungkan tubuh wanitanya ke atas, agar semakin menyatukan tubuh mereka dan mengambil kendali atas semuanya.
__ADS_1
Hingga ******* dan lenguhan lolos dari bibir wanita yang berada di bawahnya tersebut membuatnya semakin bergairah.
To be continued...