
Mario terdiam beberapa saat begitu mengingat pesan Laura, sehingga merasa ragu untuk melanjutkannya. Kemudian ia memilih berbisik di dekat daun telinga wanita yang terlihat sangat seksi di hadapannya tersebut.
"Aku akan selalu mengingat itu, Sayang."
Mulutnya memang sangat mudah mengatakannya, sementara respon tubuhnya yang sangat ingin segera mencapai puncaknya.
"Ya, kamu memang harus selalu mengingatnya karena aku tidak mau ikut program KB. Banyak dampak negatif untuk tubuh dan aku tidak mau," ucap Laura yang memang sangat menjaga tubuhnya agar tidak ternodai dengan obat-obatan yang berhubungan dengan menunda kehamilan.
Jadi, ia memilih untuk menyerahkan semuanya pada sang suami yang harus berhati-hati.
"Iya, Sayang. Tenang saja karena aku sudah belajar dari video yang aku tonton," sahut Mario yang selama ini belajar tentang tutorial dari berhubungan intim dari video karena tidak ingin terlihat bodoh di hadapan sang istri yang bahkan sudah berpengalaman.
Ia tidak mau dibandingkan kalah jauh dari Christian dan itu selalu membayanginya setiap memikirkan hubungan dengan Laura. Menikah dengan wanita yang sudah pernah menjadi istri pria lain sebenarnya juga menjadi beban mental untuknya.
Ia takut Laura diam-diam membandingkannya dengan Christian. Apalagi jika ia bukan menjadi yang terbaik, tentunya akan membuat sang istri kecewa.
'Semoga Laura tidak menganggapku lebih buruk dari Christian. Semoga aku menjadi suami terbaik untuknya,' gumam Mario yang saat ini mencoba untuk berpikir positif agar tidak dipenuhi oleh kekhawatiran yang berkepanjangan.
Kini, Laura terlihat menunduk ke bahu Mario ketika merasakan wajahnya semakin memanas dan napasnya bahkan tersengal ketika pria itu sangat lihai menggodanya.
Otaknya seakan meleleh dan ia sadar telah menyambutnya dengan penuh gairah saat merasakan semua perbuatan sang suami yang penuh kelembutan padanya.
Hingga ia mendengar suara Mario ketika mengungkapkan cintanya dan membuatnya merasa menjadi seorang ratu paling bahagia di dunia.
__ADS_1
"Kamu adalah wanita pertama untukku dan juga terakhir karena aku hanya menginginkanmu di sepanjang hidupku."
Laura yang kini merasa seperti menjadi satu-satunya wanita paling sempurna karena membuat Mario tergila-gila padanya.
'Apa yang harus kulakukan di hadapan pria seseksi ini yang membuat seluruh urat syarafku menegang,' gumamnya dengan degup jantung tidak beraturan karena benar-benar merasa sangat gugup.
Perasaan bergejolak yang kini tengah dirasakan oleh Laura dan benar-benar membuatnya tidak karuan. Ia bahkan merasa seolah-olah telah dilahirkan kembali karena menjadi orang lain.
Kini mereka sudah saling bersentuhan. Hatinya semakin meleleh dan tidak sanggup berpikir saat bahu lebar nan kokoh itu memblokir semuanya.
Perbuatan Mario seperti membuatnya kecanduan dan tidak bisa berpikir jernih karena telah kehilangan kendali diri.
Perbuatan nakal Laura seketika membuat Mario mengerang keras saat menghentikan ciumannya.
Merasa sangat lemah saat melihat wajah tampan pria di atasnya sudah memerah, membuatnya tidak tega.
Laura yang hanya tersenyum simpul, seketika terkesiap dan mendengar Mario mengeluarkan sebuah geraman yang terdengar sangat seksi itu.
'Aku ingin waktu berhenti hanya sampai di sini,' lirih Laura yang kini tidak bisa menghentikan kegilaan sang suami.
Seorang pria yang menjebaknya dalam penjara cinta dan tidak bisa membuatnya pergi atau pun berpikir kabur karena ingin hidup normal selayaknya seorang istri yang dicintai oleh suaminya.
Bahkan ia kini semakin mendekat dan memasrahkan diri karena terlena dengan kelembutan dari pria yang menurutnya memiliki sejuta pesona tersebut.
__ADS_1
Namun, ia tidak sempat berpikir karena saat ini yang memenuhi otaknya hanyalah sebuah kenikmatan tak tertahankan merebak dan menyebar memenuhi seluruh tubuhnya dan menyatu dalam aliran darahnya.
Ini adalah pertama kalinya ia merasakan sensasi luar biasa yang memabukkan dan membuat ledakan gairah yang melonjak dalam aliran darahnya, sehingga ingin segera menyelesaikan momen penyatuan diri antara dirinya dengan sang istri yang sanggup memporak-porandakan perasaannya.
Hidup bersama di dalam satu rumah bersama sang istri, membuat ia menyadari bahwa yang saat ini terjadi adalah ingin selamanya hidup bersama wanita itu dalam berbagai kondisi dan berbagi kebahagiaan di sepanjang usianya.
"Aku sangat mencintaimu," ujar Mario parau dan mencengkeram kuat, lalu melanjutkan kegiatannya dan berbuat semakin jauh pada wanita yang melelehkan hatinya dengan sensasi kebutuhan luar biasa yang memabukkan.
Seolah saat ini kesadarannya telah hilang, telah berganti dengan kehilangan kendali diri dan dikuasai oleh puncak hasrat yang menggulungnya hingga jauh ke dalam puncaknya, yaitu ingin merasakan ledakan gairah.
Kalimat bernada manis penuh kelembutan bagaikan sebuah bongkahan es yang melelehkan api di dalam tubuhnya selama ini.
Seketika, ia larut dalam denyut kenikmatan yang dikirimkan oleh pria yang saat ini menatapnya dengan penuh cinta. Ia bisa melihat tatapan berkilat itu dan berhasil menembus jantungnya. Hingga dengan suara parau dan serak, ia mulai menanggapinya.
"Aku tahu itu karena kau sangat mencintaiku," seru Laura yang meloloskan kalimat itu dari bibirnya.
Laura tahu bahwa ia merasa sangat bahagia dicintai oleh Mario yang selalu memperlakukannya bagaikan ratu, meskipun terkadang sikap pria itu kekanak-kanakan, tapi ia malah merasa gemas dan mencintai wanita itu.
Masih dengan seulas senyuman, Mario tidak berkedip saat menatap wajah cantik wanita yang menurutnya sangat bercahaya.
Ia sadar bahwa pesona wanitanya benar-benar luar biasa menawan. Wajah cantik dengan rambut hitam berkilat itu benar-benar membuatnya mabuk kepayang dan berjanji tidak akan pernah melepaskannya.
"Aku mencintaimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu."
__ADS_1
Ia pun mengambil kendali atas semuanya, hingga ******* dan lenguhan lolos dari bibir wanita tersebut membuatnya semakin bergairah.
To be continued...