Casanova In Love

Casanova In Love
Permintaan Tolong Yuna


__ADS_3

"Tolong belikan air hangat untukku dan juga ..." ucap Yuna mulai terlihat ragu untuk melanjutkan ucapannya dengan sempurna.


"Apa? Katakan saja padaku! Aku akan membelikan apapun itu untukmu! Obat paling mahalpun akan aku dapatkan!" tandas Kagami Jiro yang masih tak bisa menutupi kecemasan yang menghiasi wajaglh tampannya itu.


Yuna masih terdiam dan terlihat begitu ragu untuk mengatakannya kepada Kagami Jiro. Sementara perutnya semakin terasa nyeri dan darah segar itu mulai keluar kembali melalui organ vitalnya. Sehingga dia hanya bisa memejamkan matanya dan meremas pakaiannya sendiri karena begitu dilema.


"Yuna! Katakan saja padaku! Apa yang sedang kau butuhkan saat ini? Aku akan membelikannya untukmu!" ucap Kagami Jiro lagi berharap Yuna akan segera mengatakan padanya.


"Tuan ... tolong belikan aku minuman hangat dan ..."


"Dan ..." potong Kagami Jiro menatap Yuna dengan begitu serius.


"Dan ... pembalut ..." ucap Yuna begitu terpaksa dan tentunya dia sangat malu saat ini.


Nah loh keduanya langsung terdiam karena malu. Bagaimana mungkin seorang gadis meminta seorang pria dewasa untuk membelikan sebuah pembalut begitu saja? Sementara keduanya tak memiliki hubungan khusus sama sekali. Bahkan pria dewasa itu adalah Kagami Jiro! Seorang pemimpin utama yakuza terbesar Dorahonshadou yang begitu legendaris! Sungguh ini begitu tak masuk akal!


Tak kalah terkejut! Kagami Jiro yang mendengarkan ucapan Yuna seketika mematung dan terlihat menjadi seperti pria bodoh dalam sekejap.


"Pem-pembalut?" ucap Kagami Jiro yang masih terlihat seperti orang yang sedang linglung.


Yuna menunduk dan mengangguk pelan, dan mungkin saja wajahnya saat ini sudah begitu merah karena menahan malu.


"Arghh ... sakit sekali ..." lagi-lagi Yuna meremas perutnya dan menahan kesakitan.


Hal itu seketika membuat Kagami Jiro begitu kalang kabut kembali. Dan dia segera bangkit dan membantu Yuna untuk berdiri dengan meraih kedua bahu Yuna. Lalu mulai membantunya untuk duduk di atas sebuah kursi kayu.

__ADS_1


"Baiklah. Tunggulah disini sebentar dan jangan pergi kemana-mana! Di dekat sini ada sebuah mini market. Aku akan pergi kesana dan mencari barang itu." ucap Kagami Jiro yang sebenarnya tak tega untuk meninggalkan Yuna sendirian. "Jika ada sesuatu yang terjadi, segera hubungi aku!"


Yuna hanya mengangguk pelan saja tanpa menatap Kagami Jiro.


"Jangan pergi kemana-mana! Kau paham bukan?" Kagami Jiro menandaskan kembali karena masih begitu khawatir untuk meninggalkan Yuna


Lagi-lagi Yuna hanya mengangguk pelan saja tanpa menatap Kagami Jiro. Dengan langkah yang begitu berat, akhirnya Kagami Jiro mulai melenggang dan pergi meninggalkan Yuna.


Memang benar seperti yang telah dia ucapankan. Ada sebuah mini market yang berada tak jauh dari pantai Odaiba. Namun saat berada di seberang mini market itu Kagami Jiro mulai ragu dan berniat untuk menghubungi Igor.


Sebaiknya aku menyuruh Igor saja untuk membelikannya! Rasanya tidak benar jika aku harus membeli barang itu. Aku ... Kagami Jiro, seorang pemimpin yakuza nomor satu, seorang pemimpin utama Doragonshadou yang begitu legendaris ... mana mungkin aku membeli sebuah barang seperti itu?! Dimana aku akan menaruh wajahku nanti?! Tidak! Tidak bisa! Ini tidak bisa!


Batin Kagami Jiro lalu mulai meraih ponselnya dan segera menghubungi Igor.


Tut ... tut ... tut ...


"Ya, Tuan. Ada apa?" sapa Igor dari seberang line dan sedikit memelankan suaranya.


"Igor. Kau sedang dimana? Aku mau kamu membelikan sesuatu untukku dan segera membawa barang itu ke pantai Odaiba! Dan cepat bawakan pembalut kesini!" ucap Kagami Jiro dengan terburu-buru.


Apa? Pembalut? Apa aku tidak salah dengar? Tuan Kagami Jiro memintaku untuk membelikan sebuah pembalut? Sungguh ini tidak seperti biasanya, dan biasanya dia tidak akan sepanik ini. Apalagi hanya karena sebuah pembalut? Sebenarnya untuk siapa pembalut itu? Sepertinya otak tuan Kagami Jiro benar-benar sudah sedikit mengalami konslet.


Batin Igor yang sebenarnya masih belum memahami tuannya saat ini. Karena akhir-akhir ini tuannya menjadi sedikit berubah dan tidak sepertu biasanya.


"Igor! Mengapa kau malah diam saja?! Apa kau tidak mendengarku?" ucap Kagami Jiro dengan nada mengancam dan auranya terdengar begitu menakutkan.

__ADS_1


"Tapi, Tuan ... aku tidak bisa pergi ke pantai Odaiba saat ini." ucap Igor yang terdengar begitu memelas dan suaranya masih begitu pelan.


"Apa?! Berani kau melawan perintahku, Igor?! Apa kau sudah bosan bekerja padaku, Igor?!" ucap Kagami Jiro yang sudah mulai emosi kembali.


"Aku sedang menggantikan tuan saat ini. Saat ini sedang ada rapat di markas Shibuya, Tuan. Bukankah tuan Kagami Jiro sendiri yang sudah memerintahkanku untuk menggantikan tuan untuk semua pertemuan rapat hari ini?" sahut Igor masih suaranya yang begitu pelan, karena mungkin saja saat ini dia sedang berada di tengah rapat seperti yang sudah dia katakan tadi.


"Apa?!" Kagami Jiro terlihat begitu shock, namun ucapan Igor adalah benar. Karena Kagami Jiro sendirilah yang memerintahkan Igor untuk menggantikan dirinya dalam beberapa pertemuan rapat hari ini.


Haishh ... sial! Mengapa aku bisa melupakan hal itu?! Padahal jelas-jelas aku yang memerintahkan Igor tadi pagi!


Kagami Jiro terlihat begitu frustasi dan menyibak rambutnya yang tipis dan lurus berwarna hitam pekat ke sisi belakang.


"Dan saat ini aki sedang memimpin sebuah rapat, Tuan Jiro." ucap Igor masih dengan suaranya yang begitu pelan.


"Ya sudah! Lanjutkan saja pekerjaanmu dengan benar!" dengan kesal Kagami Jiro mulai mengakhiri panggilan itu lalu mengambil napas panjang dan menghembuskan kembali perlahan.


Tidak ada pilihan lain! Aku harus melakukannya sendiri kali ini! Sepertinya mini market itu sedikit sepi pelanggan. Dan itu akan sangat lebih baik! Yeap! Aku harus segera bergegas! Yuna sudah menungguku!


Batin Kagami Jiro masih menatap mini market yang berada di seberang jalan dengan tatapan yang sulit untuk digambarkan saat ini.


Kakinya mulai dilangkahkannya meskipun terasa begitu berat. Kini Kagami Jiro mulai menyebrangi jalan itu dan melenggang dengan langkah lebarnya yang begitu gagah lalu mulai memasuki mini market itu.


Sepi! Yeap, mini market ini begitu sepi. Hanya ada 3 orang pengunjung saja saat ini, dan itu adalah termasuk Kagami Jiro. Perasaan sedikit lega mulai dirasakan oleh Kagami Jiro saat ini.


Dengan gayanya yang masih begitu cool, Kagami Jiro mulai menyisiri mini market itu untuk mencari benda yang saat ini sedang dicarinya. Sesekali dia mengedarkan pandangannya kembali untuk memastikan situasi di sekitarnya masih aman dan tak ada pengunjung lain yang melihatnya sedang mencari pembalut.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama, kini dia sudah menemukan sebuah rak yang berisi penuh dengan berbagai macam dan berbagai merk pembalut.


__ADS_2