Casanova In Love

Casanova In Love
Menghukum Glen


__ADS_3

Yuna sudah terlihat begitu tidak berdaya dan seilah sudah tak bertenaga karena efek dari dupa yang sudah dinyalakan oleh pria itu.


Jiro ... dimana kamu? Tolong aku ... aku tidak bisa melawan pria ini lagi. Aku juga tidak ingin mengkhianatimu ... aku juga tidak mau merusak namamu di depan semua orang ... tapi aku sudah begitu tidak berdaya ... maafkan aku, Jiro ...


Batin Yuna yang masih berusaha untuk merangkak dan menjauh dari pria itu, namun pria bule itu malah dengan cepat menarik tubuh Yuna dan mulai menindih tubuh Yuna begitu saja.


"Jiro ..." ucap Yuna begitu lirih bahkan hampir saja tak terdengar.


"Tak akan ada yang menolongmu! Pria bernama Jiro itu kini sudah pulang dan kembali ke hotelnya lagi. Ahaha ..." ucap pria bule itu tertawa renyah melihat Yuna yang sudah semakin tak bisa melawannya.


Pria itu semakin mendekati Yuna dan sudah bersiap untuk melakukan aksinya. Bahkan pria itu sudah hampir mencium Yuna dan danya berjarak beberapa inchi saja jarak di antara mereka berdua.


Pria bule yang tak lain adalah Glen yang sebenarnya adalah teman Ella sekaligus pemilik seluruh hotel ini berhenti tepat saat jarak diantara wajahnya dan wajah Yuna hanya menyisakan beberapa lembar jari saja. Glen mulai membelai lembut wajah Yuna untuk menyibak rambut Yuna.


"Pergi kamu!! Dan singkirkan tangan kotormu itu dari tubuhku! Kamu akan mati saat Jiro datang!" geram Yuna begitu lirih dan masih berusaha untuk mendorong tubuh Glen.


Namun semakin Yuna berusaha untuk mendorongnya, maka Glen akan semakin kuat untuk menyerangnya.


"Jangan bercanda! Mana mungkin aku melewatkan sebuah jackpot yang berada di depan mataku!!" sahut Glen dengan tawa kecil. "Sudah cukup lama aku tidak menikmati tubuh seorang gadis. Dan sebenarnya aku cukup penasaran untuk mencoba gadis Asia Timur sepertimu! Begitu putih dan mulus. Aku jadi semakin penasaran dengan beberapa bagian yang masih tertutup ..." ucap Glen begitu tak bermoral dan tak beretika.


"Dasar sampah mesum! Mulutmu begitu kotor dan tak beretika! Kau pantas untuk mendapatkan hukuman!!" Yuna berusaha untuk mengangkat kembali lututnya dan berhasil mengenai bagian vital Glen kembali.


"Aarghh ... gadis ini benar-benar sangat kasar!" ucap Glen merasa begitu kesal karena sudah dua kali mendapatkan serangan seperti ini dari Yuna.


Serangan dari Yuna mungkin saja sudah tidak terlalu kuat, namun serangannya telah memberikan sedikit celah untuknya agar terlepas kembali dari Glen. Yuna mulai sedikit berguling dan mencoba untuk melarikan diri lagi, hingga Yuna terjatuh dari pembaringan.

__ADS_1


BRUUGGHH ...


"Ah sial. Andai tubuhku normal, pasti aku bisa sedikit melawannya dan bisa meninggalkan tempat ini." Yuna bergeming dan berusaha untuk bangkit kembali.


Namun lagi-lagi Glen sudah mendatanginya dan segera mengangkat tubuh Yuna kembali dan membaringkannya di atas pembaringan dengan cukup kasar. Dan sepertinya Glen sudah cukup kehilangan kesabarannya.


Glen tak ingin membuang-buang waktu lagi, hingga akhirnya Glen langsung saja meraih bagian depan gaun Yuna dan menariknya dengan sangat kuat hingg membuat gaun indah itu sobek pada bagian depannya dan memperlihatkan pakaian dalam Yuna hingga belahan indah itu.


Glen yang melihat itu semua menjadi semakin tak sabaran dan segera mendekatinya untuk segera menikmatinya sebelum Yuna berusaha untuk melawan kembali.


DUAKK ...


Belum sempat Glen menyentuh tubuh indah Yuna kembali, tiba-tiba saja tubuh Glen sudah terhuyung hingga terjatuh dari atas pembaringan karena tendangan seseorang yang begitu kuat.


Seorang pria rupanya datang dan segera membantu Yuna untuk bangun dan duduk kembali. Pria yang tak lain adalah Kagami Jiro itu segera melepaskan coat hitam yang sedang dipakaianya dan dipakaikannya untuk Yuna.


"Ya, ini adalah aku. Tenang dan tunggulah sebentar. Aku akan memberikan sedikit hukuman untuknya." ucap Kagami Jiro dengan hangat dan mengelus kepala Yuna.


Kagami Jiro segera mendatangi Glen yang kini sudah berdiri dengan tegap dan menatap waspada ke arah Kagami Jiro. Sepasang mata kecoklatan itu menyorot dengan sangat tajam menatap Glen, sementara kedua tangannya sudah mengepal begitu saja.


Tanpa ba bi bu lagi, kini Kagami Jiro langsung saja menyerang Glen. Serangan dari Kagami Jiro sedikitpun tak bisa dihindari oleh Glen dan dalam waktu beberapa detik saja Glen sudah babak belur dan sudah tidak berdaya lagi.


"Aku tak peduli siapa kamu, tapi jika kamu berani berusaha untuk mengusik kehidupanku, terlebih jika kamu sudah berani kurang ajar kepada istriku ... maka aku tak akan segan-segan lagi untuk melenyapkanmu!" geram Kagami Jiro dengan wajahnya yang sudah mrnjadi begitu merah karena amarah yang sudah mencapai titik tertinggi.


Kagami Jiro yang masih duduk di atas tubuh Glen, kini sudah bersiap untuk melayangkan super punch terkhirnya untuk serangan tetakhir. Kagami Jiro mulai mengangkat tangan kanannya ke udara.

__ADS_1


GREPP ...


Namun tiba-tiba saja Yuna sudah menangkap tangan kanan Kagami Jiro sebelum serangan mematikan itu diluncurkan untuk mengakhiri Glen.


Kagami Jiro mulai beralih menatap Yuna. Yuna hanya menggeleng pelan dengan raut wajanya yang sudah sangat terlihat tidak sehat.


"Jiro, cepat bawa aku pulang ... aku ingin segera pulang ..." ucap Yuna begitu lirih.


"Kamu sakit, Yuna? Apa yang terjadi denganmu? Ayo kita ke rumah sakit!" ucap Kagami Jiro mulai berdiri kembali dan mulai memeriksa kening Yuna, namun suhu tubuh Yuna terasa begitu normal.


Lagi-lagi Yuna menggeleng lemah, "Aku hanya ingin segera pulang. Tolong, Jiro ..."


"Baiklah. Ayo kita segera pulang!!" ucap Kagami Jiro memutuskan dan kembali menatap Glen dengan tajam. "Dan kau!! Kali ini aku akan melepaskanmu! Namun jika suatu saat kamu berulah kembali, aku tak akan segan-segan lagi untuk menghabisimu! Camkan itu baik-baik! Aku sudah terlalu sering melenyapakan orang, jadi tak akan masalah jika satu orang Perancis juga aku lenyapkan. Jadi jangam pernah mencoba untuk bermain-main denganku dan jangan pernah menyentuh sesuatu yang sudah menjadi milikku!!" ucap Kagami Jiro menandaskan kembali dengan sangat tegas.


Pandangannya yang begitu tajam dan mencekam mengarah dan menatap Glen, bahkan Glen menangkap sebuah angle yang cukup menakutkan dengam aura yang begitu kelam.


DUUAKK ...


Sebuah tendangan manis mulai dilayangkan oleh Kagami Jiro sebagai serangan penutup dan hanya akan membuat Glen memasuki rumah sakit saja untuk perawatan dari segala luka memar pada bagian wajah dan beberapa bagian tubuhnya.


Kagami Jiro mulai mendekati Yuna dan memakaikan kembali coat itu untuk Yuna dengan benar dan mengancingkannya, karena gaun Yuna bagian depan benar-benar sudah koyak.


Sebenarnya melihat kondisi Yuna yang seperti itu membuat Kagami Jiro merasa begitu kesal dan sebenarnya Kagami Jiro sangat ingin menghabisi pria bule itu karena sudah berani melecehkan istrinya.


Namun karena permintaan dari Yuna, akhirnya Kagami Jiro melepaskan Glen begitu saja. Kini Kagami Jiro mulai menggendong depan Yuna dan reflek Yuna segera melingkarkan tangannya pada leher kuat Kagami Jiro. Mereka memutuskan untuk segera pulang ke hotel kembali.

__ADS_1


...⚜⚜⚜...


__ADS_2