Casanova In Love

Casanova In Love
Berusaha Untuk Bernegosiasi


__ADS_3

Di sebuah kediaman keluarga besar Bai yang berada di Shinjuku, Tokyo, terlihat seorang gadis cantik yang sedang berada di ruang keluarga bersama dengan seorang wanita paruh baya dengan model rambutnya yang disanggul dan pakaianya yang begitu modis.


Mereka berdua adalah ibu dan anak yang sedang berbincang dengan begitu serius. Dan sang putri terlihat selalu saja cemberut dan sesekali teihat merengek memeluk lengan sang ibu dengan begitu manja.


Jika dilihat dari tempat tinggal, gaya maupun pakaian dan aksesoris yang sedang mereka kenakan saat ini, mereka adalah orang yang begitu terpandang dan kaya raya di dalam negeri ini.


"Ibu ... bagaimana ini bisa terjadi? Mengapa Kagami Jiro sudah bertunangan dengan seorang gadis begitu saja? Bahkan mereka akan segera melangsungkan sebuah pernikahan di bulan depan, Ibu. Bukankah ibu pernah bilang padaku jika ibu akan menikahkan aku dengan Kagami Jiro?!!" gadis yang tak lain adalah Sia mulai melakukan protes kepada ibunya dan merengek-rengek seperti seorang anak kecil yang sedang merengek untuk dibelikan sebuah permen kapas ataupun mainan.


"Sayang, maafkan ibu. Ibu juga baru saja mengetahui semua ini beberapa hari yang lalu. Entah mengapa mereka tiba-tiba saja melangsungkan sebuah pertunangan. Padahal sebelumnya Kagami Jiro tidak pernah dekat dengan gadis itu. Dan selama ini tak ada gadis manapun yang dianggap serius oleh Kagami Jiro. Semua berakhir hanya dalam beberapa hari." ucap wanita paruh baya itu yang juga tak kalah bingung.


"Aku tidak mau tau, Ibu!! Pokoknya aku harus menikah dengan Kagami Jiro!! Dan apa ibu tau? Gadis yang akan dinikahi oleh Kagami Jiro adalah seorang gadis biasa dan bahkan sangat jelek, Ibu! Penampilannya begitu kuno dan tidak modis sama sekali!! Semua pakaiannya tertutup dan dia tidak sexy sama sekali!! Masa aku harus kalah dengan wanita dengan model seperti itu, Ibu??! Ini sungguh memalukan sekali!! Ini adalah sebuah tamparan keras untuk keluarga besar Bai!! Ibu harus melakukan sesuatu, Ibu!! Ini menyangkut nama baik keluarga besar Bai!!" rengek Sia semakin menangis dan bersandar pada bahu sang ibu dengan begitu manja.


Dan sebenarnya Sia bukan menangis, gadis ini hanya merengek-rengek agar sang ibu mulai turun tangan dengan menggunakan kekuasaannya sebagai pemegang saham tertinggi di perusaahaan Ruby Shine, perusahaan yang dipimpin oleh Aiko, ibu Kagami Jiro.


Dan sepertinya cara Sia berhasil membuat sang ibu mulai tergerak hatinya dan mulai merencanakan sesuatu untuk menggagalkan rencana pernikahan itu.

__ADS_1


"Baiklah. Ibu akan mencoba berbicara dengan Aiko mengenai hal ini. Kamu tenang saja, Sayangku yang cantik. Aiko pasti akan lebih memilih perusahaannya Ruby Shine jika dibanding dengan pernikahan anakknya!" sahut ibu Sia mulai mengelus lembut kepala anak semata wayangnya yang begitu dia sayangi dan selalu dia menjakan selama ini.


Semua keinginan Sia adalah sesuatu hal yang wajib dan harus dipenuhi, karena sebuah trauma masa lalu. Yeap, Sia pernah memiliki seorang kakak perempuan. Namun gadis itu memiliki penyakit yang cukuo mematikan saat kecil. Putri pertama keluarga besar Bai mengalami kelainan jantung dan meninggal setelah beberapa hari setelah dilahirkan.


Setelah Sia lahir, sang ibu begitu memanjakannya dan selalu memenuhi segala apapun yang Sia inginkan. Karena ibu Sia begitu sakit ketika harus kehilangan seorang putri.


Pernikahan itu tak akan terjadi!! Jika terjadi maka Ruby Shine akan bangkrut jika aku menarik semua sahamku!


Batin ibu Sia mulai tersenyum licik.


...⚜⚜⚜...


Dan sepertinya kedua wanita berkelas ini sedang membahas sesuatu yang begitu serius, sangat terlihat dari raut wajah keduanya.


"Nyonya Aiko. Nyonya tentu tau bukan maksudku? Tolong pikirkan dan pertimbangkan baik-baik semua ini. Ruby Shine sudah begitu maju dan besar, dan itu sungguh membutuhkan perjuangan yang cukup keras selama ini bukan? Tidak mudah untukmu membesarkan sebuah perusahaan hingga menjadi besar seperti ini. Tolong pertimbangkan lagi. Putramu masih cukup muda. Dan di luar sana masih banyak gadis yang lebih baik, cantik, dan berpendidikan. Ehem ... putriku Bai Sia, akan sangat serasi jika bersanding dengan puutramu, Nonya Aiko." ucap salah satu diantara mereka dengan senyuman manisnya yang terlihat penuh misteri dan penuh kelicikan di dalamnya.

__ADS_1


"Terima kasih sebelumnya. Tapi maaf Nyonya Bai Mei. Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa saat ini. Pernikahan ini terjadi karena putraku memang mencintai gadis pilihannya. Dan tentu saja aku tidak mau memaksa putraku dalam satu hal ini. Urusan pernikahan putraku tidak ada hubungannya dengan Ruby Shine. Dan aku tidak mau egois dan mengorbankan kehidupan putraku hanya demi urusan bisnisku saja. Aku harap kamu menghargai keputusanku, Nyonya Bai Mei!" ucap Aiko begitu bijak dan terdengar begitu ramah.


Bahkan Aiko masih saja tersenyum saat ini saat menghadapi wanita yang baru saja mengancamnya akan menarik seluruh sahamnya jika tidak membatalkan pernikahan Kagami Jiro.


Bai Mei terlihat begitu terkejut mendengar jawaban dari Aiko yang sama sekali tak oernah dia bayangkan sebelumnya. Karena Bai Mei mengira Aiko akan rela membatalkan pernikahan Kagami Jiro hanya untuk Ruby Shine. Namun rupanya pilihan Aiko sangat diluar dari dugaannya.


Bai Mei begitu murka setelah mendengar jawaban dari Aiko. Wajah putih wanita berdarah China itu kini mulai memanas karena menahan amarahnya saat ini. Bahkan sebuah buku menu yang kebetulan sedang berada di dalam genggaman tangannya, kini direemasnya begitu saja.


Aiko!! Beraninya kamu menolak penawaranku!! Lihat saja!! Aku akan mencabut semua sahamku di dalam Ruby Shine. Dan Rubby Shine akan segera bangkrut dalam seketika!! Kau akan menyesali pilihanmu ini, Aiko!! Aku bersumpah!! Hubungan kekerabatan kita juga akan berakhir!!


Batin Bai Mei masih dengan amarah yang sudah mencapai hingga sampai ke ubun-ubunnya. Kedua tangannya mulai menggebrak meja dan wanita itu mulai berdiri dan menatap tajam Aiko.


"Kamu akan menyesali pilihanmu ini, Aiko!! Aku akan mencabut semua sahamku!! Dan Rubby Shine tidak akan bertahan lebih lama lagi!!" Bai Mei menyeringai menakutkan dan mulai melenggang meninggalkan Aiko dengan langkah tegasnya.


Aiko menghela nafas dan sedikit memijit keningnya, karena sebenarnya masalah ini cukup membuatnya merasa pusing. Namun satu hal yang Aiko tau, dia tidak boleh mengorbankan kehidupan dan masa depan putra pertamanya hanya demi sebuah perusahaan!

__ADS_1


Terlebih, Kagami Jiro tak pernah menyanyangi dan tak pernah begitu menginginkan seorang gadis seperti saat ini.


Namun di tengah kebimbangannya saat ini, tiba-tiba saja seseorang datang menghampiri Aiko dan memeluknya dari belakang begitu saja.


__ADS_2