
Seorang pria yang sedang berada di atas speed boat lainnya lagi kini berusaha untuk mengarahkan senjata apinya ke arah Kagami Jiro, dan sudah bersiap untu membidik Kagami Jiro.
Namun dengan cepat Kagami Jiro segera melompat ke arah speed boad merah menyala itu dan berhasil mendarat dan menghantam pria itu sebelum pria itu menarik pelatuk senjata apinya. Kecepatan dan pergerakannya sungguh keren! Tepan sasaran dengan waktu yang tepat!
BUUAAKKK ...
Namun seorang musuh dari speed boat lainnya kini juga mulai mengarahkan senjata apinya ke arah Kagami Jiro dan sudah bersiap untuk menarik pelatuk senjata apinya.
Kali ini Kagami Jiro terlihat begitu santai, hingga akhirnya musuh itu semakin menarik pelatuk dari senjata api itu dan akhirnya ...
TAR ... TAR ...
Rupanya Kagami Jiro segera meraih tubuh dari musuh yang sedang berada di dekatnya ( musuh yang berada di belakang pengemudi speed boat) untuk dijadikannya sebagai tameng, hingga akhirnya dua peluru itu kini malah melukai tubuh rekannya sendiri.
BINGO!
Dengan cepat Kagami Jiro mengambil senjata api dari musuhnya yang dijadikannya sebagai tameng itu, dan masing tetap menjadikan tubuh yang sudah tak bernyawa itu untuk tamengnya. Dan sebenarnya pengemudi speed boat yang sudah diboncengi oleh Kagami Jiro ini sudah merasa begitu ketar-ketir, khawatir jika tiba-tiba saja Kagami Jiro juga akan menyerangnya dari belakang.
Namun tentu saja itu tak akan dilakukan dengan cepat oleh Kagami Jiro, dia akan membereskan musuh lainnya dulu dan musuh terakhir yang akan dilenyapkannya adalah pengemudi dari speed boat yang saat ini sedang diboncenginya.
Dengan bersembungi di balik tamengnya, Kagamk Jiro mulai menyerang dengan menggunakan senjata api yang baru saja dia dapatkan.
TAR ... TAR ...
Dua buah peluru mulai diluncurkannya dan mengenai dua orang sekaligus, sehingga speed boat itu mulai hilang kendali dan kedua pria itu terjatuh begitu saja di atas lautan itu.
Kini seseorang dari mereka rupanya berusaha untuk menyerang Wilson yang saat ini masih fokus mengemudikan speed boat-nya dan berada tak jauh dari mereka. Yeap, kali ini si pria yang sedang dibonceng otu sudah mengarahkan senjata apinya untuk membidik Wilson.
Namun, dengan cepat Kagami mulai menarik tangan kanannya kembali dan mengarahkan senjata apinya untuk pria itu, tepat pada jemari kanannya lalu ...
__ADS_1
TAR ...
Tembakan pertama berhasil mengenai jemari kanan pria itu sehingga serangannya untuk Wilson berhasil digagalkan oleh Kagami Jiro.
TAR ... TAR ...
Dua peluru mulai diluncurkan oleh Kagami Jiro dan berhasil mengenai kedua pria itu tepat mengenai salah satu organ tubuhnya, hingga mengakibatkan kedua pria itu tumbang dalam hitungan detik dan ambruk begitu saja di atas speed boat yang kini sudah hilang kendali.
Kini hanya tersisa satu-satunya dari mereka. Seorang pengemudi speed boat merah menyala yang sedang diboncengi oleh Kagami Jiro. Kagami Jiro mulai menghempaskan tubuh pria yang tadi sudah dijadikan sebagai tamengnya. Tubuh itu diceburkannya begitu saja di atas perairan lautan luas itu.
BYUURR ...
Lalu Kagami Jiro mulai melenggang pelan dan mendekati si pengemudi dengan menodongkan senjata api pada sisi dahi sampingnya.
"Siapa yang menyuruh kalian untuk melakukan semua ini?!" todong Kagami Jiro yang sudah bersiap untuk menarik pelatuk dari senjata api itu.
"Tidak ada! Kami hanya ingin bermain-main saja!" sahutnya yang sepertinya sedang berbohong saat ini.
Ceklekk ...
Kagami Jiro mulai memutar rel dari senjata api itu dan benar-benar sudah bersiap untuk menarik pelatuk dari senjata api itu.
"Jangan! Tunggu!" ucap pria itu dengan cepat. "Aku akan memberitahumu semuanya, tapi jangan bunuh aku ... aku masih memiliki keluarga kecil yang harus aku hidupi, Tuan. Jika aku mati, bagaimana nasib istri dan anak-anakku?"
"Lalu apa kalian tidak memikirkan hal yang sama? Jika yang kalian serang mati, lalu bagaimana nasib anak-anak dan istrinya?!" tandad Kagami Jiro.
"Maaf, Tuan."
"Ya sudah. Sekarang katakan semua padaku dengan jujur! Jika aku mengetahui kau berbohong padaku, maka aku tak akan segan-segan untuk menarik pelatuk ini!"
__ADS_1
"Ba-baik, Tuan."
Akhirnya pria itu mulai menceritakan semuanya kepada Kagami Jiro. Siapa yang menyuruhnya untuk menyerang Kagami Jiro dan Wilson, kini sudah diketahui oleh Kagami Jiro.
"Bawa aku ke daratan!" perintah Kagami Jiro dengan sangat tegas tanpa menurunkan senjata api itu yang masih mengarah pada dahi samping pria itu sedikitpun.
"Ba-baik, Tuan!" jawab pria itu sedikit gemetaran, mungkin karena teringat dengan nasib tragis dari kelima rekannya yang meninggal dihadapan matanya sendiri.
Speed boat merah menyala itu kini mulai berputar dan melaju denga cukup cepat menuju ke daratan. Wilson juga mulai mengikutinya di atas speed boat putih yang sedang dikendarainya saat ini.
Angin laut benar-benar terasa begitu dingin dan bisa membuat membeku pada sebagian perairan. Kagami Jiro masih tetap pada posisinya dan gayanya terlihat begitu keren, terlebih saat rambutnya yang hitam pekat menari-nari di udara saat terkena terpaan angin laut.
Namun sesuatu tak terduga kini terjadi, tiba-tiba saja pria itu menceburkan dirinya di perairan laut ketika speed boat itu sudah hampir sampai di daratan. Kagami Jiro segera mengambil alih kendali speed boat itu dan mengurangi kecepatan lajunya. Begitu juga dengan Wilson yang mulai mengurangi laju kecepatan speed boat putih bersinar itu.
Kagami Jiro mulai menatap Wilson dan memberinya isyarat untuk Wilson agar turun dan menyelami lautan itu. Wilson hanya mengangguk dan akhirnya menceburkan dirinya di dalam perairan lautan itu.
Nyyess ...
Dingin sekali, seperti air es saja.
Batin Wilson, namun tak menurunkan sedikitpun semangatnya untuk melakukan tugasnya dan perintah dari Kagami Jiro.
Dengan cepat Wilson mulai menyelami lautan itu untuk mencari pria itu. Hingga akhirnya setelah beberapa saat, Wilson berhasil menemukan pria itu, namun pria itu sudah dalam keadaan tak sadarkan diri.
Dengan cepat Wilson segera meraih tubuh itu dan segera membawanya naik ke permukaan air laut. Kagami Jiro yang masih berada di atas speed boat, kini mulai mendekati mereka dan mengulurkan tangannya untuk membantu mengangkat pria itu dan membantu Wilson untuk naik kembali ke atas speed boat itu.
Setelah itu mereka kembali ke daratan bersama dengan memakai speed boat merah menyala itu. Sesampainya di daratan mereka disambut oleh Sean dan Igor yang terlihat sudah begitu menantikan kedatangan mereka.
Dengan cepat Igor dan Sean mulai mengangkat tubuh pria itu lalu membaringkannya di atas pasir yang berwarna gelap itu dan segera memberikan pertolongan agar pria itu segera tersadar kembali.
__ADS_1
...⚜⚜⚜...