Casanova In Love

Casanova In Love
Mendapatkan Sebuah Jackpot


__ADS_3

Kagami Jiro masih saja menggendong depan Yuna hingga mereka sampai di Monsieur George Hotel & Spa. Yuna dengan nyaman mrnyandsrkan kepalanya pada dada bidang Kagami Jiro masinh dengan kedua tangan yang melingkar pada leher Kagami Jiro.


Benar-benar membuat iri para tamu yang sedang melihat mereka berdua. Mereka berdua begitu manis bak pangeran yang sedang menggendong sang putri seperti dalam negeri dongeng.


Setelah beberapa saat akhirnya mereka berdua sudah mulai sampai di kamar mereka. Kagami Jiro mulai membaringkan Yuna di atas tempat tidur dan mulai melepas sepasang sepatu hak tinggi yang masih dikenakan oleh Yuna. Jam tangan maupun aksesoris lainnya mulai dipreteli satu persatu dari tubuh Yuna.


"Yuna, apa kamu baik-baik saja? Kamu terlihat sedang tidak sehat. Aku akan menghubungi seorang dokter untuk memeriksamu. Tunggu sebentar." ucap Kagami Jiro yang sudah mulai meraih ponselnya untuk menghubungi seorang dokter.


Namun dengan cepat Yuna segera duduk kembali dan merebut ponsel Kagami Jiro lalu mematikan kembali panggilan itu Dan tentu saja sikap Yuna begitu membuat Kagami Jiro kebingungan.


"Jangan ... jangan hubungi dokter. Aku baik-baik saja, Jiro. Hanya saja tubuhku merasa sedikit aneh, dan rasanya panas sekali ... rasanya aku ingin masuk ke dalam kolam renang." ucap Yuna lirih dengan wajah putihnya yang sudah mulai merona.


Yuna mulai meletakkan ponsel Kagami Jiro di atas nakas lalu menyibak rambutnya ke sisi samping dan mengusap pelan tengkuknya.


"Panas sekali ..." ucap Yuna sedikit mengangkat kedua bahunya dan kakinya semakin dirapatkan. Tubuhnya sedikit menggeliat dan terlihat sedikit berbeda dari biasanya.


Karena tak tahan akhirnya Yuna mulai melepas coat milik Kagami Jiro begitu saja. Dan tentu saja pemandangan ini membuat Kagami Jiro sedikit menelan salivanya karena melihat gaun Yuna pada bagian depan sudah koyak begitu saja.


"Ah ... kalau begitu kamu istirahat saja. Jika masih panas, aku akan mengecilkan suhu AC di kamar ini." ucap Kagami Jiro yang berniat untuk mengambil sebuah remot di atas nakas untuk menurunkan suhu AC di kamar ini. "Aku akan menemui Igor dulu, kamu istirahatlah dulu."

__ADS_1


Imbuh Kagami Jiro yang berniat untuk meninggalkan kamar ini, agar Yuna bisa segera beristirahat dengan baik. Karena jika Kagami Jiro tetap berada di dalam kamar ini, maka sudah bisa dipastikan Kagami Jiro tak akan bisa menahan keinginannya untuk menyentuh Yuna. Sementara Yuna sedang terlihat begitu tidak sehat malam ini. Dan Kagami Jiro juga tak ingin memaksakan Yuna.


Namun rupanya Yuna malah meraih lengan kuat Kagami Jiro dan menahannya dengan cepat, hingga membuat Kagami Jiro tertahan kembali.


"Jiro ... jangan pergi ... temani aku disini... aku mohon ..." pinta Yuna dengan bahasa tubuhnya yang terlihat sedikit aneh dan tidak seperti biasanya. Menggeliat-liat seperti seekor cacing yang sedikit kepanasan ...


Malam ini Yuna terlihat seperti seorang wanita yang haus akan sentuhan, belaian dan kasih sayang,m. Bahkan suaranya terdengar sedikit mendayu-dayu seakan sedang megggoda Kagami Jiro.


Apa yang terjadi dengan Yuna? Apakah ini karena aroma bunga di kamar itu tadi? Sebuah dupa pembangkit gairah? Jika perkiraanku adalah benar, itu artinya pria itu benar-benar sudah mempersiapkan semua ini dengan begitu matang! Lihat saja!! Kau akan menyesal karena sudah berani mengusik hidupku!!


Batin Kagami Jiro mulai terlihat kesal karena kembali mengingat Glen dan rencana jahatnya terhadap Yuna.


"Baiklah, Sayang. Aku akan menemanimu. Aku akan ambilkan pakaian ganti untukmu dulu." ucap Kagami Jiro sedikit mundur untuk mengambilkan pakaian ganti untuk Yuna.


Namun lagi-lagi Yuna meraih pakaian serta dasi berwarna merah maroon itu untuk menahan tubuh Kagami Jiro.


"Jiro ... aku tidak tau apa yang terjadi dengan tubuhku. Tapi rasanya ini aneh sekali. Dan aku tidak tahan lagi ..." ucap Yuna lirih dan malah mengalungkan lengan kirinya melingkar pada leher Kagami Jiro dan sedikit menariknya untuk menjadi lebih dekat.


Kini Yuna mulai mengecup lembut bibir Kagami Jiro dan sebenarnya hal seperti ini masih begitu langka dan luar biasa untuk Kagami Jiro! Yuna, gadis paling dingin yang pernah ditemuinya selama ini, kali ini berubah menjadi sedikit agresif dengan dirinya.

__ADS_1


"Yuna, setelah kamu tersadar nanti pasti kamu akan merasa sangat kesal, menyesal dan pasti kamu akan memaki-maki diriku. Lebih baik kamu istirahat, dan mari lakukan hal seperti ini saat kamu sudah sadar." ucap Kagami Jiro setelah ciuman itu berakhir dan masih menatap lekat Yuna.


Meskipun sebenarnya Kagami Jiro juga sangat menginginkannya, namun tentu saja Kagami Jiro juga memikirkan perasaan Yuna. Karena saat Yuna sadar dan mengingat semua ini, mungkin saja Yuna akan merasa sangat malu.


"Tidak bisa, Jiro! Tidak bisa ..." ucap Yuna begitu lirih dan seperti orang yang sedang kecanduan.


Jemari Yuna mulai mengusap lembut sisi samping kiri wajah Kagami Jiro dan mulai mencium kembali bibir Kagami Jiro. Bahkan Yuna sedikit memberikan dorongan hingga tanpa sadar kini tubuh Yuna sudah berada di atas Kagami Jiro dan menindihnya begitu saja.


Sungguh tak pernah terbayangkan oleh Kagami Jiro sebelumnya, jika Yuna bisa melakukan hal seagresif seperti ini, meskipun semua ini karena pengaruh obat. Dan hal ini adalah seperti sebuah amazing jackpot yang tiba-tiba Kagami Jiro dapatkan dari Yuna.


Kagami Jiro mulai terlihat menikmati sentuhan dari Yuna dan juga mulai membalasnya dengan begitu hangat. Bahkan tanpa Yuna sadari, perlahan Kagami Jiro sudah melepaskan resleting belakang gaun Yuna yang sebenarnya sudah cukup rusak karena perbuatan Glen.


Yuna yang masih berada di atas tubuh Kagami Jiro masih menunduk dan melakukan adegan kissing itu dengan cukup lama dan tentunya lebih berani dan agresif. Bahkan kini Kagami Jiro juga sudah berhasil melepaskan pengait bra Yuna begitu saja dengan mudahnya dan membuat tubuh Yuna kini terlihat begitu polos.


Namun dalam beberapa detik saja, tiba-tiba seakan dunia berputar dengan begitu cepat, hingga kini posisi Kagami Jiro sudah mulai berada di atas Yuna. Dan kali ini Kagami Jiro-lah yang mulai menyerang Yuna, karena sudah tak tahan dengan Yuna yang selalu menggoda dan memancingnya ( ini menurut Kagami Jiro ya ...).


Dan nampaknya ulah dari Glen beberapa saat yang lalu tidak penuhnya berdampak negatif, namun juga membuat Kagami Jiro mendaaatkan sebuah jackpot yang luar biasa. Sebuah jackpot yang belum pernah dia dapatkan dari seorang Yuna yang sedang kepanasan dan sangat agresif!


...⚜⚜⚜...

__ADS_1


__ADS_2