
Akhirnya Wilson dan Sean menuruti permintaan tuan Lun untuk pergi ke ruangan pribadinya yang berada di lantai 2.
"Bolehkah aku meminjam laptop?" ucap Wilson meminta ijin.
"Tentu saja." sahut tuan Lun sambil menyodorkan sebuah laptop yang sudah menyala.
Wilson mulai mengambil sebuah memory card yang terpasang pada miny camera itu, lalu mulai memasukkannya pada sebuah card reader dan mencolokkannya pada laptop itu.
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya mulai terdengar sebuah bunyi samar pada laptop itu. Kini Wilson mulai mencari sebuah file dan membukanya. Terlihat sebuah video yang mulai merekam sebuah mesin slot tempat Wilson bermain.
Video itu mulai merekam saat Wilson sudah memenangkan permainan itu dan mulai meninggalkan tempat itu bersama Sean. Setelah 3 jam kemudian, masih terlihat seorang pria bermain dengan mesin slot itu. Dan saat itu mesin slot masih telihat begitu bagus, dan tidak ada tanda-tanda telah terjadi sebuah kerusakan.
Setelah kurang lebih 3 jam kemudian ( Wilson mempercepat rekaman video itu ), tepatnya pukul 3 AM dini hari. Dan keadaan tempat kasino itu sudah semakin sepi oleh pengunjung.
Disaat itulah terlihat seorang pria dengan pakaian bercorak army dan memakai masker hitam mulai melakukan sesuatu terhadap mesin itu. Yeap, pria itu terlihat mulai mengutak-atik mesin itu. Bahkan pria itu membawa beberapa pelalatan seperti obeng, tang, dan beberapa kabel.
Setelah beberapa saat pria itu mulai meninggalkan mesin itu setelah memberikan sebuah tanda jika mesin itu sedang mengalami kerusakan dan sedang tidak bisa digunakan saat ini.
KKLIIKK ...
Wilson menekan sebuah keyboard yang berbentuk kecil dan panjang untuk memberhentikan rekaman video itu. Kedua jemarinya saling ditautkan dan mulai menatap pria paruh baya yang sedang duduk di hadapannya.
Pria paruh baya itu terlihat sedang mengusap wajahnya dengan kedua jemarinya dan terlihat begitu frustasi. Namun kini dia tak bisa berkutik lagi setelah menyaksikan sebuah rekaman video dari kamera tersembunyi itu.
Mau tak mau tuan Lun harus membayar hadiah jackpot itu sesuai dengan peraturan permainan. Jika tidak, dia akan benar-benar mendapatkan masalah jika Wilson benar-benar membawa kasus ini sampai ke pengadilan.
__ADS_1
"Bagaimana, Tuan Lun? Apa rekaman video ini masih belum cukup untuk membuktikan kecurangan yang sudah tuan lakukan?" kini Sean terlihat begitu puas setelah melihat video rekaman itu.
Yeap, tentu saja Sean akan merasa sangat lega dan senang setelah kecurangan tuan Lun terungkap. Itu artinya uang itu akan segera cair, dan Sean akan mendapatkan traktiran yang begitu wow dari Wilson.
"Baiklah, Tuan. Aku secara pribadi sungguh minta maaf atas semua kejadian ini. Maaf jika kejadian ini membuat tuan Wilson dan tuan Sean merasa sangat tidak nyaman. Hadiah jackpot itu akan segera aku transfer sekarang juga. Tapi tolong jangan memperpanjang masalah ini hingga sampai ke luar dan menjadi semakin luas lagi. Karena ini akan sangat mempengaruhi bisnis kasino milikku, Tuan." pinta tuan Lu dengan begitu memohon.
"Aku tidak akan memperpanjangnya, Tuan Lu. Tapi kamu juga harus berjanji padaku untuk tidak akan melakukan kecurangan seperti ini lagi! Berbisnislah dengan jujur! Jika sampai aku mengetahui tuan Lun melakukan sebuah kecurangan lagi, maka aku tak akan segan-segan untuk mengungkap semuanya!" tandas Wilson menegaskan.
"Baiklah, Tuan Wilson. Aku berjanji tak akan pernah berbuat hal semacam ini lagi. Terima kasih atas kemurahan hatinya, Tuan."
"Hhm! Sekarang cepat transfer uang itu pada rekeningku!" perintah Wilson sambil menyerahkan sebuah card kecil berwarna keemasan kepada tian Lun. "Transfer semua uang itu pada rekening itu!"
"Baik, Tuan."
Tuan Lun segera menerima card keemasan itu lalu mulai mulai membuka sebuah aplikasi melalui laptop di hadapannya untuk melakukan transfer sejumlah uang. Jemarinya yang terlihat sudah dipenuhi dengan kerutan halus itu menari lincah di atas keyboard itu.
Wilson segera meraih benda pipih yang berada pada saku pakaiannya dan mulai mengeceknya. Sudut-sudut bibirnya mulai ditariknya hingga membuat sebuah senyuman manis ketika melihat nominal yang cukup besar baru saja masuk ke dalam rekening pribadinya.
Sean juga terlihat sedikit mendekat ke arah Wilson untuk ikut melihat notifikasi itu. Senyumnya begitu mengembang ketika melihat nominal yang super wow itu.
"Apakah nominalnya sudah benar, Tuan Wilson?" ujar tuan Lun sambil menyodorkan kembali card keemasan itu untuk Wilson.
"Yeap! Ini sudah benar! Terima kasih, Tuan Lun. Semoga bisnis kasino milikmu semakin berkembang! Kalau begitu aku dan temanku permisi! Kami harus segera kembali ke Jepang!" ucap Wilson dengan senyuman mengembang menghiasi wajah tampannya. "Ayo kita kembali, Sean!"
Kedua pria bergengsi dan cukup menawan itu kini mulai melenggang bersama meninggalkan ruangan pribadi tuan Lun.
__ADS_1
Tuan Lun terlihat begitu frustasi dan terlihat memijit keningnya cukup lama.
"Mu!" ucap tuan Lun memanggil juru bicaranya dengan cukup tegas. "Lain kali hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi! Pastikan semua mesin slot aman dan tidak ada yang bisa memenangkan hadiah jackpot! Jika kejadian seperti ini terjadi lagi, makan aku akan benar-benar bangkrut!!" tandasnya masih terlihat begitu pusing dan frustasi.
Uang dengan nominal 50 juta dolar Amerika ( kira-kira 742 milyar rupiah) melayang seketika karena seseorang memenangkan sebuah hadiah jackpot dari sebuah mesin slot. Tentu saja ini membuat pusing seorang tuan Lun, selaku pemilik dari tempat kasino itu.
Padahal selama ini tuan Lun sudah dengan baik membayar seseorang untuk membuat mesin slot itu tak akan pernah memberikan kemenangan jackpot seperti itu. Namun nyatanya saat ini mesin slot kasinonya sampai kebobolan seperti ini, dan cukup membuat kantongnya sangat terkuras.
Pusing, frustasi, marah, semua bercampur menjadi satu saat ini.
...⚜⚜⚜...
Wilson merayakan kemenangannya dengan mentraktir Sean, Igor dan juga Kagami Jiro di sebuah restoran yang masih berada di kawasan Kasino Grand Lisboa.
Meskipun awalnya Kagami Jiro begitu malas untuk menerima ajakan dari Wilson, namun akhirnya Kagami Jiro ikut bergabung bersama dengan mereka, karena malas juga jika harus sendirian saat makan siang.
Sebenarnya Kagami Jiro merasa begitu gengsi saat anak buahnya mentraktir dirinya.
"Wilson kau sungguh hebat! Memenangkan uang sebanyak itu dalam satu malam saja!" Sean menepuk bahu Wilson dan begitu senang.
"Bahkan Wilson bisa menghadapi dan mengungkap kelicikan mereka! Keren ya!" imbuh Sean lagi yang kini mulai menuangkan baijiu ke dalam gelasnya.
"Bukan aku yang hebat. Namun insting tuan Kagami Jiro lah yang hebat. Karena ide memasang miny camera adalah ide dari tuan Kagami Jiro." ucap Wilson tersenyum menatap Kagami Jiro. "Terima kasih, Tuan Kagami Jiro. Jika tuan tidak memberitahuku malam itu melalui pesan, mungkin saja aku tak akan pernah memasang mini camera itu, dan aku tak akan bisa mengungkap kelicikan mereka." ucap Wilson dengan tulus.
"Tidak, Wilson! Kamu juga sangat cerdas dan cerdik. Tanpa aku memberitahumu saat itu, kau pasti juga akan mengungkap semua ini dengan baik." sahut Kagami Jiro lau meneguk baijiunya langsung dari botol.
__ADS_1
...⚜⚜⚜...