Casanova In Love

Casanova In Love
Kenzi Dan Kenzou


__ADS_3

Dua orang perawat mulai melenggang dan mendatangi Yuna dan Kagami Jiro lagi dan menggendong masing-masing seorang bayi yang sudah tertidur dengan cukup pulas.


"Selamat ya, Nyonya ... tuan. Kedua bayi ini sehat sekali. Dan mereka berdua juga sangat tampan." ucap salah satu tenaga medis itu dengan sangat ramah.


"Terima kasih, suster." sahut Yuna tak kalah ramah dan senyuman mulai mengembang kembali.


Lalu kedua perawat itu mulai membaringkan kedua bayi itu di samping Yuna dengan sangat pelan dan hati-hati. Sebenarnya kedua bayi itu rencananya akan ditempatkan di sebuah ruangan khusus untuk para bayi, namun Kagami Jiro menolaknya dengan sangat tegas karena sangat tidak menyetujui akan hal itu.


Kagami Jiro tidak mau membiarkan kedua putranya berada di ruangan yang berbeda dan terpisah dari Yuna dan dirinya. Dan tentu saja hal itu untuk mengantisipasi beberapa kejadian yang sangat tidak diinginkan, seperti yang seringkali terjadi di film-film. Seperti anak yang diculik atau anak yang ditukar oleh orang yang menyimpan sebuah dendam.


Dan tentu saja semua itu adalah karena permintaan dari Yuna, karena selama ini hanya Yuna yang sering menonton drama-drama seperti itu. Dan tentu saja Yuna menjadi sangat khawatir dan parno sendiri.


Yuna khawatir jika kejadian-kejadian semacam itu juga akan menimpanya. Karena suaminya adalah bukan orang biasa. Dan selain banyak yang menyukainya, pasti juga akan banyak orang yang tidak menyukainya, bahkan menyimpan dendam pada Kagami Jiro. Misalnya Bai Mei yang saat itu berusaha untuk menjatuhkan Kagami Jiro, meskipun dengan membunuh suaminya sendiri.


Kedua bayi itu terlihat begitu lucu dan menggemaskan. Dan mereka masih tertidur dengan pulas. Wajah mereka berdua benar-benar kembar identik dan tak tak ada yang membedakannya sedikitpun.


Yuna mulai duduk dan menggendong salah satu bayinya yang mengenakan bedong warna merah. Sementara Kagami Jiro menggendong salah satu bayinya yang mengenakan bedong berwarna biru dengan karakter avanger.


"Bayi pertama yang lahir adalah yang mengenakan bedong berwarna biru, Tuan." ucap tenaga medis itu kembali.


"Kalau begitu, namamu adalah Kagami Kenzie, Putraku." ucap Kagami Jiro yang kebetulan sedang mengendong dan menimang-nimang putra kembarnya yang lahir 5 menit lebih awal dari adiknya.


Tatapannya begitu hangat menatap putranya yang sudah diberikan nama itu. Kagami Jiro juga menggendongnya dengan apik dan sudah begitu pas. Tidak terlihat kaku sesikitpun, karena semasa Christal masih kecil, Kagami Jiro sering sekali menggendong dan menimang-nimang adik bungsunya itu.

__ADS_1


"Dan adikmu namanya adalah Kagami Kenzou." imbuh Kagami Jiro mulai beralih menatap bayi yang sedang beraea di dalam gendongan dan pelukan Yuna.


Rasa bahagia dan kehangatan menyelimuti suasana dini hari saat ini. Kedua anak manusia yang baru saja menyandang gelar barunya sebagai seorang ayah dan seorang ibu ini terlihat begitu bahagia atas kehadiran kedua putra kembarnya.


Setelah beberapa saat, tiba-tiba saja pintu mulai terbuka kembali. Kali ini Yosuke, Aiko, Kagami Gumi dan Christal yang datang berbondong-bondong dan sudah tak sabar ingin segera bertemu dengan keluarga barunya.


"Ahh ... kedua cucuku yang tampan sudah hadir dan akan selalu membersamai kita mulai saat ini." ucap Aiko yang berada paling depan diantara mereka semua dan dengan cepat segera mendekati Yuna dan Kagami Jiro yang masih menggendong Kenzi dan Kenzou.


"Aku mau menggendonya! Berikan padaku, Jiro sayang!" imbuh Aiko tak sabaran untuk menggendong Kenzie yang masih saja tertidur sangat pulas.


"Kita harus membuat pesta perayaan besar setelah Yuna pulih kembali untuk menyambut cucu pertama keluarga besar Kagami." ucap Kagami Gumi bersemangat.


"Tentu saja, Ayah! Ini adalah sebuah kebahagiaan dan berkah untuk keluarga kita." sahut Yosuke yang juga terlihat sangat bahagia.


"Kakak ipar Yuna. Bolehkah aku menggendong keponakanku?" tanya Christal tiba-tiba dan Christal juga sangat berharap Yuna akan memberikan ijin untuknya.


"Tentu saja, Christal." jawab Yuna dengan senyuman ramah dan mulai memberikan Kenzou kepada Christal.


"Jadi siapa nama kedua cucu tampanku ini? Apakah mereka sudah memiliki sebuah nama?" tanya Aiko masih menatap lekat Kenzie dan menimang-nimangnya.


"Sudah, Ibu. Namanya adalah Kagami Kenzie dan Kagami Kenzou. Yang sedang ibu gendong saat ini adalah sang kakak yaitu Kenzie. Dan yang sedang digendong Christal adalah sang adik, namanya Kenzou. Kenzou terlahir 5 menit setelah Kenzie." jelas Kagami Jiro masih dengan wajahnya yang begitu berbinar.


"Nama yang bagus, Kakak!" celutuk Yosuke berkomentar dan sesekali mengusap-usap kening Kenzou yang masih digendong oleh Christal.

__ADS_1


"Mereka berdua sangat mirip sekali denganmu, Jiro. Rambutnya, hidungnya, bibirnya ..." ucap Aiko lagi. "Hanya saja Kenzie memiliki bulu mata yang lentik seperti Yuna." imbuh Aiko setelah mengamati salah satu cucunya.


"Iya, Ibu. Kedua putraku tentunya akan sangat mirip denganku dan Yuna." sahut Kagami Jiro dengan senyum lebar. "Baiklah apa kalian semua sudah lapar? Aku akan memesan beberapa makanan untuk kita sarapan. Yuna juga pasti begitu lapar dan lemas karena terlalu banyak kehilangan tenaga dan energi."


"Aku red velvet cake, Sayang." celutuk Yuna tiba-tiba.


Mendengar permintaan dari Yuna, sebenarnya membuat Kagami Jiro cukup terkejut dan sedikit khawatir. Kagami Jiro merasa khawatir jika kejadian 3 bulan yang lalu akan kembali terulang lagi.


Kejadian yang mengharuskan Kagami Jiro memakan hampir semua kue red velvet itu.


"Red velved cake? Tapi kali ini kamu yang akan memakannya kan, Sayang?" tanya Kagami Jiro berhati-hati dan menatap Yuna curiga.


"Hhm. Tentu saja aku bersama yang lainnya. Kalau kamu mau juga boleh kok." jawab Yuna dengan enteng dan tersenyum tipis menatap Kagami Jiro.


"Oh terima kasih, Sayang. Tapi aku akan memesan takoyaki saja untuk diriku." jawab Kagami Jiro merasa sedikit lega. "Bagaiamana dengan ibu, papa, Yosuke dan Christal? Kalian mau makan apa?"


"Kami sudah makan tadi di rumah sebelum kami berangkat ke rumah sakit, Sayang. Sebaiknya beli saja untuk kalian berdua." sahut Aiko lagi.


"Baikah. Aku akan meminta Igor untuk membelinya dulu." ucap Kagami Jiro mulai meninggalkan ruangan ini dan mencari Igor di liar ruangan.


Sementara Kagami Gumi tiba-tiba saja mendapatkan panggilan dari seseorang. Dan dia juga harus segera pergi untuk menghadiri sebuah pertemuan mendadak karena ada sedikit masalah.


Kedua orang tua Yuna juga mulai tiba di rumah sakit dan juga terlihat begitu bahagia karena kedua cucunya yang dinanti-nantikan selama ini sudah lahir.

__ADS_1


Yeap, si kembar adalah cucu pertama di dalam keluarga besar Kagami maupun keluarga Inukai. Dan sudah pasti mereka akan sangat menyayangi si kembar.


__ADS_2