Casanova In Love

Casanova In Love
Meninggalkan Tokyo


__ADS_3

Narita Airport 9 AM


Setelah sampai di bandara Narita, kini Igor mulai memberikan 3 buah tiket penerbangan lengkap dengan paket tiket untuk berlibur ke beberapa tempat dan juga sudah termasuk hotel berbintang 5 dengan fasilitas kamar president suite. Tiket itu diberikannya untuk Kagami Jiro.


"Paris?" gumam Kagami Jiro setelah melihat tiket itu yang menunjukkan tujuan penerbangan ke Paris. "Ah ... maaf, Yuna. Rupanya ibuku malah mengirim kita untuk berbulan madu ke Paris. Padahal kamu sudah pergi kesana bukan? Apa kita rubah saja sendiri? Jika kamu tak mau pergi ke Paris, kita bisa pergi ke negara lainnya kok. Bangkok, Marocco, Italia, Belanda, Indonesia, Turki? Atau tempat manapun aku tidak peduli asal kamu senang maka aku akan mengantarmu." imbuh Kagami Jiro yang mulai mengkhawatirkan Yuna, dan mengira Yuna tak akan menyukai untuk melakukan bulan madu ke Paris.


"Tidak perlu merubah tujuan kita. Ibu sudah bersusah payah mempersiapkan semuanya untuk kita. Sebaiknya kita tetap pergi ke Paris saja." sahut Yuna dengan cepat agar Kagami Jiro tak merubah tempat tujuan untuk bulan madu mereka berdua.


"Tapi, Yuna ... tidakkah kamu ingin mengunjungi negara lainnya lagi?" ucap Kagami Jiro lagi.


"Aku tidak masalah kok jika harus mengunjungi Paris lagi. Lagipula kunjungan kali ini kan agak sedikit berbeda ... karena aku datang bersama dengan orang yang berbeda juga." ucap Yuna berusaha untuk meyakinkan Kagami Jiro lagi.


"Huft ... baiklah. Asal kamu bahagia saja, aku sudah senang." sahut Kagami Jiro mrngalah. "Igor bawa semua barang-barang ini!" titah Kagami Jiro mulai beralih menatap Igor.


"Baik, Tuan." sahut Igor mulai bersiap untuk membawa 2 buah koper besar milik tuannya.


Namun belum sempat Igor membawa semua bagasi itu, tiba-tiba saja ada 3 orang gadis cantik dan sexy dengan seragam Japan Airlines yang sudah datang menghampiri mereka. Dan mereka adalah asisten khusus yang sudah disiakan untuk melayani Kagami Jiro, Yuna, dan Igor selama mereka berada di dalam pesawat. Bahkan mulai dari keberangkatan hingga sampai di tempat tujuan.


Para asisten sexy dan cantik itu terlihat mulai memandu proses check in, lalu menunggu di lounge, hingga membawakan semua tas-tas lainnya bawaan Yuna.

__ADS_1


Kini Kagami Jiro dan Yuna terlihat sudah mulai melenggang melalui jalur VIP dan mulai memasuki sebuah ruangan tunggu yang tak terlalu ramai. Setelah menunggu beberapa saat menunggu, akhirnya mereka mulai bergegas untuk menuju ke sebuah maskapai dengan tujuan penerbangan Paris, Perancis melalui jalur VIP juga.


Seperti biasa, kabin VIP di dalam pesawat itu tentunya juga begitu spesial dan berbeda. Kabin itu telihat sedikit luas dan sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang lengkap dan mewah.


Tipe first class adalah jenis kelas yang paling mewah, dan semua itu sudah dipersiapkan oleh Aiko untuk Kagami Jiro, Yuna, dan Igor. Fasilitasnya kelas ini adalah paling mewah dan luar biasa. Bahkan dengan menggunakan fisrt class seakan sudah menjadi seperti raja dan ratu saja saat di dalam pesawat.


Penumpang dari first class juga akan selalu didampingi oleh masing-masing seorang asisten yang mengurus semua hal. Mulai dari membawa bagasi, membantu proses imigrasi, sampai mengantar ke pesawat.


Yeap, dan ketiga gadis cantik dan sexy yang mereka jumpai di keberangkatan adalah asisten yang akan selalu melayani Kagami Jiro, Yuna, dan Igor hingga sampai ke tempat tujuan.


Di kabin ini juga tersedia kursi empuk dengan pembatas di sekeliling tiap penumpang untuk menjaga privasi masing-masing. Kelas ini juga tersedia juga layar LCD sebesar 23 inchi yang dapat dikontrol menggunakan remot layar sentuh. Dilengkapi juga dengan headphone untuk menonton berbagai hiburan selama perjalanan.


Makanannya di dalam kabin first class pun lebih mewah dan sangat lengkap. Dan biasanya maskapai penerbangan sudah menyediakan pelayanan prima untuk para penumpang first class.


Dan sebenarnya kursi-kursi itu juga bisa berubah menjadi tempat tidur yang nyaman. Tempat ini juga memiliki ruang bagasi tambahan dan soket listrik sehingga tak akan lerlu khawatir ketika ponsel kehabisan baterai.


"Yuna ..." Kagami Jiro mulai terlihat mengganggu Yuna yang sedang membaca sebuah majalah.


"Hhm ..." sahut Yuna singkat dan sebenarnya cukup membuat Kagami Jiro merasa kesal hingga Kagami Jiro merebut majalah itu dari Yuna. Dan tentu saja tingkah dari Kagami Jiro yang sesuka hatinya sendiri membuat Yuna juga sedikit kesal.

__ADS_1


"Tidak bisakah kamu sedikit memperhatikanku sebentar saja? Sudah 1 jam berlalu namun kamu sangat sibuk dengan majalah itu." sungut Kagami Jiro melakukan protes kepada Yuna.


"Memperhatikan kamu? Memang kamu kenapa? Apa kamu sedang sakit atau ada sesuatu yang terjadi?" sahut Yuna dengan polosnya.


Kagami Jiro mulai menghela nafas dan terlihat sedikit lelah untuk menjelaskan kepada Yuna. Karena Yuna begitu polos dan tak memahami maksud dari Kagami Jiro.


Namun, belum sempat Kagami Jiro membalas ucapan dari Yuna, kini seorang gadis asisten dari maskapai mulai datang dan sudah berdiri di samping Kagami Jiro dengan membawakan segelas Americano coffe.


"Tuan, silakan. Ini pesanan tuan Kagami Jiro." ucap gadis cantik dengan pakaian seragam yang super ketat dan minim itu, karena rok span berwarna putih itu hanya memiliki panjang sejengkal saja dari pinggang rampingnya.


"Oh, ok. Taruh saja di atas meja." sahut Kagami Jiro tanpa menatap gadis asisten itu sama sekali.


"Baik, Tuan." gadis asisten itu menyauti dengan suara yang mendayu dan berniat untuk meletakkan segelas plastik Americano coffe di atas meja.


Namun tak sengaja gelas plastik yang masih berisi penuh dengan Americano coffe yang masih hangat itu sedikit terlepas dari genggaman gadis asisten itu, hingga terjatuh dan sedikit menumpahi coat yang sedang dikenakan oleh Kagami Jiro hingga sedikit meninggalkan noda.


"Ahh ... maafkan aku, Tuan Kagami Jiro. Aku tidak sengaja." ucap gadis asisten itu sangat terkejut dan ketakutan lalu mulai jongkok dan mulai membersihkan coat hitam Kagami Jiro yang terkena Americano coffe itu dengan sebuah sapu tangan.


Gadis asisten itu kini sudah jongkok tepat di hadapan Kagami Jiro dan masih berusaha untuk menghilangkan noda Americano coffe itu di coat Kagami Jiro bagian depan bawah.

__ADS_1


Namun tiba-tiba saja pesawat ini mengalami sedikit goncangan keras hingga mengakibatkan gadis asisten ini hampir saja terjatuh, namun gadis ini segera meraih kedua paha Kagami Jiro untuk berpegangan.


__ADS_2