Casanova In Love

Casanova In Love
Bermain Water Slide Bersama


__ADS_3

Setelah puas memberi tatapan yang begitu menusuk untuk Kagami Jiro, kini Yuna mulai melepaskan jubah mandinya yang berwana putih bersih itu meskipun sebenarnya gadis itu masih merasa cukup malu.


Kagami Jiro yang masih dengan tangan kirinya dilipat di depan dada bidangnya dan tangan kanannya sedikit membungkan mulutnya, berpura-pura untuk mengalihkan pandangannya menatap ke arah lain agar Yuna tidak merasa malu dan canggung.


"Sudah! Ayo kita naik ke dalam ban pelampung bersama dan menikmati super water slide ini!" ucap Yuna setelah beberapa saat.


Kagami Jiro yang masih dengan posisi tubuhnya yang sama mulai muali melirik Yuna, dan sebenarnya Kagami Jiro juga cukup merasa terkejut karena ternyata Yuna tidak mengenakan pakaian renang seperti yang sudah dia bayangkan sebelumnya.


Wah ... ternyata Yuna lebih memilih pakaian renang warna putih ini ya? Hhm ... tidak terlalu buruk. Malah terlihat manis dan imut. Wajahnya yang sangat terlihat baby face dengan pakaian renang itu menambahnya terlihat semakin menggemaskan saja. Hhm ... ternyata gadis ini memiliki tubuh yang lumayan indah. Ramping dan memiliki kaki jenjang yang begitu indah. Dadanya ...


Batin Kagami Jiro yang tak sadar malah memperhatikan Yuna dengan sangat detail dari ujung kaki hingga ujung kepala. Dan tentu saja hal ini membuat Yuna merasa begitu risih.


Argghh ... apa yang sedang kamu pikirkan saat ini, Jiro?! Jangan berpikir yang macam-macam atau Yuna akan mengancam untuk membatalkan pernikahannya lagi!!


Batin Kagami Jiro lagi sambil memejamkan matanya dan memijit keningnya karena merasa sedikit pusing pikirannya yang sangat di luar kendali.


Sial!! Pria di hadapanku ini tak bisa memegang ucapannya sendiri! Padahal belum ada 1 menit dia mengatakan akan menjaga pandangannya dengan baik!! Benar-benar keterlaluan!! Sangat membuatku tidak nyaman saja!!


Batin Yuna sedikit kesal dan dengan reflek mulai menutup bagian dadanya dengan kedua tangannya.


"Kau ... kau tidak bisa menepati janjimu!" ucap Yuna dengan nada bicaranya yang terlihat sedang kesal.


"Yuna ... bukan seperti itu. Aku hanya berfikir jika pakaian renang ini sangat cocok untukmu. Kamu terlihat sangat manis dan lucu dengan pakaian renang ini. Aku ... tidak memikirkan yang lainnya." ucap Kagami Jiro tidak sepenuhnya berbohong dan mengusap tengkuknya.

__ADS_1


"Kamu berbohong padaku!" tandas Yuna tak mempercayai mantan seorang casanova itu.


"Tidak, Sayang. Aku berkata jujur padamu." kali ini Kagami Jiro menggunakan serangan mautnya dengan berkata lembut dan mulai menggoda Yuna.


Karena itu adalah salah satu kelemahan Yuna, dengan mendapat perlakuan manis atau panggilan sayang atau sejenisnya. Dan seketika akan membuat Yuna merona dan malu, hingga akhirnya pasti Yuna akan memilih mundur dan mengakhiri perdebatan.


"Ayo kita segera naik ke dalam ban pelampung bersama!" Kagami Jiro dengan senyuman hangatnya mulai meraih jemari Yuna dan mulai mengajaknya untuk segera duduk bersama di dalam sebuah ban pelampung yang berukuran cukup besar itu.


Sebenarnya ban pelampung itu hanya bisa dinaiki oleh maksimal 2 orang saja. Yuna yang seketika menjadi pendiam kini menurut saja dan duduk berhadapan dengan Kagamj Jiro di dalam ban pelampung berwarna jingga itu.


"Kamu tidak sedang takut untuk menikmati super water slide ini kan, Yuna?" tanya Kagami Jiro memastikan lagi sebelum mereka berdua benar-benar meluncur melewati slide tertutup itu.


"Hhm. Tentu saja aku tidak takut!! Ayo lakukan bersama!!" jawab Yuna penuh dengan kepercayaan diri dan keyakinan tingkat tinggi.


Mendengar ucapan dari Yuna yang begitu bersemangat membuat Kagami Jiro tersenyum lebar, hingga akhirnya mulai mengangkat tangan kanannya untuk memberikan perintah kepada petugas penjaga wahana water slide untuk segera mendoring ban pelampung mereka.


Kini petugas itu segera mendorong ban pelampung mereka berdua dengan hati-hati hingga akhirnya Yuna dan Kagami Jiro mulai menikmati sensasi yang cukup menguji adrenalin mereka berdua dengan menikmati super water slide dengan ketinggian yang cukup ekstrim dengan slide tertutup.


Ban pelampung itu meluncur dengan cukup cepat dan meliuk-liuk karena bentuk slide-nya memang meliuk-liuk dan berputar. Sesekali tubuh mereka berdua juga terkena cipratan-cipratan air yang memang segaja dialirkan sedikit dan mengalir pasa slide itu.


"Whoaahhhhh ..." Yuna berteriak begitu histeris namun terlihat begitu menikmati permainan itu dan tanpa dia sadari Yuna sudah hampir memeluk Kagami Jiro dan mencengkeram kedua lengan kuat Kagami Jiro.


Kagami Jiro tentu saja membiarkannya saja dan sebenarnya malah senang jika Yuna memeluk dirinya. Karena selama ini cukup sulit untuk Kagami Jiro untuk mengambil keuntungan seperti terhadap Yuna.

__ADS_1


Setelah beberapa saat akhirnya mereka berdua sudah sampai di dasar, tepatnya di dalam sebuah kolam renang. Pendaratan di atas kolam renang di bawah dengan cukup keras, menghasilkan percikan air yang cukup besar dan membuat Yuna dan Kagami Jiro sedikit basah.


BBYUURR ...


Yuna reflek semakin melempar dirinya ke dalam pelukan Kagami Jiro dan sedikit memejamkan matanya karena pendaratan yang begitu dasyat itu.


"Ahaha ... ini seru sekali tapi sangat mendebarkan!" Yuna mulai tertawa renyah ketika keadaan ban pelampung mereka berdua menjadi lebih tenang.


"Apa kamu mau mencobanya sekali lagi, Yuna?" tanya Kagami Jiro yang juga tersenyum lebar dan menunduk menatap Yuna yang masih mencengkeram kedua tangannya.


"Tidak ... tidak ... itu sudah cukup kok." sahut Yuna yang masih sedikit tertawa dan mulai bermain dengan air dan menciprat-cipratkannya.


"Bukankah kamu takut ketinggian saat itu, Yuna? Tapi aku sama sekali tidak melihat ketakutanmu hari ini saat bermain super water slide? " tanya Kagami Jiro mulai membuka kedua tangannya dan menenggelamkannya di dalam air kolam renang.


"Aku tidak takut ketinggian kok. Hanya saja saat itu kita sedang terjebang di dalam elevator yang sedikit rusak. Dan tentu saja aku sangat merasa ketakutan saat itu. Bagaimana jika elevator itu tiba-tiba saja terjatuh ke dasar. Uhh ... menakutkan sekali bukan?" sahut Yuna yang masih terlihat begitu ceria dan menikmati air kolam renang dan sesekali Yuna iseng dan melempar percikan air itu ke arah Kagami Jiro, lalu tertawa lepas.


"Wah ... kamu sedang ingin bermain denganku di dalam kolam renang ini ya." ucap Kagami Jiro mulai menggoda Yuna kembali dengan senyum nakalnya.


"Kita sudah jauh-jauh datang dari Jepang ke tempat ini. Tentu saja harus dinikmati dengan baik dan bermain dengan baik." jawab Yuna seadanya.


"Wah, baiklah jika begitu. Mari kita bermain bersama kalau begitu!" sahut Kagami Jiro tak mau kalah dan mulai melempar percikan air ke arah Yuna.


Yuna berusaha untuk melindungi dirinya dengan kedua tangannya namun gadis itu juga tertawa lepas dan terlihat begitu bahagia. Perang saling melempar percikan air terjadi cukup lama dan sangat dinikmati oleh mereka berdua.

__ADS_1


Hingga tak sengaja posisi ban pelampung mereka kini sudah sedikit condong ke samping dan kurang seimbang. Hingga akhirnya ban pelampung itu mulai miring dan mereka berdua terjatuh bersama ke dalam kolam air.


BYURR ...


__ADS_2