Casanova In Love

Casanova In Love
Skak Mat


__ADS_3

"Baiklah! Semua foto ini hanya rekayasa bukan? Jadi kalian akan sangat mudah untuk melakukan klarifikasi dan membuktikan jika kalian memang tidak bersalah. So, tidak masalah bukan jika aku menyebarkannya!" Kagami Jiro masih tersenyum misterius menatap Bai Mei dan juga Sia secara bergantian. "Igor cepat kirim semua foto itu ke media!!" imbuhnya memberi titah untuk Igor.


"Baik, Tuan!!" sahut Igor begitu patuh dan segera meraih ponselnya untuk melakukan sesuatu.


Namun belum sempat Igor menjalankan perintah dari Kagami Jiro, dengan cepat Bai Mei segera mencegahnya agar Igor tak melakukannya.


"Tunggu!!" ucap Bai Mei mulai terlihat gelagapan dan mulai ketakutan.


"Bagaimana nyonya besar Bai Mei? Apa anda berubah pikiran?" tanya Kagami Jiro yang terdengar begitu manis disertai sebuah senyuman miring menatap Bai Mei. "Bukankah nyonya besar Bai Mei mengatakan jika semua foto-foto itu hanyalah sebuah rekayasa saja? Jadi tenang saja. Aku yang menyebarkannya maka berarti aku yang akan mereka serang karena telah melakukan pencemaran nama baik terhadap keluarga besar Bai dengan merekayasa semua foto-foto itu. Ayo, Igor!! Segera kirim ke media!!"


Kagami Jiro kembali memerintahkan Igor dan terlihat begitu menikmati semua permainan ini. Sementara Igor sudah bersiap kembali untuk melakukan sesuai dengan perintah dari Kagami Jiro. Dan hanya tinggal menekan tombol Send pada benda pipih itu, maka beberapa foto itu akan segera terekspos dan menyebar begitu saja.


Namun lagi-lagi Bai Mei dengan cepat menahan dan menghalangi niat Kagami Jiro dan Igor untuk mengekspos semua foto skandal tentang dirinya dan juga putrinya.


"Aku bilang jangan!!" ucap Bai Mei dengan suaranya yang semakin melengking dan mulai sedikit ketakutan.


"Sekarang ada apa lagi, Nyonya besar Bai Mei? Apakah kali ini nyonya besar Bai Mei ingin mengatakan sesuatu untuk merubah keputusanku?" tanya Kagami Jiro masih dengan seringai manis khasnya.


"Jangan sebarkan foto itu!! Suamiku Bai Yuan memiliki riwayat penyakit jantung, dan aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi dan mengganggu kesehatannya." ucap Bai Mei menjelaskan.

__ADS_1


"Itu bukan urusanku!!" ucap Kagami Jiro menandaskan. "Nyonya besar Bai Mei sudah berani berbuat hingga sejauh ini, maka harus berani menanggung resikonya! Kirim sekarang, Igor!!" titah Kagami Jiro untuk kesekian kalinya.


Kali ini bukan hanya Bai Mei yang terlihat sudah begitu ketakutan, namun wajah ayu Sia juga terlihat sedikit pucat karena sangat ketakutan jika fotonya bersama beberapa mantan kekasihnya terekspos begitu saja.


"Aku mohon jangan lakukan itu, Jiro!" sergah Bai Mei lagi yang membuat Igor menghentikan niatnya kembali. "Bagaimana jika kondisi kesehatan suamiku Bai Yuan memburuk dan ... dan dia ... dia ... hiks ..." kini Bai Mei mulai menangis.


Entah benar-benar menangis ataukah hanya sekedar akting belaka. Namun trik seperti itu jelas saja tak akan mempan untuk seorang Kagami Jiro.


"Nyonya besar Bai Mei ... apakah nyonya sedang mengkhawatirkan kondisi kesehatan tuan besar Bai Yuan? Ataukah nyonya sedang mengkhawatirkan hak warisnya yang sepenuhnya belum diberikan untuk nyonya maupun Sia?" ucap Kagami Jiro dengan seringai seakan menjadikan sebuah skak mat untuk Bai Mei saat ini.


Hinggga akhirnya ekspresi wajah Bai Mei seketika berubah menjadi begitu kesal kembali. Padahal baru saja Bai Mei menangis untuk mendapatkan pengampunan dari Kagami Jiro. Namun dengan cepat Bai Mei segera beraktik kembali. Sungguh licik!


Dasar bocah licik dan sombong ini!! Beraninya dia mengatakan hal seperti itu secara terang-terangan di hadapanku!! Sungguh bocah tak punya tata krama!! Lihat saja aku tak akan melepaskanmu!! Kamu akan menerima balasan atas semua perbuatanmu yang kurang ajar ini, Jiro!! Namun saat ini sepertinya aku harus mengalah dan menuruti semua kemauanmu dulu.


"Nyonya besar Bai Mei, apakah anda sedang mengutukku di,dalam hati?" ucap Kagami Jiro yang terdengar begitu manis.


"Tidak, Jiro. Tentu saja tidak!" jawab Bai Mei dengan cepat. "Dan aku memang benar-benar sedang mengkhawatirkan kondisi kesehatan suamiku. Aku mohon padamu, jangan sebarkan foto-foto itu! Aku akan melakukan apapun, asal jangan ekspos semua foto itu. Sia masih sangat muda. Aku tak mau melihat masa depannya hancur karena orang-orang yang menilai buruk tentangnya karena foto-foto itu." ucap Bai Mei mulai menatap Sia yang hanya menunduk dengan kedua jemari yang saling bertaut satu sama lain.


"Kamu akan melakukan apapun untukku, Nyonya Bai Mei? Benarkah itu?" ucap Kagami Jiro masih dengan nada bicara yang sama dan menyilangkan kedua tangannya di depan dada bidangnya.

__ADS_1


"Ya. Aku akan melakukan apapun, asal kamu tidak menyebarkan foto itu." jawab Bai Mei dengan cepat dan yakin.


Tentu saja kini apapun akan dilakukannya untuk menyelamatkan harga dirinya dan juga Sia. Karena jika sampai semua foto-foto itu tersebar, maka hancurlah nama baik keluarga besar Bai.


"Kalau begitu kamu harus terus bekerja sama dengan Rubby Shine! Jangan tarik sahammu di dalam perusahaan Rubby Shine! Apa kamu bisa melakukan semua itu, Nyonya besar Bai Mei?" ucap Kagami Jiro dengan senyum miring menatap wanita paruh baya di hadapannya itu.


"Baiklah! Aku setuju!!" jawab Bai Mei tanpa pikir panjang.


"Okay! Aku tak akan mengekspos foto-foto itu, namun jika kalian berani berulah lagi, maka aku akan benar-benar mengeksposnya! Karena aku masih memiliki salinannya!" ucap Kagami menyeringa penuh kemenangan lalu mulai bangkit dari tempat duduknya. "Kalian lanjutkan saja makan malam kalian. Pesanlah sepuasnya! Kali ini aku yang akan mentraktir kalian. Anggap saja ini karena merayakan kerjasama kita yang baru saja dimulai kembali." ucap Kagami Jiro dengan manis dan penuh kemenangan.


Setelah mengatakan hal itu, kini Kagami Jiro mulai melenggang meninggalkan ruangan VIP ini dan mulai melenggang meninggalkan Rokkasen Restaurant. Di belakangnya sudah ada Igor yang selalu saja mengekorinya dengan setia.


Mereka berdua mulai memasuki sebuah mobil Buggati Divo berwarna hitam lalu mulai meninggalkan Rokkasen Restaurant.


Sementara itu ...


"Cih ... sial!!" Bai Mei mulai menghempaskan semua benda yang saat itu sedang berada di atas meja makannya hingga beberapa benda itu terjatuh di atas lantai begitu saja.


Bahkan dua gelas yang berisikan matha hangat dan segelas Americano Coffe itu terjatuh dan pecah begitu saja.

__ADS_1


"Beraninya bocah itu berbuat hal seperti ini padaku!! Beraninya dia mengancamku!! Dasar tak tau diri!!" geram Bai Mei yang sudah dipenuhi dengan amarah yang semakin memuncak. "Jika dia masih memiliki salinan file foto-foto itu, maka aku harus lebih berhati-hati untuk membalas semua perbuatannya ini!! Aku tak akan membiarkan dia menang begitu saja!! Ini adalah tamparan keras untukku, dan kali ini dilakukan oleh bocah tak tau diri itu!! Arggghhh!! Tunggu saja pembalasan dariku, Jiro!!" geram Bai Mei dengan sepasang matanya yang menatap lurus ke depan.


...⚜⚜⚜...


__ADS_2