Casanova In Love

Casanova In Love
Yuna Tersesat ?


__ADS_3

Seorang gadis terlihat sedang berjalan seorang diri mengikuti arah sungai Seine. Wajahnya terlihat begitu cemas karena tak ada seorangpun yang dikenalinya saat ini.


"Padahal aku hanya ingin melihat-lihat sekitar saja. Namun tak aku sangka malah aku berjalan terlalu jauh dan malah sekarang tersesat begitu saja." gumam seorang gadis yang masih berjalan dan menebarkan pandangannya untuk melihat sekelilingnya.


"Argghh ... ponselku mati. Dan semua uangku adalah masih dalam yen! Bagaimana aku bisa kembali ke taman Trocadero atau ke hotel Monsieur George Hotel & Spa ? Tidak mungkin aku jalan kaki bukan? Bahkan dari tadi aku sudah menyusuri sungai Seine ini sampai kakiku begitu sakit, namun sepertinya aku malah semakin jauh dari taman Trocadero dan tersesar. Hiks ... sudah lama aku tidak mendatangi tempat ini. Dan aku juga tidak terlalu tau daeran sini." gumam gadis yang mengenakan blazer berwarna sweet lilac dan memadankannya dengan celana jeans warna terang, serta mengenakan sebuah coat berwarna cream lembut.


Gadis yang tak lain adalah Yuna itu kini kembali melenggang menyusuri jalan pinggiran sungai Seine itu hingga akhirnya Yuna mulai melihat beberapa kios yang menjual beberapa jenis makanan cepat saji.


Aroma manis dan gurih dari makanan-makanan cepat saji itu mulai tercium oleh indera penciuman Yuna dan begitu menggiurkan saliva. Tiba-tiba perut Yuna mulai berbunyi menandakan jika gadis berwajah cantik nan tegas itu kini sedang lapar, terlebih Yuna sudah berjalan cukup jauh.


Yuna memegangi perutnya dan tak bisa berbuat apa-apa. Bahkan di daerah dekat sini tak ada jasa untuk penukaran uang. Sedangkan uang yang dimiliki oleh Yuna adalah yen, mata uang Jepang.


Rasanya begitu lelah dan lapar. Hingga akhirnya Yuna mulai menghempaskan dirinya untuk duduk di sebuah bangku kayu yang berada tak jauh dari kios-kios penjual makanan cepat saji itu.


Yuna mulai menghembuskan nafas kasarnya ke udara dan kedua tangannya bertumpu pada bangku yang sedang didudukinya saat ini.


"Huftt ... lapar sekali!" gumam Yuna pelan.


Namun tiba-tiba saja ada beberapa rombongan pria bule yang melenggang bersama dan melewati Yuna. Namun tiba-tiba saja mereka berhenti dan malah mendekati Yuna.


"Hallo, Beautiful. Are you just alone? (Halo, Cantik. Apa kamu hanya sendirian saja?)" ucap salah satu dari pria bule itu dengan tersenyum lebar menatap Yuna.

__ADS_1


"If you want, you can join us (Jika kamu mau, kamu bisa bergabung bersama dengan kami)." sahut pria bule yang lainnya lagi.


"Oh ... no thanks. But i came with my husband. And he'll be coming right back to pick me up ( Oh ... tidak terima kasih. Tapi aku datang bersama dengan suamiku. Dan dia akan segera datang kembali untuk menjemputku)." sahut Yuna dengan sopan dan masih tersenyum tipis mendongan menatap ketiga pria bule itu.


"There's no one here. You'd better have fun with us, Gorgeous ( tidak ada siapapun disini. Sebaiknya kamu bersenang-senang dengan kami saja, Cantik)." ucap salah satu pria bule itu mulai tidak sopan dan meraih tangan Yuna untuk mengajaknya bergabung bersama dengan mereka.


"Don't touch me carelessly or my husband won't spare you! (jangan menyentuhku sembarangan atau suamiku tidak akan mengampuni kalian semua!)" Yuna mulai menepis dengan kasar tangan pria bule itu dan mulai berdiri dan menatap tajam mereka bertiga.


Namun ucapan dari Yuna malah membuat ketiga pria bule itu tertawa terbahak-bahak hingga memegangi perutnya.


"You still look pretty young, Miss. So, don't lie and say if you already have a husband ( kamu masih terlihat masih cukup muda, Nona. Jadi jangan berbohong dan mengatakan jika kamu sudah memiliki seorang suami)." ucap salah satu dari mereka tersenyum menyebalkan dan mulai mengangkat dagu Yuna dan menghadapkannya padanya.


BUUAKK ...


"Oh ... ****!!" pria itu terlihat begitu kesakitan dan memegangi bagian tubuhnya yang baru saja ditendang oleh Yuna.


"I have warned you before politely and you have underestimated me. So don't blame me! Goodbye, I have to go! ( aku sudah memperingatkan kalian sebelumnya dengan sopan namun kalian malah menganggap remeh ucapanku. Jadi jangan salahkan aku! Selamat tinggal, aku harus pergi!)" ucap Yuna dengan tegas dan mulai berbalik untuk meninggalkan mereka bertiga.


Namun dengan cepat salah satu pria bule itu melangkah cepat untuk mendahului Yuna untuk menghadangnya.


"Where are you going, Pretty girl? (mau pergi kemana, Gadis cantik?)" ucap pria bule itu dengan ekpresi wajahnya yang terlihat begitu menyebalkan dan membentangkan kedua tangannya untuk menghalangi Yuna.

__ADS_1


"Move or you'll end up just like your friend! (minggir atau nasibmu akan sama seperti temanmu!)" ucap Yuna menandaskan dengan cukup tegas dan penuh penekatan pada sediap katanya.


Lagi-lagi ketiga pria bule itu tertawa terbahak-bahak dan salah satu dari mereka malah mulai mencekal tangan Yuna kembali dengan kasar dan berniat untuk segera membawa Yuna pergi dari tempat itu.


Yuna berusaha untuk menahan tubuhnya dan sekuat tenaga Yuna berusaha untuk melepaskan cengkeraman dari pria bule itu. Namun sehebat apapun Yuna dalam bela diri, tetap saja kekuatan pria bule itu tentu saja lebih besar dari Yuna.


"Dasar sampah gila ini!" ucap Yuna semakin murka dan dengan cukup keras Yuna menghentakkan kaki kanannya untuk menginjak kaki pria bule yang sedang mencekal dirinya.


Cengkeraman itu sedikit melonggar, dan Yuna memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali melepaskan dirinya. Kini Yuna mulai mengangkat siku kanannya ke udara lalu menghantamkannya dengan cukup keras ke udara dan berakhir mendaratkan pada ulu hati pria bule itu.


BUUAKK ...


"Aww, ****!! pria bule itu terlihat begitu kesakitan dan memegangi dada yang sedikit terasa sesak karena serangan dari Yuna.


Disaat Yuna berniat untuk segera meninggalkan tempat itu, namun salah satu dari mereka dengan cepat menahan Yuna kembali. Bahkan kali ini malah lebih berani dan tidak sopan, karena pria bule itu tiba-tiba mengangkat tubuh Yuna dan menggunakan bahu kirinya untuk menopang tubuh Yuna.


"Dasar baajingan sampah ini!! Beraninya melakukan hal seperti ini kepadaku!! Kalian semua akan benar-benar mati setelah ini!! Setelah suamiku menemukanku, habislah riwayat kalian!!" gerak Yuna yang sudah tidak lagi menggunakan bahasa internasional saat mencaci maki ketuga pria bule yang sangat menyebalkan itu.


"What do you say, Girl? I don't understand what you're saying ( apa yang sedang kamu katakanz Nona? Aku tidak mengerti apa yang kamu ucapkan)." ucap pria bule yang sedang menggendong tubuh Yuna sambil tertawa menyebalkan.


"Kalian sampah tidak berguna!!" geram Yuna begitu kesal.

__ADS_1


__ADS_2