Casanova In Love

Casanova In Love
Sebuah Panggilan


__ADS_3

"Jemput aku di Paradise Club! Aku tunggu sekarang juga!" terdengar perintah seorang pria dari seberang telpon. Bahkan tanpa memberikan kesempatan untuk orang yang sedang dihubunginya menjawab ucapannya, dia malah langsung mengakhiri panggilan itu begitu saja.


Tut ... tut ... tut ...


Sekarang ada apa lagi? Dia memintaku untuk menjemputnya di Paradise Club? Apa yang sebenarnya dipikirkan olehnya? Aku baru saja menikah, dan dia malah berbuat sesuka hatinya. Aku sungguh tidak mengerti dengan cara berpikir Jiro! Tapi ... dari suaranya ... dia terdengar sedang tidak sehat. Bagaimana jika terjadi sesuatu padanya?


Batin seorang gadis yang baru saja menerima panggilan telpon dari seorang pria yang sedang meminta untuk dijemput di Paradise Club.


"Siapa yang menghubungimu malam-malam seperti ini, Amane?" ucapan yang begitu lembut dan maskulin dari Kin Izumi yang baru saja menyelesaikan ritual mandinya yang tak sengaja melihat Amane yang saat ini sudah berstatus sebagai istrinya, baru saja menerima panggilan telpon dari seseorang.


Gadis bermata indah bak green shapphire diamond itu beberapa saat hanya terdiam dan tidak menjawab ucapan dari pria yang baru saja dinikahinya itu. Atau mungkin dia memang tidak mendengarnya karena sedang melamun.


"Amane?" kini Kin Izumi sudah duduk di samping Amane dan terlihat sedang mengeringkan rambutnya yang masih basah dengan sebuah handuk.


"Eh ... i-iya, Senior." sahut Amane sedikit tergagap.


"Apakah ada yang sedang mengganggu pikiranmu saat ini? Apakah kau baik-baik saja?" kini Kin Izumi mulai menghentikkan akfitifasnya dan menatap lekat Amane.


"I-iya, Senior. Aku baik-baik saja ..." ucap Amane sedikit terkejut karena setelah mendapatkan sebuah panggilan telpon dari Kagami Jiro , gadis cantik itu hanya melamun.


Kin Izumi tertawa kecil mendengar jawaban dari Amane, entah apa yang sudah membuatnya tiba-tiba tertawa.


"Sampai kapan kamu akan memanggilku senior, Amane? Aku adalah suamimu saat ini, Amane. Ingat ... kita sudah menikah ..." ucap pria itu dengan senyum hangat menatap gadis yang baru saja dinikahinya itu.


Bahkan pemuda itu terlihat begitu gemas melihat Amane yang menurutnya begitu lucu. Pasangan mana yang memanggil suaminya dengan gelar senior?


Mendengar ucapan dari Kin Izumi membuat Amane tersipu malu dan menunduk agar Kin Izumi tak melihat wajahnya yang mungkin sudah sangat merona.


"Aku akan berusaha membiasakan diri untuk merubah panggilan untukmu, Senior ..." ucap Amane begitu pelan.

__ADS_1


"Hmm. Santai saja, aku akan menunggu sampai kau siap dan terbiasa dengan paggilan baru untukku. Seperti sayang ... suamiku ... honey ....hubby ... belahan jiwaku ... uhm ... atau ... cintaku ..." ucap Kin Izumi mulai menggoda Amane.


"Hhm. Aku akan memilihnya terlebih dahulu pangilan mana yang tepat dan akan mulai membiasakannya."


"Hhm. Okay ... oh ya, tapi siapa tadi yang menghubungimu selarut ini, Amane?" tanya Kin Izumi mulai teringat dengan seseorang yang sempat menghubungi Amane sebelumnya.


"Kagami Jiro yang menghubungiku ..." jawab Amane dengan jujur.


"Kagami Jiro? Kau mengenal dia?" ucap Kin Izumi sedikit terkejut.


"Iya. Sebenarnya aku mengenal baik nyonya Aiko. Jadi ... akhirnya juga mengenal putra pertamanya." jawab Amane seadanya.


"Oh ... begitu ya." Kin Izumi mengangguk pelan dan terlihat begitu serius.


"Hhm. Apa kau mengenalnya juga, Senior Kin Izumi?" tanya Amane berhati-hati dan sebenarnya sedikit penasaran, hubungan apa yang terjalin antara Kagami Jiro dengan Kin Izumi yang sekarang berstatus sebagai suaminya.


"Yah. Hanya pernah mendengar namanya saja sih. Dan dia pria yang sangat keren dan begitu sempurna! Selain tampan, rumor mengatakan bahwa dia begitu genius dan juga sangat kuat! Doragonshadou akan menjadi semakin kuat karena memiliki pemimpin seperti Kagami Jiro. Bahkan dia begitu mirip dengan papanya yang sempat memimpin Doragonshadou sebelumnya." ucap Kin Izumi yang terlihat begitu takjub dengan sosok Kagami Jiro.


"Tapi, Amane ... mengapa tiba-tiba saja dia menghubungimu? Dan ... ini sudah sangat larut. Apa yang dia katakan?" kini Kin Izumi menatap lekat gadis bermata bak safir hijau itu dan terlihat begitu penasaran.


"Bukan apa-apa. Hanya ucapan selamat atas pernikahanku saja." jawab Amane asal dan tersenyum menatap pemuda berambut keemasan itu.


"Oh ... begitu." sahut Kin Izumi tanpa ada rasa curiga sedikitpun. "Baiklah, malam ini adalah malam pertama kita. Apa kau sudah siap untuk melakukannya denganku?" ucap Kin Izumi dengan senyuman penuh harap menatap Amane.


Amane terdiam beberapa saat, hingga akhirnya dia tersenyum dan mengangguk pelan.


Wajah Kin Izumi mulai berseri setelah mendengar jawaban dari Amane. Perlahan dia mulai medekati Amane dan memiringkan kepalanya, hingga akhirnya kecupan hangat itu terjadi dengan begitu alami hingga akhirnya terjadi sesuatu diantara mereka.


...⚜⚜⚜...

__ADS_1


"Igor busuk kenapa masih belum sampai juga untuk menjemputku?!" gerutu seorang pemuda yang masih meletakkan kepalanya di atas meja dengan mata yang sedikit terpejam. "Lihat saja! Aku akan benar-benar memecatnya!! Huhhh, sial!"


BRAAKK ...


Pemuda yang tak lain adalah Kagami Jiro itu kini menggebrak mejanya dengan mata yang masih terpejam.


Namun tiba-tiba saja seorang gadis pelayan bar mulai mendatanginya dan menyapanya.


"Permisi, Tuan. Tapi kita sudah mau tutup." ucap gadis itu dengan ramah.


Kagami Jiro merasa terganggu dan mulai membuka matanya kembali, kini dia melihat seorang gadis pelayan bar dengan pakaian kerja khas dari Paradise Club yang begitu terbuka dan sexy, namun dia sudah mengenakan sebuah coat.


"Tunggu sebentar! Asistenku akan datang untuk menjemputku!" sahut Kagami Jiro sambil memejamkan sepasang matanya kembali.


"Tapi bukankah sudah lebih dari satu jam sejak tuan mengatakannya tadi?" sahut gadis itu lagi.


"Aku akan membayarmu lebih! Jadi biarkan aku disini dulu! Igor akan segera datang untuk menjemputku!" ucap Kagami Jiro kekeh tidak mau pergi dari club itu.


"Mungkin asisten tuan sedang berhalangan dan tidak bisa menjemput tuan. Baiklah, begini saja ... biarkan aku yang mengantar tuan untuk pulang. Sekarang katakan dimana tuan tinggal!"


"Aku tinggal di tempat yang seperti surga ..." jawab Kagami Jiro sudah mulai berbicara tidak jelas.


"Tempat yang seperti surga?" gadis itu mengkerutkan keningnya dan begitu kebingungan.


"Baiklah. Yang terpenting kita harus meninggalkan tempat ini. Atau kalau tidak, bosku akan marah. Mari kubantu." gadis itu mulai membantu Kagami Jiro untuk berdiri, lalu menarik lengan kiri Kagami Jiro dan mengalungkan pada bahunya.


Gadis itu memapah Kagami Jiro yang berjalan dengan sempoyongan. Namun disaat mereka hendak menaiki sebuah taxi, tiba-tiba saja ada seorang gadis yang menghampiri mereka berdua.


"Jiro!!" teriak seorang gadis.

__ADS_1


Gadis dengan balutan blazer hitam dan dipadankan dengan celana jeans terlihat berlari kecil dan mulai menghampiri mereka berdua. Dari raut wajahnya terlihat bahwa dia begitu khawatir saat ini.


__ADS_2