
Di meja itu sudah ada 2 gadis bule dan juga 2 orang pria bule yang mungkin juga berumuran sepantaran seperti Kagami Jiro. Dan salah satu gadis itu adalah Ella, sepupu jauh dari Kagami Jiro.
Mereka semua menyambut hangat kedatangan Kagami Jiro dan Yuna, kecuali Ella yang sepertinya masih saja kurang menyukai Yuna dam terus saja menatap Yuna dengan tatapan sinis dan dan enak.
"Hallo, Brother!" sahut salah satu pria itu dengan senyum lebarnya dan melakukan salam bersama Kagami Jiro. "Lama tidak bertemu, tiba-tiba saja kamu sudah menikah." imbuhnya lalu mulai menatap Yuna yang masih berdiri di samping Kagami Jiro.
Kagami Jiro tersenyum lebar lalu mulai menjawab ucapan dari pria bule itu., "Ya, aku sudah lelah hidup sendirian. Aku ingin ada seorang istri yang selalu bisa mengurus dan merawatku setiap hari." sahut Kagami Jiro sambil melirik Yuna yang sedikit malu-malu saat bertemu dengan teman-teman Kagami Jiro.
"Chris, Frank, Nof, Ella ... kenalkan ... ini istriku, Yuna." imbuh Kagami Jiro mulai memlerkenalkan Yuna kepada mereka berempat.
Mereka saling berjabat tangan dan saling menyebutkan namanya masing-masing. Chris, Frank, dan Nof terlihat begitu ramah dan welcome kepada Yuna. Tidak seperti Ella yang masih saja terlihat begitu tidak menyukai Yuna.
"Hhm. Aku sudah memesan cukup banyak makanan agar kita tidak terlalu lama menunggu. Aku juga memesan beberapa makanan kesukaanmu, Jiro. Dan tentunya bukan makanan manis." ucap Frank yang sepertinya sudah cukup memahami tentang makanan kesukaan Kagami Jiro.
"Wah ... kau baik sekali!" puji Kagami Jiro lalu mulai menarik sebuah kursi untuk Yuna dan menarik sebuah kursi untuk dirinya sendiri. "Daya ingatmu luar biasa ya! Padahal kita sudah cukup lama tidak bertemu."
"Tentu saja. Haha ..." sahut Frank dengan tawa renyah.
"Bagaimana kabarmu, Jiro? Sepertinya kamu sudah begitu betah dan nyaman di Jepang hingga tak pernah lagi mendatangi Paris untuk menemui kita ya." ucap Nof, gadis bule yang memiliki rambut keemasan sebahu.
"Hhm. Begitu banyak pekerjaan dan aku tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Aku bahkan tak bebas seperti dulu lagi. Bahkan saat ini aku hanya memiliki waktu 2 pekan saja untuk menikmati waktu tenangku untuk berlibur." sahut Kagami Jiro mulai mencicipi sebuah menu di hadapannya.
"Benar juga. Kamu pasti sangat sibuk ya.Kedua orang tuamu memiliki banyak bisnis besar. Dan saat ini kamu juga sudah sepenuhnya memegang Doragonshadou. Pasti sibuk sekali." sahut Chris.
__ADS_1
"Hhm. Begitulah ..." sahut Kagami Jiro lagi.
"Semoga saja istrimu bisa mengurusmu dengan baik, Jiro. Apalagi pola makanmu harus benar-benar dijaga. Jangan sampai kamu masuk rumah sakit seperti kemarin hanya kecerobohan seseorang!" sela Ella yang sesekali melirik Yuna seolah ingin menyudutkan Yuna kembali.
Yuna yang begitu memahami dan menyadari jika ucapan Ella sedang ditujukan untuknya dan sedang menyudutkannya, kini mulai menghentakkan gelasnya dengan cukup keras di atas meja.
TAKK ...
Semua orang yang sedang berada di meja itu seketika tersentak terkejut dan mulai menatap Yuna dengan bingung.
"Yuna. Aku akan memesankan makanan berkuah dan pedas untukmu. Kamu suka kan?" ucap Kagami Jiro berusaha untuk menenangkan Yuna karena khawatir Yuna akan terpancing.
Meskipun cara Yuna menghadapi segala sesuatu selalu saja dengan elegan dan berkelas, namun tentu saja Kagami Jiro tak menginginkan Yuna memiliki mood yang buruk saat ini.
"Aku akan ke kamar mandi sebentar. Perutku sakit dan rasanya mendadak kenyang dan merasa mual." ucap Yuna yang sebenarnya asal berbicara saja.
"Wah ... wah ... wah ... rupanya benar-benar sudah hamil duluan ya. Kalian baru 2 pekan menikah namun mengapa kamu sudah merasakan gejala hamil? Itu artinya kamu sudah lebih dulu hamil dan usia kehamilanmu saat ini setidaknya sudah memasuki usia 4 pekan." ucap Ella tersenyum miring menyebalkan menatap Yuna. Sementara kedua tangannya mulai disilangkannya di bawah dadanya.
"Ella!! Cukup!! Aku diam karena aku masih menghargaimu sebagai keluargaku! Namun jika kamu tidak juga berhenti menghina dan menuduh Yunademgan tuduhan tak berdasar itu, maka aku sendiri yang akan turun tangan! Kamu menghina dan menuduhnya yang bukan-bukan, itu berarti kamu juga sedang memperolok diriku! Kamu tentu sangat tau siapa aku bukan? Aku harap kamu lebih menjaga ucapan dan sikapmu!"
Ucap Kagami Jiro menandaskan dengan begitu tegas dan seketika membuat Ella terdiam, antara kesal, kecewa dan marah sudah bercampur menjadi satu.
"Ma-maafkan aku, Jiro. Aku hanya tak ingin kamu memilih orang yang salah." ucap Ella berkilah dan sedikit menunduk saat menatap wajah Kagami Jiro yang sudah terlihat begitu kesal karena ulahnya.
__ADS_1
"Jangam khawatirkan itu. Hidupku, hanyalah aku yang menentukan! Bahkan kedua orang tuaku tidak memaksakannya untukku. Jika kamu masih saja tidak puas dan tidak percaya, kita bisa pergi ke dokter kandungan. Agar kamu puas seperti apa kondisi Yuna saat ini!"
"Tidak perlu, Sayang." ucap Yuna sengaja mengumbar kemesraan di depan mereka semua, terutama di depan Ella. "Biar bagaimanapun aku juga akan segera hamil. Dan aku akan lebih nyaman saat memeriksanya ketika kita sudah kembali ke Jepang." ucap Yuna begitu manis dan terdengar begitu lembut.
Ucapan dari Yuna seketika meluluhkan amarah serta kekesalan dari Kagami Jiro beberapa saat yang lalu karena ucapan dari Ella. Dan sebenarnya Yuna sengaja melakukaknnya karena Yuna merasa jika Ella memendam peasaan lain kepada Kagami Jiro, selain ikatan sebagai sepupu jauh.
"Baiklah. Mari kita pulang saja." sahut Kagami Jiro yang sudah mulai tak nyaman dengan situasi saat ini dan tentunya Kagami Jiro juga mengkhawatirkan Yuna yang pastinya juga sudah merasa tidak nyaman untuk tetap berada disini.
"Tidak. Sebaiknya kamu lanjutkan saja dulu pertemuan ini. Sudah lama kalian tidak saling bertemu bukan? Jangan mengkhawatirkan aku, Sayang. Kamu tau bukan aku seorang gadis yang seperti apa? Kamu sangat mengenaliku bukan?"
Ucap Yuna dengan seulas senyum dan dengan sengaja mulai meraih sebuah dasi berwarna merah maroon yang sedang dipakai oleh Kagami Jiro dan sedikit merapikannya. Dan tentunya hal ini Yuna lakukan untuk melihat reaksi dari Ella.
Bersambung ...
...⚜⚜⚜...
Hallo my beloved reader. Anezaki promosi karya dulu ya yang nggak kalah seru, keren dan menegangkan. Jangan lupa mampir yuk ...
Kin Rui, seorang putri petinggi mafia legendaris dari Doragonshadou di Jepang harus merubah identitasnya untuk sebuah balas dendam.
Dia meninggalkan Jepang untuk dan menjalani pelatihan yang begitu keras untuk menjadikannya wanita yang tangguh dan tak terkalahkan.
Hingga 18 tahun kemudian Kin Rui kembali ke Jepang dengan identitas baru dan akan mulai melakukan aksi balas dendamnya.
__ADS_1
Sebuah dendam yang akan berakhir menyakitkan, karena dia harus melenyapkan ayah biologisnya sendiri.