Casanova In Love

Casanova In Love
Si Gadis Peracik Parfum Yang Mulai Berubah


__ADS_3

Seorang gadis berambut pirang sedang menikmati gemericik air yang di keluarkan oleh shower di kamar mandinya. Air yang sudah di-setting menjadi air hangat itu mulai jatuh dan membasahi tubuh indah dan moleknya, yang masih memiliki beberapa bekas kiss mark kemerahan pada tubuhnya.


Wajahnya mendongak dengan mata terpejam menikmati gemericik air hangat itu. Hingga beberapa saat dia mulai sedikit menundukkan kembali kepalanya dan perlahan sepasang manik-manik bak green shappire diamond itu mulai terlihat.


Pandangannya seakan menjadi begitu kosong, entah sebuah penyesalan ataukah ada sesuatu hal yang lain yang sedang dia pikirkan saat ini. Perlahan dia mulai menyibak ke belakang rambut pirangnya yang panjang dan sudah melekat pada tubuhnya karena terkena air dari shower.


Aku bahkan tidak mempunyai keberanian untuk bertemu dengannya kembali ... apalagi untuk menatap matanya kembali ... ugh ... memalukan sekali!


Batin gadis cantik itu yang terlihat begitu murung.


...⚜⚜⚜...


Kagami Jiro mulai melakukan pertemuan dengan kliennya di Rokkasen restaurant. Kali ini dia menemui seorang presdir yang memiliki sebuah gedung pameran seni di terbesar di Tokyo, dia adalah Tatsuya.


Sebenarnya keduanya sudah lama saling mengenal. Bahkan Presdir Tatsuya adalah teman sekelasnya saat duduk di bangku sekolah. Dan sekarang mereka bertemu kembali karena sebuah pekerjaan. Presdir Tatsuya sedang membutuhkan beberapa orang untuk bertugas sebagai keamanan di gedung pamerannya.


Kerjasama ini akan terus terjalin mulai dari sekarang hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Dan mungkin sebuah kerjasama ini akan menjadi awal hubungan baik antara mereka berdua. Sebuah hubungan yang akan memperkuat ikatan persahabatan mereka. Hhm ... yang sudah baca Never Say Good Bye pasti akan langsung mengetahui sesuatu ya. Hehehe ...


"Tak aku sangka kita akan bertemu kembali disini, Jiro!" ucap Tatsuya yang terlihat begitu bahagia karena bertemu kembali dengan teman lamanya. "Kau semakin tampan dan sukses saja ya!" imbuhnya memuji Kagami Jiro dengan tulus.


"Kau juga begitu sukses, Tatsuya! Memiliki gedung pameran yang begitu besar dan sangat mewah! " sahut Kagami Jiro dengan senyum lebar.


"Ahahaha ... itu kan karena memang aku menyukai seni dari dulu. Kau tentu tahu itu bukan?" pertanyaan retoris Tatsuya lontarkan begitu saja dengan kekehan kecilnya.


"Yeap! Dari sekian orang yang aku kenal, hanya kau penggila seni yang pernah aku temui." canda Kagami Jiro dengan senyum lebar. "Namun itu sungguh keren! Kau begitu hebat, Tatsuya!" puji Kagami Jiro dengan tulus.

__ADS_1


"Tidak. Tidak, Jiro! Kau bahkan jauh lebih hebat dariku. Kau memimpin Doragonshadou yang begitu legendaris, dan juga memegang beberapa perusahaan cabang kedua orang tuamu. Dan kau juga jenius luar biasa!" ucap Tatsuya begitu kagum dan bersemangat.


"Jangan berlebihan! Semua itu sungguh tidak keren. Hehehe ..."


"Hhm. Lalu bagaimana? Apa kau sudah menikah, Jiro? Atau bahkan kau lebih parah dari semasa kita sekolah?"


Kagami Jiro tersenyum tipis mendengarkan ucapan dari Tatsuya, "Aku belum menikah, Tatsuya. Bagaimana denganmu?"


"Aku akan menikah tahun depan. Menunggu tunanganku Mamo menyelesaikan kuliahnya dulu."


"Wah. Kau bahkan masih berpacaran dengan adik kelas kita itu? Awet sekali ya kalian berdua. Kau kasih formalin ya hubungan percintaanmu? Apa kau tidak ingin mencoba yang lainnya dulu? Gyahahaha ..." Kagami Jiro tertawa renyah sedangkan Tatsuya terlihat sedikit nyengir karena kalimat menyesatkan itu.


"Bagus dong hubungan kita. Daripada kamu yang suka sekali bergonta-ganti pasangan. Hehe ..."


"Lagian aku melakukan semua itu karena ada alasan sih. Hehe ..." sahut Kagami Jiro begitu santainya.


"Apaan sih! Kau sudah sangat mirip dengan asisten pribadiku saja!" celutuk Kagami Jiro yang tiba-tiba saja teringat dengan Igor.


Perbincangan mereka terus berlanjut hingga beberapa saat, hingga akhirnya Tatsuya mendapatkan sebuah panggilan melalui ponselnya.


"Jiro, aku akan mengangkat panggilan ini sebentar." ucap Tatsuya sebelum dia benar-benar pergi meninggalkan Kagami Jiro.


"Hhm. Baiklah." Kagami Jiro menyauti dengan santai dan kembali meraih ponselnya untuk mengecek sesuatu.


Tidak ada pesan maupun panggilan pada ponselnya. Dan beberapa saat dia kembali teringat dengan gadis peracik parfum itu.

__ADS_1


Aneh sekali. Dia sama sekali tidak berusaha untuk menghubungiku. Biasanya jika gadis lain, maka dia akan semakin menempel padaku setelah tidur bersamaku, entah untuk meminta uang atau beberapa barang branded. Apakah Amane benar-benar sedang berusaha untuk menjeratku dengan kejadian tadi malam? Apakah dia memang ingin menikah denganku? Ah itu tidak mungkin! Bahkan dia sempat mengatakan untuk mengakhiri semua sandiwara itu. Benar sekali! Amane bukan tipe gadis yang akan memanfaatkaatkan hal seperti itu. Lalu ... mengapa dia mau menjadi penawarku malam itu? Apakah dia benar-benar menyukaiku? Haishhh ... mengapa aku begitu memusingkan hal ini?! Lebih baik aku bekerja dan bersenang-senang!


Batin Kagami Jiro lalu menyimpan ponselnya kembali.


TRIINGG ...


Sebuah bunyi notifikasi yang berasal dari ponsel Jiro membuatnya dengan cepat mengeluarkan kembali ponselnya dan segera mengecek pesan itu. Namun dia sedikit mendengus dengan kesal, rupanya pesan itu berasal dari Igor untuk mengingatkannya, jika setelah ini akan ada janji untuk bertemu dengan beberapa klien lagi.


...⚜⚜⚜...


Hari demi hari berlalu dengan begitu cepat, namun setelah kejadian itu Amane benar-benar tidak berusaha untuk menghubungi Kagami Jiro. Bahkan tiba-tiba saja Kagami Jiro malah mendengar kabar jika Amane akan segera menikah dalam bulan ini.


Tentu saja berita itu membuatnya begitu shock. Bagaimana mungkin Amane tiba-tiba saja memutuskan untuk menikah begitu saja. Sementara dia pernah mengatakan tidak mau dijodohkan dan hanya akan menikah dengan pria pilihannya saja.


Apakah kali ini dia akan menikah dengan pria pilihannya?


Batin Kagami Jiro yang terlihat begitu kebingungan setelah mendengar kabar pernikahan Amane bersama dengan seorang pria dari Aiko.


Kagami Jiro menimang-nimang ponselnya dan setelah termenung cukup lama, akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Amane. Namun ternyata nomornya juga tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. Bahkan nomor itu tidak aktif selama beberapa hari ke depan.


...⚜⚜⚜...


Sementara itu beberapa hari yang lalu ...


Seorang gadis cantik bermata bak safir hijau dengan busana formal terlihat sedang menemui seorang pria di sebuah restoran. Keduanya terlihat begitu akrab, dan seperti sudah lama saling mengenal.

__ADS_1


"Amane, aku sungguh tidak menyangka kita akan bertemu kembali. Aku sungguh tidak menyangka jika pemilik dari KA Parfume adalah kamu. Jika mengetahui lebih awal, maka aku akan menyetujui kontrak kerja itu dari awal!" ucap pria berambut keemasan dan berkacamata itu dengan wajah yang begitu ceria.


"Aku juga sangat tidak menyangka, Senior Kin Izumi." sahut Amane dengan begitu ramah.


__ADS_2