
Kagami Jiro masih melenggang dengan lamgkah kakinya yang begitu pelan, namun lebar dan tegad dalam setiap hentakan kakinya. Mencerminkan dirinya yang selalu tegas dan dihormati oleh semua orang.
Pandangannya mulai diedarkan untuk melihat ruangan di dalam apartemen ini yang sebenarnya tidak cukup berantakan. Karena sebelum Wilson pindah, apartemen ini sudah dibersihkan, dirapikan, dan disiapkan oleh pekerjanya.
Pandangan Kagami Jiro kini mulai berhenti dan fokus pada satu titik. Dimana pandangannya kali ini dipenuhi oleh seorang gadis dengan gaya rambut dikucir cepol sedang duduk di atas sofa dan dalam posisi membelakanginya.
"Siapa yang datang, Wilson?" celutuk gadis itu sambil menikmati sebuah kue yang dibeli oleh Wilson saat dalam perjalanan ke apartemen ini, tanpa menoleh ke belakang.
Belum sempat Wilson menjawab pertanyaan dari Yuna, rupanya Kagami Jiro sudah memotongnya lebih cepat.
"Selamat pagi, Inukai Yuna." suara yang terdengar maskulin dan begitu familiar di telinga Yuna, kini membuatnya menghentikkan aktifitasnya dan mematung selama beberapa detik dengan sepasang matanya yang seketika sedikit membulat.
"Kebetulan sekali ya kita bertemu disini ..." ucap Kagami Jiro masih terdengar dengan begitu ramah.
Yuna mulai menoleh ke belakang untuk memastikan sesuatu, jika tamu itu memang benar-benar adalah seorang pria yang sangat dikenalinya, dan akhir-akhir ini sangat sering mengganggunya.
Dan ... memang benar! Pria itu adalah Kagami Jiro! Seperti yang sudah dia perkirakan sebelumnya.
"Apa yang tuan Kagami Jiro lakukan disini?" tanya Yuna yang kini mulai bangkit dan berdiri.
Kini mereka saling berhadapan dalam jarak kira-kira 3 meter dan berbatas sebuah sofa. Sementara Wilson masih berdiri tak jauh dari Kagami Jiro.
"Wilson adalah under bos dari Doragonshadou, dan dia baru saja memiliki tempat tinggal baru. Aku hanya ingin mengunjungi dan melihat tempat tinggal barunya saja." jawab Kagami Jiro dengan sangat santai. "Lalu ... kau sendiri ... apa yang sedang kau lakukan disini?" ucap Kagami Jiro berbalik bertanya kepada Yuna.
__ADS_1
Meskipun sebenarnya suasana hati Kagami Jiro saat ini sedang sedikit tidak bersahabat karena mengetahui kedekatan Yuna dan Wilson, namun Kagami Jiro bisa meng-cover-nya dengan begitu baik.
Bahkan Kagami Jiro terlihat begitu ramah saat ini. Wajahnya selalu dihiasi oleh senyuman yang begitu hangat, hingga Wilson saja sampai keheranan melihat tingkah laku dari petinggi utama Doragonshadou itu yang selama ini selalu saja bersikap dingin dan tegas itu.
"Aku hanya membantu Wilson untuk pindah ke apartemen barunya saja. Lagipula sebelumnya kita adalah tetangga, jadi tak ada salahnya dong aku membantunya." sahut Yuna seadanya.
"Hhm ... gadis yang baik." puji Kagami Jiro masih dengan wajahnya yang selalu dihiasi dengan senyuman tipisnya yang menawan.
"Tuan Kagami Jiro, silakan duduk dulu. Akan aku buatkan minuman untuk tuan." ucap Wilson dengan ramah.
"Baik. Tolong buatkan Americano Coffe untuku! Ingat jangan terlalu banyak memberinya gula! Aku tidak suka makanan dan minuman yang terlalu manis." perintah Kagami Jiro yang masih menatap Yuna dari kejauhan.
"Baiklah ..." sahut Wilson yang mulai melenggang dua langkah, namun langkahnya tiba-tiba terhenti saat Yuna memanggilnya.
"Oh ... baiklah. Dapurnya ada di sana ..." sahut Wilson sambil menunjukkan arah dapur yang berada di sisi kanan ruangan. "Setelah ruangan ini, kau akan menemukan dapurny, Yuna."
"Hhm. Baiklah. Kalian berbincang saja dulu. Aku akan membuatkan Americano coffe untuk kalian berdua." ucap Yuna mulai melenggang meninggalkan ruangan itu.
Kagami Jiro mulai melenggang kembali lalu duduk di atas sofa dengan posisi kaki kanan diangkat dan kaki kiri sebagai tumpuannya. Kedua tangannya saling disilangkan di depan dada bidangnya.
Sementara Wilson mulai duduk di seberang nya dengan kedua kakinya yang dibuka lebar. Pandangan mereka saling bertemu, meskipun wajah keduanya masing-masing mengukirkan sebuah senyuman, namun sebenarnya pandangan mata mereka seperti sedang berperang.
Jika sedang ada pada dunia komik, mungkin saja seperti ada sebuah kilat putih kebiruan yang berkilau di antara kedua mata mereka. Sebuah pertarungan dingin namun tetap terlihat begitu kalem dan anteng jika disaksikan oleh orang lain.
__ADS_1
"Wilson, sepertinya nyalimu sungguh luar biasa ya. Menjadi seorang under bos dari Doragonshadou membuatmu menjadi begitu percaya diri rupanya ya." ucap Kagami Jiro tersenyum misterius menatap Wilson.
Wilson terdiam beberapa detik, lalu mulai menarik sudut-sudut bibirnya hingga menyembulkan sebuah senyuman tipis yang begitu menawan.
"Aku akan selalu menghormati dan melakukan semua perintah dari tuan Kagami Jiro. Namun, aku akan melakukan semua yang aku anggap benar, Tuan." jawab Wilson dengan begitu pelan namun begitu penuh arti.
"Kau sangat cerdas dan tak akan bertindak sembarangan tanpa memikirkannya dengan matang terlebih dahulu. Aku sangat percaya padamu! Namun, kau harus berusaha lebih keras jika ingin merebut sesuatu dariku, Wilson!" ucap Kagami Jiro menandaskan dengan begitu tegas namun masih terdengar begitu ramah.
"Tentu saja aku akan berusaha melakukan semuanya dengan baik dan yang terbaik, Tuan. Jangan khawatir ..." sahut Wilson masih berbicara dengan nada yang begitu sopan dan rendah.
Lagi-lagi kedua pria itu menatap hangat namun begitu dingin dan memiliki aura yang begitu kelam. Namun tiba-tiba saja pertarungan mata itu segera mereka sudahi karena Yuna sudah datang kembali dengan membawakan 2 cangkir Americano coffe di atas sebuah nampan berwarna putih.
"Hallo. Maaf ya jika membuat kalian lama menunggu. Aku kesulitan mencari gula. Hehe ..." ucap Yuna mulai meletakkan masing-masing secangkir Americano coffe di hadapan kedua pria bergengsi itu.
"Itu kesalahanku, Yuna. Karena aku tidak memberitahukan kepadamu sebelumnya dimana aku menyimpan gula itu. Maafkan aku ..." ucap Wilson dengan begitu ramah dan menatap hangat Yuna.
"Ahaha ... tidak kok, Wilson. Tidak masalah. Santai saja ..." Yuna menyauti dengan kekehan renyahnya lalu mulai duduk di sebelah Wilson.
Sementara Kagami Jiro terlihat begitu kesal saat menyaksikan kehangatan Wilson yang terlihat begitu sengaja dia lakukan untuk memanasinya. Dan suasana hatinya menjadi semakin memanas ketika melihat Yuna lebih memilih untuk duduk di sebelah Wilson.
Tenanglah, Jiro! Jangan perlihatkan amarah dan kekerasan lagi di hadapan Yuna! Kamu harus bisa menanganinya dengan baik, tanpa pertikaian seperti yang sudah diajarkan oleh Siera, kekasih Yosuke!
Batin Kagami Jiro berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri. Yeap, beberapa hari yang lalu Yosuke pulang ke rumah mengajak kekasihnya yang bernama Siera. Dan Siera juga sudah cukup dekat dengan Kagami Jiro.
__ADS_1
Bahkan Kagami Jiro sampai berkonsultasi mengenai Yuna kepada Siera. Jadi, Siera mulai mengajarkan beberapa hal manis yang harus dilakukan oleh Kagami Jiro untuk menakhlukkan Yuna. Sesuatu yang manis tanpa ada kekerasan dan pemaksaan, seperti yang pernah dilakukan oleh Kagami Jiro selama ini.