Casanova In Love

Casanova In Love
Jalan-Jalan Sore Bersama


__ADS_3

Sore ini Kagami Jiro memutuskan untuk mengajak Yuna berjalan-jalan melihat keindahan taman Yamashita. Dan tentu saja mereka juga ditemani oleh Igor, untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu Kagamo Jiro dan Yuna membutuhkan sesuatu.


Suasana sore ini tidak terlalu dingin, bahkan suasana musim panas kali ini terasa begitu hangat, sehangat kedua insan ini yang sekarang ini sudah semakin lengket satu sama lain bagaikan dua buah magnet yang berbeda sisi dan tarik menarik.


Suasana Taman Yamashita sore ini terlihat begitu cerah sekali. Taman Yamashita adalah salah satu tempat paling terkenal di Yokohama. Ada beberapa tempat wisata seperti pemandangan yang menghadap ke laut dan kota Yokohama. Taman ini penuh dengan bunga dan beberapa jenis tanaman hijau, dan pertunjukan kembang api musim panas juga seringkali diadakan saat malam hari.


Taman Yamashita ini menghadap ke Pelabuhan Yokohama, dan menawarkan pemandangan panorama kota dan Jembatan di sepanjang Teluk, serta kapal penumpang dan kargo yang mewah. Menakjubkan!


Dan Yamashita Park ini menjadi taman yang paling populer di Yokohama karena pemandangannya yang indah langsung menuju Yokohama Bay Bridge dan dari sini juga bisa menyaksikan kapal berlayar melalui pelabuhan.


Tak hanya menawarkan pemandangan laut, taman ini juga populer karena taman bunga mawarnya. Jenis mawar yang ditaman disini berubah-ubah tergantung pada musim sehingga saat berkunjung kesini bisa melihat berbagai jenis mawar. Selain itu, taman ini juga dipenuhi dengan banyak atraksi menarik seperti menara air India, patung gadis bersepatu merah hingga patung penjaga air.


Kagami Jiro mulai mengajak Yuna untul duduk dan beristirahat di sebuah bangku taman karena Yuna sudah terlihat terlalu lelah. Padahal baru saja turun dari mobil dan berjalan selama 5 menit.


"Sayang, kamu mau minum apa? Biar aku minta Igor untuk membelikannya untuk kita." tanya Kagami Jiro yang sedang duduk di bangku seberang.


Dan Kagami Jiro juga sudah bersiap untuk memanggil Igor dengan mengangkat tangan kanannya sebagai suatu bahasa tubuh untuk memberikan instruksi kepada Igor.


"Saat ini aku ingin menikmati strawberry yougurt. Sepertinya enak menikmati minuman yang manis dan sedikit asam saat musim panas seperti ini." ucap Yuna mulai membayangkan minuman itu penuh binar.


"Baiklah. Apa hanya itu? Tidak mau kue atau makanan lainnya lagi?" tanya Kagami Jiro kembali.


"Ehm ... aku juga mau red velved cake, cookies, sweet potatoes dan dorayaki." ucap Yuna membayangkan semua makanan-makanan itu dan sekali-kali menelan salivanya.


"Baiklah. Igor, belikan strawberrt yougurt, red velved cake, cookies, sweet potatoes, dan dorayaki. Cepat kembali dan bawa semua makanan itu kemari!" titah Kagami Jiro setelah Igor sudah datang dan berdiri di sampingnya.


"Baik, Tuan. Aku akan segera membeli semua iti dan segera membawanya kembali tanpa ada yang tertinggal satupun." sahut Igor dengan nada yang begitu rendah.


"Hhm. Cepatlah pergi!"

__ADS_1


"Baik, Tuan!" sahut Igor lalu segera pergi kembali untuk membeli semua makanan itu.


"Mengapa menyuruh Igor untuk membelikannya? Padahal aku ingin kamu yang membelikannya untukku." celutuk Yuna tiba-tiba yang sukses membuat Kagami Jiro tercengang selama beberapa saat.


"Kamu mau aku yang membelikannya untukmu, Sayang?" tanya Kagami Jiro kembali sambil menatap Yuna dengan kening yang berkerut.


Yuna mengangguk pelan dan memperlihatkan ekspresi manja yang menggemaskan. Dan tentunya Kagami Jiro akan dengan mudah diluluhkannya.


"Baiklah ... baiklah. Aku akan menghubungi Igor dulu agar dia segera kembali dan menemanimu." ucap Kagami Jiro mulai meraih ponselnya untuk menghubungi Igor.


Setelah menunggu selama beberapa saat akhirnya Igor mulai mengangkat panggilan itu.


"Halo, Tuan. Aku baru saja tiba di kedai kue. Maaf jika lama, Tuan." ucap Igor dari seberang line dengan nada bicara yang sudah ketar-ketir karena khawatir Kagami Jiro akan memarahinya karena terlalu lama.


"jangan beli apapun dan segera kembali!" titah Kagami Jiro dengam cepat dan tegas.


"Oh ... memang ada apa, Tuan? Apa yang terjadi saat ini, Tuan?" tanya Igor yang malah berpikir kemana-mana.


"Tid-tidak ... maksudku adalah bukan seperti itu, Tuan. Aku hanta mengkhawatirkan tuan, nona Yuna dan si kembar, Tuan." ucap Igor sedikit gemetaran.


Meskipun hanya berbincang melalui sebuah panggilan dan tidak saling berhadapan, namun aura mencekam dari seorang Kagami Jiro masih terasa cukup kental dan kuat meskipun hanya mendengarkan melalui suaranya saja.


Kagami Jiro mulai mengjela nafasnya dan menyibak rambut hitamnya yang lurus dan tipis ke belakang.


"Tidak ada yang terjadi. Semua baik-bail saja. Aku ingin kamu menemani Yuna. Karena tiba-tiba saja Yuna menginginkan aku yang membelikan semua itu. Jadi cepatlah kembali, Igor!" ucap Kagami Jiro lagi.


"Baiklah, Tuan. Aku akan segera kembali dan segera tiba disana." sahut Igor kembali.


"Hhm. Cepatlah!" sahut Kagami Jiro lalu mulai mengakhiri panggilan itu.

__ADS_1


"Sayang, pergilah dan beli semua makanan itu." rengek Yuna dan sedikit mendorong lengan Kagami Jiro agar Kagami Jiro segera bergegas untuk membelikannya untuk Yuna.


"Tunggu sebentar, Yuna. Igor sebentar lagi akan segera tiba. Aku akan pergi setelah dia datang dan menemanimu. Aku tidak akan tenang jika harus meninggalkanmu sendirian di sini. Akan sangat berbahaya." ucap Kagami Jiro tidak menuruti keinginan Yuna.


"Sayang ..." rengek Yuna kembali. "Pergilah. Aku akan baik-baik saja kok. Aku sudah tak sabar ingin segera memakan makanan itu."


"Yuna, tidak ada pengawal saat ini. Bersabarlah sebentar lagi, Sayang. Akan sangat berbahaya jika aku meninggalkanmu sendirian. Tunggulah sebentar lagi. Igor akan segera sampai." bujuk Kagami Jiro kembali berharap Yuna akan mau untuk bersabar.


Namun ternyata tidak! Yuna malah semakin murung karena keinginannya tidak dipenuhi oleh Kagami Jiro. Bahkan kali ini sepasang mata Yuna sudah terlihat mulai berkaca-kaca dan hampir menangis.


"Yuna, jangan menangis. Baiklah ... baiklah ... aku akan pergi sekarang juga untuk membeli semua makanan yang kamu mau." ucap Kagami Jiro yang akhirnya mulai luluh dan tak bisa menolak keinginan dari Yuna. "Tapi kamu harus selalu mengingat pesanku! Jangan pergi kemana-mana dan tunggu Igor disini! Apa kamu paham, Sayang?" imbuh Kagami Jiro lagi menatap lekat istri kesayangannya.


Yuna mulai mengangguk pelan meskipun wajahnya masih saja terlihat begitu murung.


"Baiklah. Kalau begitu aku pergi dulu. Ingat selalu pesanku. Jangan pergi kemana-mana dan tunggu aku kembali!" ucap Kagami Jiro kembali mengusap lembut sisi wajah samping Yuna.


"Hhm. Aku ingat. Aku tidak akan pergi kemana-mana. Dan aku akan menunggumu kembali."


Akhirnya Kagami Jiro mulai meninggalkan Yuna meskipun sebenarnya semua itu terasa begitu berat untuknya. Tak lupa Kagami Jiro juga mulai menghubungi Igor kembali agar Igor lebih cepat kembali dan menemani Yuna.


Satu persatu makanan dan minuman itu mulai dibeli oleh Kagami Jiro. Namun tiba-tiba saja ponsel Kagami Jiro mulai berdering kembali. Dan rupanya Igor yang menghubunginya.


Meskipun sebenarnya Kagami Jiro sesikit bingung mengapa Igor menghunbunginya kembali, padahal panggilan mereka berakhir beberapa detik yang lalu, namun akhirnya Kagami Jiro mengangkatnya.


"Hallo. Ada apa, Igor?" tanya Kagami Jiro yang kali ini sudah selesai membeli strawberry yougurt untuk Yuna.


"Tuan!! Nyonya Yuna hilang! Nyonya Yuna tak ada saat aku kembali! Dan panggilanku juga tidak diangkat sama sekali!" ucap Igor terdengar begitu cemas.


BRUUKK ...

__ADS_1


Segelas strawberry yougurt itu terlepas dan terjatuh begitu saja dari tangan Kagami Jiro.


__ADS_2