Casanova In Love

Casanova In Love
Pergi Ke Pulau Jeju


__ADS_3

Narita Airport,


Beberapa orang yang sudah mengenakan setelan rapi terlihat mulai memasuki sebuah maskapai melewati jalur VIP. Mereka juga mulai memasuki kabin VIP yang hanya ada beberapa penumpang saja di dalamnya. Atau lebih tepatnya tidak ada penumpang lain sama sekali, hanya ada rombongan dari sebuah perusahaan dari Rubby Shine saja.


Mereka mulai duduk pada bangku mereka masing-masing. Ada yang menyibukkan dirinya dengan membaca majalah, mendengarkan musik, atau mengistirahatkan otak dan pikirannya.


Sementara seorang pria yang sedang duduk di sebelah seorang gadis terlihat sedang melihat ponsel bersama dan sesekali tertawa bersama. Sepertinya mereka berdua sedang melihat beberapa foto bersama yang lucu hingga membuat mereka tertawa bersama.


"Bagaimana? Jadi kamu menyukai desain yang mana, Yuna? Biar disiapkan oleh orang-orangku. Dan saat kita kembali ke Jepang semuanya sudah beres, dan tinggal acara pernikahan saja." tanya pria yang tak lain adalah Kagami Jiro.


"Semua dekorasi dan desainnya sangat bagus kok. Aku suka yang mana saja. Dan aku ikut saja sesuai dengan pilihanmu." jawab gadis yang tak lain adalah Yuna. "Pilihan dari semua souvenir juga cantik dan manis. Yang mana saja bagus kok." imbuhnya yang masih melihat beberapa gambar pada galeri ponsel Kagami Jiro.


"Baiklah jika begitu. Aku akan meminta ibu saja untuk memilihnya untuk kita. Sekarang kita berlibur saja dulu."


"Hhm. Iya ... pilihan nyonya Aiko pasti akan sangat bagus!"


"Ibu, Yuna. Mulai sekarang kamu juga harus memanggilnya ibu."


"Oh ... iya ... maaf ... aku akan belajar untuk membiasakannya." ucap Yuna mulai membenarkan posisi duduknya dan mulai beralih menatap sebuah layar kecil kebiruan di hadapannya dan mulai mengutak-atiknya.


"Oh iya. Ibu memberikan waktu 2 pekan untuk bulan madu. Padahal aku memintanya satu bulan. Huft ... terkadang ibuku sangat menyebalkan." Kagami Jiro mendengus dan terlihat sedikit murung.


"Dua pekan juga sudah lama kok. Lama sekali malah ..." jawab Yuna yang sebenarnya cukup merasa malu untuk membahas soal pernikahan atau bulan madu.


"Jadi kamu juga setuju dengan ibuku? Uh ..." Kagami Jiro mulai meneguk Americano coffe yang sudah disediakan di meja di hadapannya.

__ADS_1


"Tentu saja." jawab Yuna dengan santai yang mulai melirik Kagami Jiro, namun tiba-tiba saja Yuna segera merebut segelas Americano coffee yang masih digenggam oleh Kagami Jiro.


Hal itu sungguh membuat Kagami Jiro begitu terkejut dan hampir saja membuatnya tersedak.


"Yuna, apa yang sedang kamu lakukan? Kembalikan Americano coffe milikku! Bukankah kamu tidak menyukai Americano coffe?" ucap Kagami Jiro menatap Yuna tak mengerti.


"Kita sedang bepergian. Sebaiknya kurangi minum banyak kopi, atau bagaimana jika tiba-tiba saja magh kamu kambuh lagi!" celutuk Yuna lalu meletakkan segelas kopi itu di meja di sisi Yuna.


"Aku hanya minum sedikit saja kok, Yuna. Aku akan baik-baik saja. Sekarang kembalikan Americano coffe ku, Yuna." ucap Kagami Jiro yang mulai berusaha untuk mengambil segelas kopi itu kembali di seberang tempat duduk Yuna.


Namun Yuna malah semakin menjauhkannya dari Kagami Jiro. Tak menyerah begitu saja, Kagami Jiro masih berusaha untuk meraihnya hingga raga mereka berdua sudah begitu dekat dan malah sebenarnya tubuh Yuna sudah sedikit condong ke sisi lainnya karena Kagami Jiro sangat mendesaknya.


"Tidak boleh! Bahkan sebelum naik ke dalam maskapai saja kamu sudah meminum segelas Americano coffe tadi." ucap Yuna menandaskan.


"Cckk ... itu sudah kebiasaanku. Jadi tidak udah terlalu khawatir padaku, Yuna."


"Aku bawa obat kok kali ini. Hehe ..." sahut Kagami Jiro tersenyum lebar.


"Tidak boleh!!" sahut Yuna dengan tegas dan tak mau kalah.


"Baiklah. Aku tak akan meminum kopi itu lagi, tapi kamu harus melakukan seuatu untukku, Yuna." ucap Kagami Jiro tersenyum misterius menatap Yuna.


"Melakukan apa?" tanya Yuna mulai waspada kembali.


Kagami Jiro mulai mengarahkan pandangannya lurus ke depan, dan menjentik-jentikkan jari telunjukknya pada pipi kirinya.

__ADS_1


"Aku mau kiss. Cukup di pipi saja!" ucap Kagami Jiro dengan mengjhiasi wajahnya dengan senyuman.


"Apa?! Padahal aku melakukan semua ini demi kebaikanmu sendiri. Ya sudah minum saja kopi ini! Tapi jangan salahkan aku jika penyakitmu kambuh lagi! Aku tak akan mengurusmu lagi!" Yuna berkata dengan begitu kesal sembari memberikan segelas kopi itu kembali untuk Kagami Jiro.


Karena kesal, Yuna mulai merubah posisi duduknya denganduduk sedikit berpaling mengarah berlawanan dari Kagami Jiro dengan menyilangkan kedua tangannya di bawah dadanya.


Kagami Jiro mulai melirik Yuna kembali masih dengan senyuman tipisnya dan mulai meraih segelas Americano coffe itu lagi dan berniat untuk segera menikmati Americano Coffe itu kembali.


Namun karena merasa tak tega dan khawatir kepada Kagami Jiro akhirnya Yuna merebut kembali Americano coffe itu sebelum Kagami Jiro menikmati. Dan bersamaan dengan kejadian itu, Yuna mulai mengecup pipi kiri Kagami Jiro dengan cepat dan kilat.


CUPP ...


Kagami Jiro mulai melirik Yuna dan tersenyum begitu puas. Sedangkan Yuna segera memalingkan wajahnya ke arah lain, agar Kagami Jiro tidak melihat wajahnya yang sudah merona karena malu.


...⚜⚜⚜...


Setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Kagami Jiro dan rombongannya mulai sampai di pulau Jeju. Dan mereka mulai beristirahat di Marriott Jeju Shinhwa World Hotels And Resorts.


Jeju atau Jeju-do adalah pulau terbesar di Korea Selatan yang dikenal sebagai Hawaii Korea. Sebenarnya pulau Jeju adalah menjadi salah satu tujuan liburan populer bagi warga Korea Selatan karena pedesaannya yang subur dan pantainya yang sangat indah.


Dan sebenarnya tempat ini sangat cocok jika dijadikan untuk berbulan madu, berwisata bersama rekan kerja ataupun keluarga tercinta. Di pulau Jeju di Korea Selatan para pengunjung akan menemukan dan melihat sebuah gunung berapi yang berhiaskan dengan bunga azalea dan dapat didaki, sekelompok penyelam dalam wanita, serta patung batu kuno untuk membuat permohonan.


Pulau Jeju juga menjadi salah satu destinasi favorit bagi pengantin baru dan penggemar drama Korea. Tempat ini juga memiliki pantai keemasan yang luas, namun memiliki jalur pantai yang berliku.


Yuna yang sudah berada di dalam kamar hotelnya membuka jendela kamarnya untuk melihat panorama indah yang terbentang luas di hadapannya. Terlihat bentangan bunga Azalea yang kerwarna keunguan nan indah yang menghiasi sebuah pegunungan besar di hadapannya.

__ADS_1


"Indah sekali!! Tempat ini sungguh indah dan menakjubkan!! Aku tidak pernah menyangka sebelumnya jika aku akan pergi ke tempat ini bersama Kagami Jiro, seseorang yang pernah sangat aku benci ..." guman gadis yang memiliki paras cantik dan tegas itu.


__ADS_2