Casanova In Love

Casanova In Love
Last Night In Paris


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir Kagami Jiro dan Yuna berada di Paris. Dan mereka berdua hanya menghabiskan waktu bersama di hotel saja karena harus mempersiapkan stamina untuk melakukan perjalanan udara esok hari.


Mereka bahkan lebih sering menghabiskan waktu di dalam kamar hotel dan menonton bersama. Sebenarnya Yuna yang menonton. Namun Kagami Jiro juga terlihat selalu saja berada di sisi Yuna.


"Yuna, apa kamu tidak bosan menonton terus? Mari lakukan sesuatu bersama untuk malam terakhir di Paris." ucap Kagami Jiro yang mulai menatap kembali wajah Yuna dari sisi samping.


"Melakukan sesuatu apa? Bukankah kita sedang menonton bersama saat ini?" celutuk Yuna tidak peka.


"Yuna, hari bersama kita sudah hampir berakhir. Setelah kita kembali ke Jepang, kita akan disibukkan kembali dengan rutinitas masing-masing. Tidak bisakah kamu meluangkan waktu sedikit saja untukku? Mengapa kamu malah sibuk menonton TV saja dari tadi? Apa TV itu lebih menarik dariku?" ucap Kagami Jiro yang sebenarnya merasa cukup kesal karena Yuna malah menyibukkan dirinya dengan layar televisi itu saja sejak beberapa saat yang lalu.


"Sebentar. Lihatlah ... betapa sempurnanya aktor itu. Masih muda dan tampan namun begitu hebat dalam berakting dan memiliki prestasi segudang. Ishihara-sama sungguh keren sekali!!" celutuk Yuna begitu takjub dan masih saja tidak mau berpaling menatap layar di hadapannya yang berukuran 72 inchi itu.


Kagami Jiro mulai beralih menatap layar televisi dan menyaksikan seorang pemuda tampan di dalam sebuah drama. Dan tiba-tiba saja Kagami Jiro merasa cukup kesal dan mulai meraih ponselnya untuk mengirimkan sebuah pesan untuk seseorang.


Ishihara! Cepat kamu ambil cuti sebulan secepatnya dan jangan pernah menerima tawaran kerja dan kontrak apapun dalam satu bulan ini! Dan jangan pernah memperlihatkan dirimu pada layar kaca manapun! Jika perlu kamu pengsiun saja dalam dunia hiburan! Aku akan memberikan apapun untukmu! Semua yang kamu minta, aku akan memberikan semuanya untukmu! Kagami Jiro.


Pesan itu diketik Kagami Jiro dengan full power dan tentunya dengan ekspresi wajahnya yang begitu kesal menatap layar ponselnya. Setelah beberapa saat ponsel Kagami Jiro mulai terdengar dan sudah ada notifikasi balasan dari seseorang lagi.


Kagami Jiro dengan cepat segera membaca pesan balasan itu yang rupanya dari Ishihara, sang aktor yang saat ini sedang ditonton oleh Yuna melalui televisi.


Mengapa aku harus melakukannya? Selama ini kamu bahkan tidak pernah peduli dan tidak pernah mempermasalahkan karir dan juga pekerjaanku. Apa yang sedang terjadi denganmu? Ishihara.

__ADS_1


Kagami Jiro terlihat masih bermuka masam dan mulai membalas pesan Ishihara yang merupakan teman satu mata kuliahnya dulu yang saat ini malah memiliki karir yang sangat melenceng jauh dari jurusan fakultasnya.


Bagaimana tidak melenceng, Ishihara mengambil jurusan hukum, namun dia berprofesi sebagai seorang aktor dan dunianya malah berkecimpung di dunia hiburanm Dan terkadang Kagami Jiro seringkali memperoloknya saat mereka tak sengaja bertemu.


Lakukan saja apa yang aku katakan! Maka aku akan menjamin keselamatan nyawa dan juga aku akan menjamin untuk kehidupanmu yang tak akan pernah merasakan kekurangan! Aku todak mau kau membalas tidak! Jadi kita deal!! Kagami Jiro.


Kagami Jiro mulai membalas pesan itu kembali dan tentu saja memutuskan seenak jidatnya sendiri. Setelah mengirim pesan itu, Kagami Jiro segera menyimpan kembali ponselnya dan mukai menatap Yuna kembali yang masih saja menatap acara reality show itu.


"Yuna ..."


"Hhm?" sahut Yuna begitu singkat dan cuek.


"Tolong buatkan aku Americano Coffe, Sayang." pinta Kagami Jiro dengan manis.


"Hhm? Saatnya untuk tidur ya? Baiklah, mari kita tidur bersama!" sahut Kagami Jiro tersenyum manis dan sudah bersiap untuk menggendong Yuna.


Namun Yuna dengan cepat sedikit mundur dan menahan tubuh Kagami Jiro yang berusaha untuk mendekatinya. Dan tentu saja Yuna masih selalu waspada jika tiba-tiba saja Kagami Jiro akan menyerangnya kembali.


"Mari lakukan sesuatu dulu sebelum tidur bersama agar tidurmu nyenyak, Yuna." ucapan manis dari Kagami Jiro yang disertai dengan senyuman yang begitu memabukkan itu biasanya akan membuat para gadia tergila-gila padanya, namu hal ini malah membuat Yuna merasa semakin waspada.


"Lakukan apa? Besok kita harus bangun pagi untuk segera pergi ke bandara. Bagaimana jika kita kesiangan dan terlambat?" celutuk Yuna masih saja waspada menatap Kagami Jiro.

__ADS_1


Kagami Jiro mulai mengkerutkan keningnya lalu tertawa kecil.


"Ada apa? Apa ucapanku lucu?" ucap Yuna yang merasa sedikit kebingungan.


"Tidak, Yuna." Kagami Jiro menyauti dan mulai menghentikan tawanya. "Hanya saja aku sangat penasaran, apa yang sedang kamu pikirkan saat ini?" imbuh Kagami Jiro dengan nada jenaka dan sengaja menggoda Yuna.


"Melakukan bersama? Kamu ... uhm ... kamu sedang ... uhm maksudmu kamu mau mengajakku untuk ..." ucap Yuna begitu kikuk dan wajah ayunya kini mulai merona kembali karena malah membayangkan sesuatu.


"Mengajakmu untuk melalukan apa?" tanya Kagami Jiro dengan nada bicara yang begitu gemas dan sebenarnya pria satu ini memang benar-benar sangat menyukai saat menggoda istri tersayangnya.


"Uhm ... tentu saja kamu selalu saja mengajakku untuk ..." ucap Yuna menghentikkan ucapannya karena tak bisa melanjutkannya lagi saking malunya. "Sudahlah! Aku akan membuatkanmu Americano coffe saja! Tapi jangan salahkan aku jika kamu insomnia dan besok kesiangan!" imbuh Yuna segera bangkit dari tempat duduknya dan berniat untuk membuatkan Americano coffe untuk Kagami Jiro.


GRREEPP ...


BUUGGHH ...


Namun dengan cepat Kagami Jiro menarik tangan Yuna dan membuat Yuna terduduk di atas pangkuannya. Dalam beberapa saat pandangan mereka berdua saling bertemu kembali dengan hangat, namun tidak untuk Yuna yang kembali merasa gugup karena kali ini Kagami Jiro tak akan melepaskannya lagi dan akan kembali menyerangnya.


Tanpa ada kata-kata, tiba-tiba saja Kagami Jiro mulai memiringkan wajahnya dan semakin mendekati wajah Yuna. Yuna yang juga sudah begitu merona kini reflek memejamkan sepasang matanya dan menyambut hangat kecupan itu tanpa melakukan perlawanan sedikitpun.


Nafas yang saling berburu diantara mereka berdua saling bertaut menjadi satu dalam hangatnya malam ini. Paris ... yang akan menjadi tempat yang tak akan terlupakan untuk Kagami Jiro dan Yuna.

__ADS_1


Karena di tempat inilah mereka saling menyatukan jiwa dan raganya. Meskipun Yuna masih saja terlihat selalu dingin dan keras, namun sebenarnya Yuna juga sudah mulai bergantung kepada Kagami Jiro. Dan sudah ada benih kasih dan cinta di dalam hati Yuna untuk Kagami Jiri. Seorang pria yang pertama kali bisa meraih dan mendapatkan hatinya.


...⚜⚜⚜...


__ADS_2