Casanova In Love

Casanova In Love
Sebuah Persaingan?


__ADS_3

Yuna tersenyum begitu manis dan dengan sengaja mulai meraih sebuah dasi berwarna merah maroon yang sedang dipakai oleh Kagami Jiro dan sedikit merapikannya. Dan tentunya hal ini Yuna lakukan untuk melihat reaksi dari Ella.


"Mendadak aku tidak jadi mual dan merasa sangat sehat. Jadi aku akan menemanimu disini, Sayang." ucap Yuna lagi dan memperlihatkan kemesraan dan sebuah hubungan suami istri yang begitu harmonis di hadapan mereka semua.


"Wah, itu bagus sekali. Terima kasih atas pengertianmu, Sayang." balas Kagami Jiro begitu berbinar.


Kagami Jiro mulai melingkarkan tangan kirinya di atas bahu dan sedikit menariknya untuk mendekatkannya pada dirinya, hingga akhirnya Kagami Jiro mengecup lembut pipi Yuna karena merasa begitu gemas dengan Yuna


"Uhuukk ... jika seperti ini aku jadi ingin segera menikah saja." celutuk Chris yang tersedak ketika sedang menikmati minuman dinginnya.


"Mengapa kalian begitu manis? Kalian berdua sungguh membuatku merasa ini saja. Sungguh tidak berperikemanusiaan kau, Jiro. Setidaknya jangan melakukan hal manis seperti itu di depan jomblo sepertiku." ucap Frank begitu memelas dan memeluk Chris begitu saja.


"Apa? Jadi sampai saat ini kamu masih saja jomblo, Frank?" ucap Kagami Jiro seakan tak percaya dan sedikit membelalakkan sepasang matanya. "Haishh ... Sungguh memalukan dan tak ada kemajuan!!" imbuh Kagami Jiro yang semakin membuat Frank merasa begitu terpukul.


"Ahh ... Jahat sekali kamu, Jiro! Setelah sekian lama tidak bertemu dan sekarang baru bertemu kembali, namun kamu malah memperlakukannku seperti ini. Teman macam apa kamu ini ..." sungut Frank yang rupanya memiliki hati yang begitu lembut.


"Ahaha ... Aku hanya melakukan hal yang sangat wajar dan hanya ingin membuat istriku selalu merasa nyaman saat berada bersama denganku. Dan doakan kami akan segera mendapatkan junior ya." ucap Kagami Jiro dengan senyuman penuh binar.


"Hhm. Semoga segera launching Jiro junior deh. Agar rumah tangga kalian semakin berwarna dan ramai." sahut Nof dengan tulus.

__ADS_1


"Hhm. Jangan lupa untuk lembur setiap saat, Jiro!" ucap Chris setengah berbisik dan menggunakan jemari kirinya untuk menutupi mulutnya saat mengucapkannya mengarah pada Kagami Jiro.


Namun seberapa lirih Chris saat mengucapkan untaian kata yang cukup membuat wajah Yuna merona dalam hitungan detik itu, ucapan itu masih saja bisa didengar oleh semua orang yang sedang berada di meja itu.


TAKK ...


"Aku mau ke kamar mandi!!" tiba-tiba saja Ella menghentakkan gelasnya dengan cukup keras di atas meja dan membuat mereka beralih menatap Ella yang sedikit terlihat murung dan kesal.


Gadis bule yang sangat cantik bak barbie dalam kehidupan yang sesungguhnya itu, kini mulai bangkit dari tempat duduknya dan melenggang dengan langkah kaki yang dihentakkannya dengan cukup tegas dan penuh percaya diri. Sangat terlihat jika Ella sedang merasa begitu kesal.


Sementara Kagami Jiro dan teman-tamannya mulai berbincang kembali untuk melepaskan kerinduannya karena sudah cukup lama tak bertemu.


BRAKK ...


"Sial!! Mengapa semua ini terjadi begitu saja?! Bahkan aku mendengar kabar Jiro sudah menikah adalah saat Jiro sudah tiba di Paris." geram Ella sudah dengan sepasang matanya yang memerah karena begitu emosi. "Lalu apa yang harus aku lakukan saat ini? Apakah itu artinya aku sudah kalah telak begitu saja? Cih ... selama ini aku bahkan masih selalu menunggu Jiro saat dia akan datang ke Paris lagi. Namun dia malah datang membawa wanita jaalang itu!! Argghh ..."


Ella meraih sling bag putih itu kembali lalu menghempaskannya kembali ke arah lainnya dan rupanya sling bag itu malah mengenai seseorang yang baru saja datang dan memasuki kamar mandi ini.


BBRUUKK ...

__ADS_1


Seorang gadis Asia timur dengan kulit putihnya yang begigu bersih dan sehat serta sepasang matanya yang sedikit sipit sudah berdiri di dekat pintu masuk kamar mandi.


Ella yang menyadari kehadiran gadis yang tak lain adalah Yuna itu masih menatapnya dengan begitu tajam dan penuh kebencian. Bahkan sepasang tangannya sudah mengepal tanpa dia sadari.


Namun Ella masih menahan dirinya agar tidak meluapkan emosi dan amarahnya kepada Yuna dan Ella juga kembali berusaha untuk tetal bersikap wajar. Meskipun sikap wajarnya itu masih saja terkesan sinis dan dingin.


"Apa kamu sudah merasa bosan dengan tas mewah ini?" ucap Yuna sambil memungut sebuah tas putih yang tentu saja termasuk tas branded dan cukup merogoh kantong untuk memilikinya. "Jangan suka menghambur-hamburkan uang, Ella. Masih banyak orang di luar sana yang mati-matian mencari uang dan tak juga mudah juga untuk bisa memiliki tas keluaran terbaru dan sangat limited edition seperti ini."


Imbuh Yuna mulai melenggang dengan anggun mendekati Ella dan mulai meletakkan slig bag putih yang super mewah itu di dekat Ella.


Mendapatkan nasehat dari Yuna tentu saja seketika membuat Ella menjadi terpancing kembali dan dengan cepat Ella segera meraih lengan Yuna dan membuat Yuna yang berniat untuk memasuki salah satu kamar mandi kini tertahan.


Tatapan mereka saling bertemu dengan dingin dan tajam. Namun masih terukir senyuman tipis pada wajah Yuna yang ayu nan tegas itu. Karena Yuna menanggapinya dengan begitu santai.


"Ada apa?" tanya Yuna masih dengan nada bicaranya yang begitu santai dan diiringi dengam senyuman tipisnya. "Apa kamu masih ingin menyelidikiku dan berniat untuk membawaku ke dokter kandungan?"


Ucapan dari Yuna sebenarnya cukup membuat Ella merasa kesal, karena itu berarti Kagami Jiro dan Yuna sepertinya memang sudah melakukan sesuatu bersama. Namun, Ella mencoba untuk menutupi rasa kesalnya itu dan memutuskan untuk melakukan sebuah permainan yang begitu halus untuk berusaha menjatuhkan Yuna.


"Tidak, Yuna. Maafkan aku yang sudah berbicara kurang sopan kepadamu. Sebenarnya aku hanya sangat mengkhawatirkan Jiro saja. Aku tidak mau dia salah memilih seorang gadis untuk dijadikannya sebagai istrinya. Aku hanya ingin dia menikah dengan seorang gadis yang tepat dan baik." ucap Ella berkilah dan mulai merubah sikapnya lebih ramah kepada Yuna.

__ADS_1


Karena seberapa menentang dan memojokkan Yuna, maka Kagami Jiro juga akan selalu membela dan melindungi Yuna. Jadi semua rasa ketidaksukaan Ella terhadap Yuna yang ditunjukkan secara terang-terangan akan berakhir sia-sia saja. Dan tentu saja itu akan sangat tidak menguntungkan untuk Ella.


"Misalnya? Apa kamu ingin mengatakan jika aku tidak pantas untuk Jiro? Lalu gadis seperti apa yang menurutmu pantas untuk dia? Gadis cantik dan kaya sepertimu, Ella? Benar begitu?" ucap Yuna dengan senyuman misterius menatap Ella.


__ADS_2