Casanova In Love

Casanova In Love
Kejadian Tak Terduga


__ADS_3

Yuna masih terdiam mematung selama beberapa saat setelah mendengarkan ucapan dari Kagami Jiro yang mengatakan jika dia adalah wanitanya!


Oh my! Apa yang baru saja dikatakan oleh pria licik ini? Apa otaknya sedang mengalami konsleting?!


Batin Yuna yang masih mematung menatap punggung Kagami Jiro yang masih berkacak pinggang itu melihat kepergian pelayan pria itu. Yuna yang kembali teringat tatapan dari pelayan pria itu juga menjadi sedikit ngeri lalu mendaratkan kedua tangannya yang terlipat di bawah dadanya, dan sedikit mengusap lengannya sendiri.


"Pria yang mengerikan." gumam Yuna mengingat pelayan pria itu. "Namun pria di hadapanku ini lebih mengerikan ..." imbuhnya sangat pelan.


Kagami Jiro segera berbalik dan melepas coat hitamnya lalu mulai memakaikan untuk Yuna. Jujur saja, ini kembali membuat Yuna merasa tak enak karena mendapatkan perlakuan seperti ini.


"Tidak perlu repot-repot, Tuan. Aku baik-baik saja." ucap Yuna berusaha menolaknya.


Namun Kagami Jiro tak menghiraukan ucapan Yuna dan memakaikan kembali untuk Yuna.


"Tuan, sudah aku bilang tidak usah ..." ucap Yuna kembali semakin mengeraskan suaranya, hingga membuat Kagami Jiro berhenti dan sedikit menunduk menatap Yuna.


"Pria itu baru saja melihatmu seakan sedang menelanjangi tubuhmu begitu saja! Apa sebenarnya memang itu tujuanmu dengan memakai pakaian yang terbuka seperti ini? Kau ingin menjerat dan menggoda pria dan memperlihatkan tubuhmu?!" tuduh Kagami Jiro sedikit kesal.


Sebenarnya itu karena Kagami Jiro tak ingin melihat pria lain terpesona oleh gadis yang sedang menjadi incarannya saat ini. Dan tentu saja ucapan dari Kagami Jiro begitu membuat Yuna merasa kesal. Apalagi Kagami Jiro berbicara seakan Yuna adalah seorang gadis yang hanya suka memamerkan tubuhnya untuk menggoda dan menjerat pria saja.


Yuna sedikit mendengus dan tersenyum kecut mendongaj menatap pria di hadapannya itu.


"Jika memang aku terlihat seperti seorang gadis penggoda, maka jangan sekali-kali berada di dekatku! Karena seorang gadis penggoda tentunya akan selalu membuat masalah! Mereka rela menjual tubuhnya hanya demi sejumlah uang bukan? Dan mereka akan pergi meninggalkanmu setelah kau tak memiliki apa-apa!" tandas Yuna yang sebenarnya hatinya sudah begitu sakit karena ucapan dari Kagami Jiro. "Dan terima kasih sudah menilaiku seperti itu ... aku juga tak butuh ini!" Yuna yang sudah menahan tangis kini melepas kembali coat milik Kagami Jiro dan berbalik berniat untuk meninggalka Kagami Jiro.


Cihhh ... sepertinya aku salah bicara. Gadis bodoh itu malah berpikir kemana-mana! Padahal aku hanya ingin membantu dan melindunginya saja. Aduh ...


Batin Kagami Jiro lalu mulai melenggang untuk mengejar Yuna. Mereka berjalan di pinggiran kolam renang saat ini, dengan Kagami Jiro yang berjalan di belakang Yuna.

__ADS_1


"Yuna, tunggu sebentar! Kamu salah menilaiku! Maksudku bukan seperti itu." kini Kagami Jiro berhasil meraih lengan Yuna dan membuat tubuh Yuna sedikit berbalik.


"Apa lagi?! Jangan sembarangan menyentuhku atau aku akan meminta ganti rugi yang banyak! Bukankah tuan bilang aku hanyalah wanita penggoda saja!" ucap Yuna yang masih terlihat begitu kesal dan berusaha untuk melepaskan cengkeraman Kagami Jiro.


"Cih ... dasar gadis ini! Aku akan berikan semuanya untukkmu! Semua, jika kau mau menyerahkan dirimu sepenuhnya untukku!" ucap Kagami Jiro dengan tegas.


Namun Yuna mencerna kalimat Kagami Jiro dalam keadaan hati yang begitu kesal, jadi ucapan itu akan terdengar begitu buruk untuk Yuna. Padahal sebenarnya maksud ucapan dari Kagami Jiro adalah, untuk menjadikan Yuna sepenuhnya menjadi miliknya.


"Mati saja kau!" kini Yuna menghempaskan dengan kuat tubuh Kagami Jiro dan sesuatu yang di luar dugaan kini tiba-tiba saja terjadi.


BYYUURR ...


Percikan air yang begitu besar terjadi di sekitar kolam renang itu. Yeap, sebuah moment yang tak terduga sama sekali tiba-tiba saja terjadi begitu saja. Tubuh Kagami Jiro tercebur begitu saja ke dalam kolam renang dengan kedalaman 2 meter lebih itu.


"Rasakan! Siapa suruh berkata yang bukan-bukan tentangku!" ucap Yuna yang merasa cukup puas dan masih melihat dari atas kolam renang.


Namun Kagami Jiro terlihat sesekali mengangkat tangannya dan berusaha untuk menyembulkan dirinya di atas permukaan kolam renang itu. Dan sesekali terdengar teriakan dari pria itu untuk meminta tolong.


"Tol-long ... tol-long ... Yun-na ..."


"Yun-na ... tol-long ak-aku ..."


Yuna mengernyitkan keningnya dan masih menatap Kagami Jiro yang seakan-akan sudah hampir tenggelam karena tak bisa berenang.


"Tuan Kagami Jiro tidak bisa berenang?" gumam Yuna pelan masih dengan kening berkerut. "Masa sih?" ucapnya begitu pelan. "Ah, itu tidak mungkin bukan? Dia pasti hanya sedang ingin mempermainkanku saja! Cihh ... aku tak akan terkena tipuanmu kali ini! Dasar pria licik dan berbisa!" Yuna berbalik dan melangkahkan kakinya 3 langkah.


Namun kemudian Yuna mulai menghentikkan langkah kakinya kembali karena ada sesuatu yang aneh. Tiba-tiba tak terdengar suara apapun lagi. Genangan air itu kini kembali menjadi begitu tenang kembali.

__ADS_1


Dengan cepat Yuna segera berbalik untuk memastikan sesuatu. Dan gadis cantik itu melihat tubuh Kagami Jiro yang sudah tidak bergerak sama sekali di dalam kolam renang itu.


"Oh tidak! Pria licik itu benar-benar tidak bisa berenang rupanya!" dengan cepat Yuna segera merapatkan dan meluruskan kedua tangannya ke atas lalu mulai menceburkan dirinya di dalam kolam renang itu.


Yuna segera berenang dan berusaha untuk segera mendekati tubuh Kagami Jiro yang sudah tak bergerak sama sekali, mungkin karena dia pingsan.


Dengan mengerahkan seluruh kekuatan dan tenaganya, Yuna berusaha untuk segera membawa tubuh Kagami Jiro untuk keluar dari dalam kolam renang itu.


Meskipun Yuna terlihat begitu kesusahan saat melakukannya, karena perbandingan besar tubuh mereka, namun akhirnya Yuna bisa membawa tubuh yang berukuran hampir dua kali lipatnya itu ke luar dari kolam renang itu.


Yuna membaringkan tubuh Kagami Jiro di pinggiran kolam renang itu. Kini gadis cantik itu terlihat begitu panik saat ini karena merasa sangat bersalah pada Kagami Jiro. Dan Yuna juga tidak tau haru berbuat apa saat ini.


Namun, tiba-tiba seorang pria dengan pakaian rapi mulai datang dan menghampiri mereka berdua.


"Ada apa ini?" tanya pria itu yang berdiri di dekat Yuna dan Kagami Jiro.


Yuna mendongak dan ternyata sudah melihat Igor di dekatnya, "Tuan Igor. Tuan Kagami Jiro terjatuh di dalam kolam renang dan tak sadarkan diri. Dan ini semua gara-gara aku. Bagaimana ini?" ucap Yuna yang terlihat begitu ketakutan.


"Permisi, Nona Yuna. Aku akan memeriksanya sebentar." ucap Igor dengan raut wajah yang tak kalah panik.


Yuna segera minggir dan berdiri, sementara Igor mulai duduk bersimpuh di dekat tubuh Kagami Jiro yang masih tak sadarkan diri. Kini Igor mulai mengecek penapasan Kagami Jiro dan denyut nadi pada leher Kagami Jiro dengan menempelkan jemari tengah dan jari telunjukknya .


Lalu terakhir Igor mulai memeriksa detak jantung Kagami Jiro dengan meletakkan kepalanya di atas dada Kagami Jiro dan menempelkan telinganya untuk mendengarkan detak jantung Kagami Jiro.


Bonus beberapa foto Wilson :


__ADS_1



__ADS_2