Casanova In Love

Casanova In Love
Rekaman CCTV


__ADS_3

"Kamu pikir aku anak kecil apa?! Mudah ditipu orang lain!!" sungut Yuna setelah ciuman singkat itu berakhir dan Yuna juga melayangkan tinjunya pelan untuk memukul dada bidang Kagami Jiro. "Baiklah, aku pergi. Bye ... bye, Wilson ..."


Yuna mulai meninggalkan mereka berdua dengan senyum lebarnya yang begitu manis, dan tentunya membuat kedua pria ini begitu terpana selama beberapa saat.


"Apa kau benar-benar sudah bosan hidup, Wilson?!" Kagami Jiro yang menyadari jika Wilson juga terpana dengan senyuman Yuna mulai memanas kembali.


"Bukan seperti itu, Tuan. Maaf ..." jawab Wilson yang sedikit meringis karena kepergok oleh Kagami Jiro menatap Yuna cukup lama. "Duduklah, Tuan. Aku sudah mencari dan memeriksa beberapa rekaman CCTV di berbagai tempat. Dan aku sudah menemukan pelaku yang sebenarnya. Bahkan aku juga sudah menemukan dalang dibalik kasus penyerangan tuan Bai Yuan." ucap Wilson mengalihkan pembicaraan.


"Benarkah itu? Lalu siapa orang itu?! Berikan hukuman yang setimpal!! Dia sudah menjebakku dan merusak nama bail Kagami! Aku tak bisadiam saja!" geram Kagami Jiro tak sabara.


"Hhm. Baiklah. Mari ikut bersama denganku, Tuan." kali ini Wilson meminta ijin kepada penjaga itu untuk membawa Kagami Jiro menemui kepala kepolisian Yokohama.


Mereka diijinkan menemui kepala kepolisian Yokohama namun juga dikawal beberapa pengawal kepolisian.


...⚜⚜⚜...


Beberapa rekaman CCTV yang sudah didapatkan oleh Wilson mulai diputar secara berurutan dan terperinci serta disaksikan oleh Wilson, Kagami Jiro, dan beberapa pihak kepolisian.


Setelah beberapa saat akhirnya semua rekaman itu sudah selesai diputar semua. Dan semua pihak kepolisian terlihat begitu merasa bersalah kepada Kagami Jiro hingga beberapa dari mereka tak berani untuk bertatapan langsung dengan Kagami Jiro.

__ADS_1


Sementara Kagami Jiro terlihat masih begitu santai, bersandar di sandaran kursinya dengan kedua tangan yang disilangkannya di depan dada. Sementara kedua kakinya diangkatnya dan diletakkan di atas kursi kosong lainnya.


"Sekarang bagaimana kalian akan menebus semua kesalah pahaman ini padaku? Kalian harus membersihkan namaku, membayar ganti rugi semua biaya pesta pernikahanku, dan kalian harus memberikan hukuman yang setimpal untuk mereka!! Bila perlu penjara seumur hidup atau hukuman mati!! Karena pelenyapan terhadap tuan Bai Yuan adalah sebuah pembunuhan yang sudah direncanakan! Jika sampai kalian tidak bisa mengatasinya dengan baik, maka jangan salahkan aku jika aku akan menanganinya sendiri dengan lebih keji!!" tandas Kagami Jiro dengan begitu tegas dan membuat semua orang yang sedang berada di dalam ruangam itu bergidik ngeri, kecuali Wilson yang memang sudah memahami dan mengenal Kagami Jiro cukup lama.


"Baiklah, Tuan Kagami Jiro. Kami akan melakukan semua yang tuan perintahkan dengan baik. Dan kami ... akan mengganti biaya pernikahan itu." ucap lepala kepolisian itu meski dengan berat hati.


Karena semua biaya anggaran untuk pesta pernikahan Kagami Jiro dan Yuna di Palace Hotel Tokyo pastinya akan menguras cukup banyak uang! Dan sebenarnya itu cukup membuat kepala polisi itu cukup pusing dan kebingungan.


...⚜⚜⚜...


Investigation room


Bahkan wanita paruh baya dengan gaya penampilannya yang begitu modis, stylist, fashionable dan make up yang super tebal itu sebenarnya menolak keras untuk mendatangi kantor polisi untuk melakukan pemeriksaan.


Maka dari itu pihak kepolisian bersikeras dan sudah bersusah payah untuk tetap membawanya meskipun mereka mendapat makian dan pukulan-pukulan maupun cakaran-cakaran dari wanita paruh baya itu.


Beberapa aparat kepolisian yang kebetulan mendapatkan tugas untuk menjemput wanita paruh baya itu kebetulan memiliki kesabaran ekstra hingga berhasil membawa wanita paruh baya itu hingga sampai ke ruang inversigasi.


"Dasar kalian semua memang tak memiliki hati nurani sama sekali!!" geram wanita paruh baya itu terlihat begitu emosi. "Suamiku baru saja meninggal karena dibunuh oleh Kagami Jiro! Namun mengapa kalian malah membawaku kesini untu pemeriksaan?! Apa kalian tidak tau siapa aku?! Aku bisa membuat kalian semua kehilangan pekerjaan kalian hanya dalam sekejap saja!!" imbuh wanita paruh baya itu mulai menyapu meja di hadapannya dengan kedua tangannya dan membuat semua benda yang pada awalnya sudah tersusun dengan rapi di atas meja kini menjadi berantakan begitu saja.

__ADS_1


SRRAKKK ...


KLANNGG ...


"Nyonya tenanglah. Kami sangat memahami bagaimana perasaan anda saat ini karena nyonya baru saja kehilangan seorang suami. Namun nyonya Bai Mei harus mengetahui sesuatu jika ..." ucap salah satu petugas introgasi masih dengan sangat sabar dan belum sempat melanjutkan ucapannya dengan sempurna karena tiba-tiba saja petugas introgasi lainnya kini memotong ucapannya dengan sangat tegas bahkan terkesan sedang memojokkan wanita paruh baya yang tak lain adalah Bai Mei yang bahkan masih lengkap mengenakan pakaian serba hitam.


"Sudahlah tidak perlu basa-basi lagi, Chen!" potong salah satu petugas introgasi mulai melakukan sesuatu dengan laptopnya. "Nyonya Bai Mei. Aku ingin bertanya beberapa hal kepadamu, dan aku ingin nyonya segera menjawab pertanyaanku dengan benar!"


"Apa?? Apa kamu sedang mencurigaiku?" Bai Mei berdecit dan tersenyum kecut menatap remeh petugas introgasi itu. "Suamiku baru saja meninggal karena diserang oleh Kagami Jiro ketua Doragonshadou! Dan saat ini kalian malah sibuk mencurigaiku?? Dasar tak berguna!!" sungut Bai Mei masih begitu angkuh.


"Nyonya sebaiknya nyonya melihat semua rekaman video ini terlebih dahulu ..." ucap salah satu petugas introgasi lalu berniat untuk mulai memutar sebuah video.


"Video apa? Sudah sangat jelas bukan jika pelaku yang tertangkap saat itu adalah Kagami Jiro!! Sudahlah! Aku tak punya cukup waktu! Aku masih sedang berkabung saat ini!" Bai Mei berniat bangkit dari tempat duduknya untuk meninggalkan ruangan introgasi, namun dengan cepat dua orang petugas kepolisian di belakangnya menahannya dan membuatnya terduduk kembali dengan menekan bahu Bai Bei.


"Kalian sungguh berani kepadaku? Dasar tak tau diri!!" geram Bai Mei kembali semakin memuncak amarahnya karena merasa tidak dihargai.


"Nyonya Bai Mei! Sebaiknya nyonya duduk dan diam! Saksikan semua video ini!" ucap petugas introgasi menandaskan dengan sangat tegas. "Jika nyonya Bai Mei mempersulit tugas kami, maka kami tak akan segan dengan memakai kekerasan!" ancamnya lagi dengan suara yang lebih melengking dan menakutkan, yang kali ini sedikit membuat Bai Mei beringsut.


Tak ada pilihan lain, akhirnya Bai Mei mulai mengalihkan pandangannya menatap beberapa rekaman CCTV yang sudah dijadikan menjadi satu secara beruntun.

__ADS_1


Sepasang mata Bai Mei kini mulai membelalak lebar, seakan Bai Mei masih tak percaya dan sangat terkejut bukan main setelah menyaksikan rekaman CCTV di beberapa lokasi yang sudah digabungkan menjadi satu dan beruntun itu. Kedua jemarinya mulai membungkam mulutnya yang kini juga sudah terbuka cukup lebar.


__ADS_2