Casanova In Love

Casanova In Love
Master of Blackjack Player


__ADS_3

"Baiklah! Hit!" ucap Yukimura dengan begitu mantap sambil menatap tumpukan kartu di hadapan Mandy tanpa terlepas sedetikpun.


Jika perkiraanku benar, makan kartu yang berada di tumpukan paling atas adalah memiliki nilai 3. Sisi ujung belakang sebelah kanan dari kartu itu sedikit kotor karena tanganku yang terkena sedikit minyak ketika menikmati makanan di kafe tadi dan aku tidak mencucinya dengan cukup bersih. Hhm ...


Batin Yukimura masih menatap tumpukan kartu itu hingga Mandy mulai memberikan sebuah kartu untuk Yukimura.


"Silakah, Tuan Yukimura." ucap Mandy dengan ramah sambil menyodorkan sebuah kartu untuk Yukimura.


Yukimura mulai meraih kartu itu dan membukanya perlahan, dan itu membuat Kagami Jiro yang sedang duduk di sebelahnya juga begitu tegang.


Namun kini kedua mata Kagami Jiro dibuat membelalak seketika saat menyaksikan sebuah kartu bergambar beberapa hati di dalamnya.


Fatastis! Mengapa aku tak menyadari kehebatan Yukimura saat bermain kasino blackjack selama ini? Dia sangat keren dan memiliki strategi yang hebat! Aku sampai tak percaya jika dia bisa mendapatkan angka yang begitu tepat dan keren seperti ini disaat-saat terakhir yang begitu mendebarkan seperti ini. Kini Yukimura mendapatkan 3 hati, dan sempurna memiliki blackjack! Fantastis!


Batin Kagami Jiro yang masih membelalak dan akhirnya mulai tersenyum lebar dan menepuk bahu Yukimura dengan cukup keras.


"Bingo!" Yukimura tersenyum penuh kemenangan dan mulai membuka kartu-kartu miliknya itu dan seketika membuat Sam dan Mandy begitu terkejut dan sedikit membelalak.


"Apa? Blackjack?" ucap Sam hampir tidak percaya.


"Yeap. Berapa angka kartu kalian?" ucap Yukimura dengan santai.


Sam mulai membuka kartunya dan kartu-kartu itu menunjukkan nilai 20. Sementara kartu-kartu sang dealer menunjukkan 20 juga.


"Gyahahaha ... aku menang lagi! Ini semua milikku!!" Yukimura tertawa lepas dan mulai meraup kembali semua uang itu dari hadapan Sam.


"Baiklah! Ayo main lagi! Kau pasti hanya sedang beruntung saja!" tandas Sam dengan wajahnya yang begitu kesal. "Mandy! Kocok dan bagikan kartunya lagi!" perimtah Sam tak sabaran.


"Siap, Tuan Samuel!" sahut mandi lalu mulai merapikan kartu-kartu itu dan mulai mengocoknya kembali.

__ADS_1


Permainan itu terus saja berlanjut hingga Yukimura memenangkan semua permainan itu sudah hampir 8 kali. Dan dari setiap permainan ke permainan berikutnya, mereka selalu bertaruh dengan nominal yang lebih tinggi dan lebih tinggi lagi.


Setelah beberapa saat bermain, Sam sudah begitu emosi karena selalu saja kalah dari Yukimura. Bahkan kini semua uang yang dibawanya sudah habis dalam hitungan menit saja.


.


.


.


.


.


"Ti-tidak mungkin! Ini tidak mungkin!" ujar Sam begitu tak percaya karena lagi-lagi Yukimura memenangkan permainan itu lagi dengan nilai yang begitu fantastis!


Bahkan Mandy juga hampir saja tidak percaya dengan apa yang dilihatnya hari ini. Seorang yang baru saja main di tempat kasino seperti Yukimura itu bisa begitu handal dan sudah seperti seorang profesional saja ketika memainkan sebuah permainan kasino blackjack!


"Bagaimana aku bisa curang? Coba jelaskan padaku! Sedangkan daritadi kau juga berada di hadapanku bukan?! Jika tak percaya putar rekaman CCTV saja agar kau bisa menjelaskan padaku bagian mana dariku yang kau sebut dengan istilah curang!" tantang Yukimura masih berusaha bersikap dengan tenang dan wajar.


"Tidak ... tidak! Kau pasti curang! Kalau tidak, kau pasti sudah menyuap dealer Mandy! Kalian sudah sangat dekat bukan?!" tuduh Sam masih tidak puas untuk menerima kekalahannya.


"Aku bahkan baru mengenal Mandy hari ini. Dan bukankah kau yang memilih dealer Mandy untuk mejadi dealer dari permainan kita hari ini? Apa kau lupa itu, Sam?" Yukimura menyilangkan kedua tangannya dan masih terlihat begitu santai.


"Sialan! Aku tidak tau trik apa yang sedang kau gunakan untuk mengelabuhiku saat ini, namun satu hal yang aku tau! Kau pasti sudah berbuat curang! Sekarang kembalikan semua uangku, Brengsek!" Sam mulai menarik kerah pakaian Yukimura dan sudah terlihat begitu emosi.


"Apa kau bilang?" Yukimura mengernyitkan keningnya menatap Sam yang sudah berada di hadapannya.


"Kembalikan semua uangku atau aku akan melaporkan kalian yang curang ini! Kalian pasti sengaja ingin menipu dan memerasku bukan?!" tuduh Sam lagi yang masih begitu ngotot.

__ADS_1


Yukimura tersenyum tipis dan begitu samar mendengar ucapan dari Sam.


"Kau yang menantang kami untuk bermain kasino blackjack. Dan saat kau kalah kau kalah dari kami, kau malah menuduh kami sudah berbuat curang padamu? Dan sekarang kau malah mau merampas uang kami begitu saja?" Yukimura memiringkan dan mendekatkan wajah sangarnya mendekati Sam dan mulai menatapnya dengan tajam karena tidak terima dengan perlakuan Sam.


Kagami Jiro yang menyaksikan mereka masih terlihat begitu santai, duduk bersandar dan menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.


"Itu uangku! Kalian sudah menipuku! Kembalikan semua uangku!" hardik Sam semakin menarik kerak pakaian Yukimura.


"Kau mau merampas uangku ya saat ini?"


"Itu uangku! Itu semua uangku! Cepat kembalikan semuanya! Atau kalian akan menyesalinya karena sudah berusaha untuk mencurangiku!"


"Bagaimana jika aku tak mau mengembalikannya? Apa yang akan kau lakukan seorang diri?" tantang Yukimura.


"Aku akan memanggil anak buahku dan memberikan kalian pelajaran!"


"Ya sudah panggil saja mereka semua kesini! Jangan salahkan aku jika nyawa mereka melayang seketika!" ucap Yukimura menghempaskan tangan Sam dengan kasar dan mulai merapikan kerah pakaiannya kembali.


"Baiklah! Aku akan memanggil mereka! Awas saja jika kalian berani melarikan diri!" Sam mulai berbalik dan melenggang meninggalkan mereka.


"Jiro. Bagaimana ini?!" tanya Yukimura menatap Kagami Jiro yang masih duduk dengan santai dan sudah menikmati sepuntung rokok.


"Kemasi semua uangmu dan kita segera kembali! Aku tak punya banyak waktu untuk meladeni cecunguk ini." kini Kagami Jiro mulai bangkit dan mengambil beberapa lembar uang hasil dari permainan Yukimura hari ini.


"Okay, Jiro!" sahut Yukimura lalu meraup semua uang itu dan memasukkannya pada sebuah tas kecil.


"Mandy. Ini untukmu. Jika Samuel membuat masalah lagi, hubungi saja Doragonshadou terdekat. Katakan aku yang menyuruhnya. Maka mereka akan segera datang kemari!" ucap Kagami Jiro memberikan beberapa lembar uang untuk Mandy lalu mulai berbalik dan melenggang kembali.


"Baik. Terima kasih, Tuan." sahut Mandy mebungkukkan badannya.

__ADS_1


Kagami Jiro mulai melenggang dan diikuti oleh Yukimura di belakangnya. Namun baru beberapa langkah meninggalkan tempat itu, sudah ada beberapa orang pria yang menghadang mereka berdua.


Mereka membawa beberapa senjata tajam seperti katana, pisau lipat, tongkat pemukul besi bahkan, senjata api.


__ADS_2