
Kagami Jiro terdiam selama beberapa saat, dan hanya menatap Yuna untuk mulai memahami ucapan dari Yuna.
"Apa itu artinya kamu sedang hamil, Yuna?" ucap Kagami Jiro menyimpulkan setelah beberapa saat mendengarkan penjelasan dari Yuna.
Yuna yang masih memasang senyum manis pada wajah ayunya itu lalu mulai mengangguk pelan untuk mengiyakan pertanyaan dari sang suami.
"Hhm. Kata dokter aku hamil. Dan saat ini usia kandungannya saat ini adalah 6 minggu, Jiro." ucap Yuna dengan wajahnya yang berbinar namun juga masih terlihat sedikit malu.
Kagami yang mendengarkan jawaban dari Yuna kini mulai tersenyum lebar dan wajahnya seketika terlihat begitu berseri, hingga akhirnya Kagami Jiro mulai memeluk erat Yuna saling bahagianya.
"Ahh ... aku tidak mengira jika junior kita akan hadir secepat ini, Yuna. Rasanya masih sedikit tidak percaya dan seperti mimpi saja." ucap Kagami Jiro dengan nada bicara begitu bahagia.
"Iya, aku juga tidak mengira akan secepat ini. Tapi ibu mengajakku ke dokter spesialis kandungan untuk melakukan lemeriksaan **u**ltrasonography, dan ini adalah hasilnya." kali ini Yuna mulai memberukan sebuah amplop berwarna putih untuk Kagami Jiro.
Kagami Jiro segera melepaskan pelukannya dan mulai menerima amplop putih dari Yuna. Perlahan Kagami Jiro mulai mengeluarkan beberapa foto berwarna abu-abu dan tentunya sangat tidak dipahami oleh Kagami Jiro.
Dan tentunya hasil foto dari teknik pemeriksaan ultrasonography yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menampilkan gambaran bagian dalam tubuh, dan bisa mengetahui kondisi dan tumbuh kembang janin dalam kandungan itu sangat tidak dipahami oleh Kagami Jiro.
__ADS_1
"Sayang, mengapa fotonya begitu gelap dan hanya berwarna abu-abu dan hitam saja? Apakah peralatan pemeriksaan dokter itu sedang rusak saat memeriksamu?" sebuah pertanyaan dari Kagami Jiro yang terdengar begitu konyol namun lucu itu sukses membuat Yuna tertawa renyah di malam yang sudah cukup larut ini.
"Hasil dari pemeriksaan ultrasonography memang gambarnya seperti ini, Jiro. Jujur saja aku juga baru pertama kali melihatnya secara langsung." Yuna masih menyauti dengan tawa kecil dan mulai menatap foto itu kembali untuk menjelaskan sesuai yang dia tau.
Dan sebenarnya Yuna juga baru saja sedikit memahaminya dari sang dokter, saat beberapa saat yang lalu mulai memeriksa kehamilannya.
"GA atau gestational age yang tertera dalam foto USG ini berarti menunjukkan perkiraan umur kehamilan yang diukur berdasarkan panjang tungkai kaki, tungkai lengan, diameter kepala, hingga perkembangan organ tubuh janin. Dan kata dokter usia kehamilanku saat ini adalah 6 minggu." ucap Yuna menjelaskan sedikit yang dia tau.
Kagami Jiro juga melihat dan mengamati bagian foto itu yang sedang dijelaskan oleh Yuna, namun sesekali Kagami Jiro juga mengusap lembut perut Yuna yang masih datar dengan begitu hangat.
"Sayang, mengapa ini ada 2 lingkaran yang tak beraturan?" tanya Kagami Jiro karena melihat ada 2 buah kantong janin di dalam foto hasil dari ultrasonography itu.
Kali ini Kagami Jiro tak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya ini. Dengan hati yang masih berbunga-bunga dan disempurnakan dengan wajahnya yang semakin berbinar ketika mengetahui jika dia akan memiliki 2 anak kembar sekaligus, seperti keiingan Aiko untuk memiliki cucu kembar sekaligus.
Dan kebahagiaan ini tentu saja juga begitu dirasakan oleh keluarga besar Kagami dan juga keluarga Inukai. Karena mereka akan segera memiliki 2 cucu kembar sekaligus.
"Lalu bayi kita perempuan apa laki-laki, Sayang?" tanya Kagami Jiro tak sabaran dan sudan sedikit menunduk untuk mengusap perut Yuna dan sesekali menciumnya saking bahagianya.
__ADS_1
Lagi-lagi pertanyaan dari Kagami Jiro membuat Yuna tertawa kecil kembali. Bagaimana tidak lucu? Disaat usia janin masih 6 minggu, alat caanggih mana yang bisa mengetahui jenis kelamin dari janin tersebut?
Sungguh seorang genius seperti Kagami Jiro mengapa bisa mengucapkan kalimat tanya seperti itu disaat ini? Bahkan saat ini janin masih belum terbentuk dengan sempurna. Bentuk janin pada usia ini masih sebesar kacang polong dengan ukuran panjang sekitar 2 mm hingga 5 mm dari puncak kepala hingga pantaat.
"Jiro. Untuk mengetahui jenis kelaminnya maka kita harus menunggu antara minggu ketujuh dan ke-12 usia kehamilan. Fondasi organ **** janin akan terus berkembang. Sekitar minggu kesembilan, alat kelamin bayi laki-laki akan memulai mengalami proses menjadi laki-laki. Punggung genital mulai memanjang sekitar minggu kesembilan untuk membentuk jenis kelamin bayi laki-laki. Sementara pada anak perempuan, perkembangan organ **** eksternal cukup statis sepanjang waktu. Dan ovarium juga akan muncul sekitar minggu ke-11 sampai ke-12 masa kehamilan. Seperti itu yang dokter kandungan jelaskan kepadaku dan ibu tadi sore." jelas Yuna lagi. "Dan tiga bulan pertama adalah masa kehamilan yang paling rentan, karena masa-masa itu adalah masa pembentukan organ utama dari janin."
"Oh, begitu ya. Padahal aku sangat tidak sabar ingin segera mengetahuinya." Kagami Jiro menyauti masih dengan wajah yang begitu berbinar dan kembali mengecup lembut perut Yuna.
"Apapun itu, yang aku harapkan mereka berdua selalu sehat di dalam rahimku." ucap Yuna tanpa sadar mulai mengusap lembut rambut Kagami Jiro yang kepalanya masih di atas pangkuannya karena Kagami Jiro masih ingin mengusap dan menciumi perut Yuna.
"Kamu benar sekali, Yuna. Asalkan mereka selalu sehat, maka itu sudah lebih dari cukup. Dan tentu saja ibunya juga harus selalu sehat." kali ini Kagami Jiro mulai duduk kembali dan menatap lekat Yuna. "Besok jangan pergi bekerja dan jangan pergi ke kampus dulu. Selama 3 bulan ini kamu tidak boleh terlalu lelah. Dan kamu harus banyak beristirahat." imbuh Kagami Jiro mulai mengatur Yuna kembali karena terlalu mengkawatirkan Yuna dan calon kedua buah hatinya.
"Tap-tapi ... aku tidak mungkin hanya di rumah saja bukan selama 3 bulan?" sela Yuna kurang sependapat dengan keputusan dari Kagami Jiro.
"Bukankah kamu sendiri yang mengatakan jika masa 3 bulan pertama adalah masa yang paling penting, Sayang? Dan kamu juga tidak boleh kelelahan saat masa itu."
"Tapi bukan berarti aku hanya berdiam diri di rumah selama 3 bulan, Jiro." ucap Yuna begitu memelas. "Aku masih bisa kuliah dan bekerja kok. Bahkan pekerjaanku tidak berat."
__ADS_1
"Tidak boleh! Aku akan selalu memberikan yang terbaik untuk kamu dan calon bayi kita. Aku akan mengurus cuti selama 3 bulan untukmu. Dan kamu tidak boleh melawannya lagi kali ini." ucap Kagami Jiro kembali memutuskan.