Casanova In Love

Casanova In Love
Pertarungan Di Atas Speed Boat


__ADS_3

Sore ini terlihat keempat pria dengan gaya santai dan kasual tengah menuju ke sebuah pantai untuk menikmati keindahan sore itu di kota Macau, Hongkong. Kali ini mereka mendatangi Black Sand Beach. Pantai terbesar dan paling terkenal di Macau.


Keempat pria itu adalah Kagami Jiro, Igor, Wilson, dan Sean. Igor dan Sean memutuskan hanya untuk duduk bersantai di kursi pantai berwarna putih kebiruan untuk menikmati keindahan pantai itu yang sebenarnya terasa begitu dingin dan membeku.


Sementara Kagami Jiro dan Wilson memutuskan untuk bersenang-senang di perairan laut dengan memakai speed boat /perahu motor.


Sebuah T-shirt lengan pendek berwarna hitam melekat pada tubuh atletis Kagami Jiro dan terlihat begitu press body. Namun dia juga mengenakan sebuah kemeja lengan pendek longgar berwarna putih, dan membiarkannya semua kancingnya terbuka begitu saja. Pakaian itu dia padankan dengan celana santai yang sedikit longgar berwarna putih.


Pakaian itu melambai-lambai terkena terpaan angin laut yang cukup kencang. Bahkan terlihat rambut Kagami Jiro juga melambai-lambai karena angin di musim dingin yang begitu membekukan. Sebuah kacamata dengan lensa kecoklatan juga sudah bertengger dengan manis di atas tulang hidungnya yang menawan.


Sedangkan Wilson terlihat mengenakan sebuah kemeja longgar berwarna hitam dan bergambarkan dengan bunga sakura putih. Pakaian itu dia padankan dengan sebuah celana santai longgar selutut berwarna putih.


Kedua pria yang sedang berada di atas speed boat itu terlihat begitu memukau dan sangat menawan. Parasnya yang tampan dan rupawan, ditambah lagi dengan aksinya yang sungguh menakjubkan di atas lautan itu pastinya akan membuat siapa saja takjub dan tersihir saat melihatnya, terutama para wanita.


Speed boat itu bisa bergerak dengan sangat lincah dan leluasa, meski hanya dipakai untuk bersenang-senang atau untuk menempuh sebuah tempat. Seperti namanya, speed boat selaras dengan kecepatan yang dihasilkan. Didesain dengan bentuk aerodinamis sehingga dalam lajunya bisa mengurangi hambatan yang ditimbulkan oleh pergerakan angin.


Namun tiba-tiba saja keseruan ini harus berakhir ada ada hama yang berusaha untuk mengganggu mereka berdua saat ini. Ada tiga buah speed boat berwarna merah yang dikendarai oleh orang asing dengan memakai masker bercorak tengkorak tiba-tiba mulai mendekati speed boat yang dinaiki oleh Kagami Jiro dan Wilson.


Masing-masing dari speed boat musuh itu dinaiki oleh 2 orang pria bermasker. Jadi saat ini mereka ada ber-enam dan sudah berhasil mengepung Kagami Jiro dan Wilson yang masing-masing dari mereka mengendarai speed boat mereka masing-masing.

__ADS_1


Salah satu musuh yang berada pada posisi di belakang si pengemudi speed boat, kini mulai mengeluarkan sebuah senjata api dan berusaha untuk membidik Wilson.


Tar ...


Tembakan itu meleset dan tidak mengenai Wilson, karena Wilson dengan cepat mengubah laju speed boat-nya sedikit ke arah kiri hingga menabrak speed boat milik musuh lainnya hingga membuat kedua speed boat itu sempat hilangan keseimbangannya dan membuat Wilson hampir saja terjatuh ke lautan.


Namun dengan cepat Kagami Jiro sedikit memiringkan laju speed boat yang sedang dia kendarai dan berhasil meraih tangan Wilson, sehingga Wilson kini mulai berada di dalam satu speed boat bersama Kagami Jiro.


Kagami Jiro menambah laju kecepatan speed boat dan mengendarainya dengan berkelok-kelok agar para musuh kesulitan saat berniat untuk membidik mereka.


TAR ... TAR ... TAR ...


Beberapa peluru melesat dari senapan api para musuh, namun selalu saja gagal untuk mengenai Kagami Jiro maupun Wilson.


"Aku juga tidak tau, Tuan! Namun dugaanku ada tiga. Antara Death eyes, anak buah Samuel, atau justru anak buah si tua Lun!" sahut Wilson yang sesekali mengamati mereka yang masih berusaha untuk mengejar Kagami Jiro dan Wilson.


"Siapapun mereka, sebaiknya kita segera membereskannya!" tandas Kagami Jiro dengan tegas. "Namun, saat ini aku meninggalkan senjata apiku bersama Igor. Bagaimana denganmu?"


"Aku selalu membawanya bersamaku, Tuan!" jawab Wilson dengan penuh percaya diri dan mulai mencari senjata api yang dia simpan di tempat khusus dan biasanya digantungkan di sisi samping agak depan pada bagian celanannya.

__ADS_1


Namun sepertinya Wilson tidak menemukan senjata api miliknya setelah mencarinya, "Tuan maaf. Sepertinya senjata apiku terjatuh saat aku hampir saja terjatuh tadi." gumamnya pelan.


"Haishh ... baiklah! Tak ada pilihan lain! Sekarang kau yang kemudikan speed boat ini! Aku akan melompat ke salah satu speed boat mereka, untuk merebut senjata api milik mereka."


"Tapi, Tuan. Itu sangat bahaya. Ada 3 orang yang sedang membawa senjata api. Saat kita berada di dekat mereka, maka mereka akan lebih mudah untuk membidik kita." celutuk Wilson yang saat ini mulai bertukar posisi dengan Kagami Jiro untuk mengemudikan speed boat itu.


"Kau ini benar under boss dari Doragonshadou bukan?! Mengapa mengatasi hal seperti ini saja sangat ragu dan takut? Apa perlu aku mencarikan orang untuk menggantikan posisimu?!" lagi-lagi Kagami Jiro mulai menggunakan cara licik dan tegas itu untuk menggertak bawahannya.


Padahal sebenarnya Kagami Jiro tak akan pernah melakukan itu. Itu hanyalah omong kosong saja. Mencari orang yang kuat, cerdas, cerdik, dan bisa dipercaya tidaklah mudah. Apalagi Wilson hampir saja memiliki semua itu pada dirinya.


"Baiklah, Tuan. Maafkan aku. Aku akan melakukan yang terbaik!" ucap Wilson dengan sangat serius dan tegas.


Kini Wilson mulai memiringkan untuk sedikit memutar arah laju dari speed boat yang sedang dikendarainya.


"Tetaplah berhati-hati dan selalu bersiaga saat mengemudikan speed boat ini saat aku tak bersamamu! Aku akan berusaha melakukannya dan membereskan mereka dengan cepat." ucal Kagami Jiro mulai berdiri dan menghadap ke belakang membelakangi Wilson yang masih mengemudikan speed boat putih bersinar itu.


"Dipahami, Tuan!" jawab Wilson dengan tegas dan cukup keras karena angin laut yang menerpa seluruh tubuh mereka saat ini begitu kencang, hingga membuat suara mereka begitu samar.


Salah satu dari musuh itu kini mulai berusaha untuk membidik Kagami Jiro yang sudah berdiri dengan tegap di atas speed boat itu. Gerakan dari tangannya semakin dalam untuk menarik pelatuk itu. Hingga akhirnya Kagami Jiro dengan cepat menghempaskan sebuah shuriken yang ternyata sudah dia siapkan dan kini sudah dia jepit diatara jemari tengah dan jari telunjukknya.

__ADS_1


SRRTT ...


Shuriken itu tepat mengenai jari telunjuk kanan musuh yang sudah bersiap untuk menarik pelatuk itu, sehingga serangannya tergagalkan begitu saja dan senjata api itu terjatuh begitu saja.


__ADS_2