
Sebuah drone DJI Mavic Mini Fly More Combo terlihat selalu mengitari markas Doragonshadou klan Nagano. Sedangkan dua orang pria terlihat selalu mengawasinya dari sebuah ruangan melalui sebuah monitor berukuran 23 inchi. Selain itu, ada juga beberapa monitor lainnya yang digunakan untuk memantau rekaman CCTV.
Sesekali pria itu tertidur karena begitu mengantuk, namun keduanya saling bekerja sama dan saling bergantian untuk tetap berjaga.
DJI Mavic Mini Fly More Combo adalah salah satu drone terbaik untuk fotografi yang dimiliki Doragonshadou saat ini. Dengan desain body compact yang ringan, drone ini juga memiliki stabilitas yang konstan.
Drone ini memiliki Optical Flow Stability dalam pengambilan gambar maupun videonya yang cukup baik. Apalagi remotenya yang fleksibel karena bisa menggunakan smartphone sendiri maupun remote controller bawaan.
Drone ini juga dilengkapi dengan tambahan fitur GPS dan GPS follow yang selalu mudah untuk dicari dan mengikuti selagi berjalan. Dengan konektivitas sinyal wifi dalam mengirimkan live view ke remote control yang akan ditampilkan lewat smartphone yang terhubung lewat kabel remote.
Dengan sistem kontrol yang presisi dengan penerbangannya yang begitu sangat stabil di udara sehingga mengendalikannya jadi lebih mudah tanpa takut hilang kendali. Apalagi mode POV yang seru dalam menggunakan smartphone dan headset virtual reality (VR).
"Tidak ada yang mencurigakan." gumam salah satu dari pria itu.
"Kau benar. Tapi sejak kapan ada tikus yang berjalan seperti itu?" ucap salah satu pria lainnya sambil mengawasi layar kecil di hadapannya itu.
"Ada apa? Apa yang salah dengan tikus itu?" kini pria satunya mulai bergeser dan mulai mengamati salah satu monitor yang sedang menangkap beberapa tikus yang berjalan tidak seperti biasaanya.
Tikus itu hanya berjalan lurus dan begitu pelan, dan sepertinya kedua pria ini segera bangkit dan mulai terlihat panik.
"Oh sial!! Mereka mengirimkan tikus bom!" celutuk salah satu pria itu sambil menggebrak mejanya. "Tutup semua pintu, dan jangan sampai hewan pengerat berisi bom itu memasuki markas! Hubungi yang lainnya juga soal ini! Jika tidak berhati-hati, tikus bom itu akan meledak begitu saja!" imbuhnya memerintahkan rekan kerjanya.
Yeap , ide sebuah senjata rahasia dengan menggunakan tikus bom sepertinya sudah tidak menjadi rahasia umum lagi. Bahkan kini tidak hanya digunakan oleh Doragonshadou saja, namun ternyata Death eyes juga menggunakan senjata semacam ini.
Perakitan senjata rahasia tikus bom dilakukan dengan cara menggunakan tikus yang sudah mati dan dimasukkan bom plastik ke dalam tubuh tikus tersebut. Asumsi pihak-pihak itu akan menggunakan dan memasukan tikus-tikus yang sudah mati ini ke ruang boiler (ketel uap) di kereta, pabrik atau pembangkit listrik, ataupun untuk penyerangan.
Ketika ada orang yang berusaha untuk membuang tikus tersebut, maka bom di dalam tubuh pengerat tersebut akan meledak begitu saja secara otomatis. Jadi hampir serupa cara bekerjanya dengan ranjau darat.
__ADS_1
Karena tubuh tikus-tikus itu begitu kecil, maka peledak yang dimasukkan juga tidak bisa besar, namun bila meledak di ruang boiler maka efeknya akan cukup dahsyat.
"Amankan ruangan boiler!" perintah pria itu lagi yang masih terus mengawasi monitor-monitor kecil di hadapannya.
"Yeap!" pria satunya menyauti dan mulai menghubungi beberapa orang.
Beberapa tikus itu kini sudah mulai menyebar di berbagai tempat dan semakin mendekati markas klan Nagano.
Sementara itu ...
"Tuan, Jiro! Mereka mengirimkan beberapa tikus bom dan mulai mendekati markas klan Nagano!" ucap Igor kepada Kagami Jiro yang kini sedang bersama Shota dan juga pemimpin klan lainnya di ruangan khusus.
"Tikus bom?" Kagami Jiro mengkerutkan keningnya mendengarkan laporan dari Igor. "Bahkan mereka juga memiliki senjata rahasia seperti kita?" imbuhnya hampir saja tidak percaya.
"Benar sekali, Tuan." Igor menyauti dengan nada rendah.
"Membiarkannya berkeliaranpun juga akan sangat berbahaya!" sahut Toda, pemimpin klan wilayah Niigata.
"Benar sekali. Apalagi jika hewan pengerat yang sudah diisi oleh bom itu memasuki ruangan boiler!" imbuh Afito pemimpin klan wilayah Toyama.
"Selama ini kita belum pernah mengalami hal semacam ini. Karena selama ini hanya kita yang mempunyai senjata rahasia itu." gumam Hiruma, pemimpin dari klan wilayah Fukui yang terkenal begitu cerdik.
"Hanya ada satu cara!" gumam Kagami Jiro masih dengan kening berkerut dan sedikit mengusap dagunya. Kemudian Kagami Jiro mulai menatap keempat pemimpin klan itu secara bergantian hingga akhirnya mulai mengatakan rencananya.
...⚜⚜⚜...
Beberapa rekanan / bawahan paling dasar mulai melakukan sebuah tugas yang baru saja diperintahkan secara langsung oleh pemimpin utama Doragonshadou, Kagami Jiro.
__ADS_1
Mereka ditugaskan dengan sangat hati-hati untuk masing-masing mengurus dan mengamankan seekor tikus bom dengan cara mengaitkan sebuah benang kecil, lalu perlahan mulai menarik dan menggiringnya menuju suatu tempat yang jauh dari pemukiman warga.
Yeap, mereka menggiring segorombolan hewan pengerat yang sudah dirakit dengan bom itu dengan begitu alami dan tidak kentara jika ada sebuah pemaksaan pergerakan. Sehingga pergerakannya tidak akan langsung terdeteksi untuk mengaktifkan rancau darat itu.
Para rekanan / bawahan dasar itu melakukan tugas kali ini dengan sangat hati-hati dan kali ini Kagami Jiro akan memberikan intensif dan bonus yang cukup besar untuk para bawahan dasar itu, terlebih bagi mereka yang sudah berhasil melakukan tugasnya dengan cukup baik.
Para rekanan / bawahan paling dasar itu menggiring tikus-tikus bom itu hingga ke jurang di jalanan yang berliku-liku di Karuizawa hingga akhirnya para bawahan paling dasar itu mulai membuang tikus-tikus bom itu di jurang itu dan seketika beberapa ledakan yang cukup besar terjadi di sana.
DUUAARR ...
BBUUMM ..
DUUARR ...
Ledakan demi ledakan terjadi dan saling bersahutan satu sama lain memecah keheningan malam di jurang di jalanan berliku Karuizawa yang begitu dingin dan mencekam.
Setelah itu para bawahan paling dasar yang kira-kira berjumlah 50 orang itu segera bergegas untuk kembali ke markas klan Nagano, namun di pertengahan tiba-tiba mereka dihadang oleh beberapa orang yang berjumlah cukup banyak juga. Mungkin berjumlah sekitar 45 orang.
Para penghadang itu mulai menyerang para rekanan dasar klan Nagano hingga seketika mereka semua tewas seketika. Karena tingkatan bawahan paling dasar / rekanan di Doragonshadou memang tidak sekuat tingkatan di atasnya.
Dengan cepat para penghadang itu segera mengambil beberapa identitas anggota Doragonshadou klan Nagano dan memakainya untuk melakukan penyamaran. Bahkan mereka juga mengenakan masker kain bercorak army yang tadinya dipakai oleh rekanan Doragonshadou.
BBRRUUGGHH
BLANNGG
KKRREEKK ...
__ADS_1
Dengan mudahnya mereka membuang mayat-mayat rekanan Doragonshadou ke dalam jurang itu, dan mulai menjalankan rencana berikutnya.