Casanova In Love

Casanova In Love
Mengalah Untuk Menang


__ADS_3

Hmm ... 3 spade ya. Berarti aku masih mempunyai nilai 14. Masih cukup aman untuk memilih hit. Meskipun presentase kemenangan hanya 80 persen. Namun itu sudah cukup bagus!


Batin Wilson masih dengan berhati-hati. Sean yang berdiri di belakang Wilson menyilangkan kedua tangannya di depan dada bidangnya dan selalu mengawasi permainan ini, khawatir jika Samuel akan berbuat curang kembali.


"Aku memilih stand!" ucap Samuel dengan penuh percaya diri.


Wah ... wah ... Samuel rupanya tipe orang yang sudah cukup merasa cepat puas dan takut untuk bergerak lebih dengan mempertaruhkan sesuatu dengan presentase kemenangan yang kecil. Tidak menarik! Apa aku sengaja mengalah dulu saja ya, agar dia bersemangat kembali dan mempertaruhkan lebih banyak uang lagi ya? Hhm ... boleh juga. Karena saat aku mengganti dealer itu, dia hanya berani bertaruh dengan nominal uang yang terlalu kecil. Cih ... dasar.


Batin Wilson mulai memutar otaknya, agar Samuel mulai bertaruh dalam jumlah yang besar dan membuat Samuel terpancing agar mulai menggerakkan Rie Fu. Disaat itulah Sean dan Wilson akan mulai menjadikan mereka berdua kambing hitam dalam kerusuhan yang terjadi di kasino ini.


"Hit! Caroline, berikan satu kartu lagi untukku!" perintah Wilson sedikit melirik Samuel yang masih terlihat menatap kartu-kartu miliknya.


"Okay, Sir." Carolina mulai memberikan sebuah kartu untuk Wilson.


Wilson mulai mengambil kartu itu dan menyusunnya bersama ketiga kartu miliknya. Pandangannya mulai menuruni kartu yang baru saja dia dapatkan.


Kali ini 5 club ya ... ini berarti aku sudah memiliki 19 nilai ya. Okay sekali lagi aku akan memilih hit. Semoga aku mendapatkan nilai 3 ke atas. Dengan begitu aku akan kalah dan bangkrut untuk permainan pertama. Jika itu terjadi, emosi dari Samuel akan mulai terpancing!! Hmm ... semoga saja aku mendapatkan kartu-kartu itu.


Batin Wilson yang masih menatap satu persatu kartu yang dimilikinya saat ini dan sesekali melirik Samuel, "Hit!"


Mendengar pilihan dari Wilson seketika membuat Sean yang masih berdiri tepat di belakangnya melongo cukup lebar. Tentu saja! Tindakan Wilson terlalu berani menurutnya. Padahal jika Wilson memilih stand, Wilson masih akan memiliki kesempatan untuk menang, karena nilai kartu yang dimilikinya saat ini adalah 19.


Namun Wilson malah nekat untuk mengambil Hit yang bahkan belum jelas akan mendapatkan nilai berapa dari kartu barunya. Masih mending jika mendapatkan nilai 1 atau 2. Bagaimana jika Wilson akan mendapatkan angka 3 ke atas? Wilson akan kalah dan bangkrut saat permainan pertama!

__ADS_1


Beginikah permainan seorang master kasino? Berani sekali Wilson mengambil keputusan senekat itu?


Batin Sean masih tidak bisa memahami Wilson, rekan kerjanya.


Carolina mulai memberikan sebuah kartu untuk Wilson. Perlahan Wilson mulai mengambil kartu itu dan melihatnya. Setelah beberapa saat dia terdiam menatap kartu-kartu itu, kini Wilson terlihat sedikit kecewa dan murung.


Bagaimana dengan Sean? Sean terlihat begitu shock saat melihat kartu itu. Kartu yang baru saja didapat oleh Wilson adalah 5 hati. Itu berarti nilai kartu milik Wilson adalah 24. Dan itu artinya Wilson sudah kalah telak melawan Samuel maupun Carolina.


"Cih ... aku kalah! Semua kartuku nilainya 24!" gerutu Wilson terlihat begitu kesal. Padahal di dalam hatinya dia begitu bahagia karena berhasil membuat Samuel menang di permainan pertama.


Bagus! Semoga Samuel masuk ke dalam perangkapku!


Batin Wilson yang masih memperlihatkan wajah kecewanya.


Batin Sean mulai merasa begitu khawatir karena melihat Wilson yang tidak seperti biasanya.


Sementara itu di restoran di tempat Kagami Jiro yang sedang bersama dengan Igor...


Igor terlihat begitu ketakutan saat mengetahui kekalahan dari Wilson di saat permainan pertama. Bahkan pria yang sudah bekerja cukup lama untuk Kagami Jiro itu hanya menunduk dan tidak berani untuk menatap wajah tuannya saat ini. Karena yang merekomendasikan Wilson untuk bermain kasino untuk melawan Samuel adalah Igor.


Sementara itu Kagami Jiro malah terlihat begitu santai sambil menikmati secangkir Americano coffe-nya yang masih cukup hangat.


"Mengapa kau malah menunduk dan menyembunyikan wajahmu seperti itu, Igor? Apakah kau baru saja membuat sebuah kesalahan?" tanya Kagami Jiro dengan nada yang begitu bersahabat.

__ADS_1


"Itu ... itu ... anu ... tuan ... maafkan aku ..." ucap Igor terbata dan sangat ketakutan.


"Hhm? Apakah kau begitu meragukan dan tidak mempercayai instingmu sendiri, Igor?" tanya Kagami Jiro dengan santai dan malah tersenyum menatap Igor dengan salah satu alisnya yang diangkat. "Wilson adalah under boss dari Doragonshadou. Setiap perkataan dan apapun yang dia lakukan adalah bukan tanpa dia pertimbangkan terlebih dahulu. Dia kuat, cerdas dan sangat cerdik! Aku percaya kepadanya! Dia bukan orang sembarangan dan tidak akan berbuat sesuka hatinya begitu saja tanpa pertimbangan!"


Mendengar ucapan dari Kagami Jiro, kini Igor mulai mengangkat kepalanya kembali dan mulai menatap Kagami Jiro.


"Jadi maksud tuan Kagami Jiro adalah, Wilson memang sengaja melakukan ini semua? Dan dia sengaja mengalah dari Samuel?" tanya Igor berhati-hati.


"Untuk menjerat musuh agar mereka semakin terhanyut dan memasuki perangkap, maka hal seperti ini tentu saja harus dilakukan." jawab Kagami Jiro begitu santai.


*Bahkan Wilson mengetahui Samuel sudah bermain curang ketika bermain bersama si pria botak itu. Padahal Wilson hanya melihat permainan mereka sekilas sambil bermain dengan mesin slot. Bahkan dia mendapatkan jackpot dengan nilai yang sangat banyak hanya dengan permainan isengnya saja! Cih ... dalam hal ini kau bisa mengalahkanku, Wilson! Tapi tidak untuk hal lainnya! Terutama jika itu menyangkut Yuna! Aku tak akan pernah mengalah darimu soal ini*!


Batin Kagami Jiro menatap secangkir Americano coffe yang masih berada pada genggamannya.


Sementara itu ...


"Gyahahahha ... aku menang!" Samuel berdiri dan tertawa terbahak-bahak dan memutar tubuhnya pelan searah jarum jam dengan merentangkan kedua tangannya lebar. "Kau lihat bukan? Aku memang seorang master kasino black jack! Jadi aku memang menang karena keahlian dan kecerdasanku! Dan aku menang bukan karena sebuah kecurangan!" tandas Samuel dengan begitu sombong. Bahkan dia menatap Wilson dengan tatapan yang begitu meremehkan.


"Yah ... kau memang sangat hebat!" ucap Wilson memuji Samuel. "Bagaimana jika kita bermain lagi dan bertaruh semakin besar?" Wilson mengusulkan kembali untuk bermain.


"Baik! Siapa takut?! Jangan sampai kau menyesal karena kehilangan semua uangmu!" ucap Samuel dengan penuh percaya diri lalu mulai duduk kembali.


Senyuman meremehkan itu masih dia perlihatkan saat menatap Wilson.

__ADS_1


__ADS_2