Casanova In Love

Casanova In Love
Sarapan Di Edo Japanese Restaurant


__ADS_3

Kasino Grand Lisboa adalah bangunan tertinggi di Macau dan merupakan salah satu landmark paling terkenal di Macau dan memiliki bagian paling khas dari cakrawalanya.


Kasino Grand Lisboa di Macau adalah sebuah bangunan megah, kokoh, dan menakjubkan setinggi 47 lantai dan setinggi 261 meter. Dimiliki oleh Sociedade de Turismo e Diverses de Macau dan dirancang oleh arsitek Hong Kong Dennis Lau dan Ng Chun Man dengan interior yang dibuat oleh Khuan Chew, Kepala Desain KCA International.


Fantastis! Desain bangunannya begitu indah, unik, keren dan sungguh luar biasa! Terlebih saat malam tiba, akan memberikan panorama yang begitu menawan dan menakjubkan.


Begitu banyak lampu warna-warni menghiasi gedung megah dan kokoh itu. Letak Kasino Grand Lisboa adalah di hotel Grand Lisboa dan bersebelahan dengan hotel Lisboa. Jenis permainan di Casino ini sama dengan kasino lainnya, seperti permainan poker, dadu dan masih banyak lagi lainnya.


Yang menarik dari kasino ini adalah gemerlapnya lampu di waktu malam, seolah olah kita berada di pusat kasino dunia, di Las Vegas. Yeap, gemerlapnya malam hampir menyerupai Las Vegas!


Bangunan di sekitarnya juga dipenuhi dengan aneka warna lampu yang menambah keinginan kita untuk berfoto di sekitar tempat ini. Hehe ...


Secara umum, perjudian di Macau dapat dibagi menjadi salah satu dari empat kategori, yaitu permainan kasino , balap greyhound , taruhan olahraga , dan lotere.




Selain sebagai tempat perjudian, di dalam gedung Kasino Grand Lisboa ini juga dilengkapi dengan hotel, restoran, tempat perbelanjaan, dan masih banyak lagi.


Di lantai paling ataslah tempat kasino itu berada. Tempat ini memiliki 800 meja permainan dan 1.000 mesin slot. Hotel ini memiliki 430 kamar hotel dan suite.


Kasino Grand Lisboa juga sebagai ikon tempat perjudian yg legas di Macau. Perjudian di Macau telah dilegalkan sejak tahun 1850-an ketika pemerintah Portugis melegalkan aktivitas di koloni otonom tersebut. Sejak itu, Macau telah dikenal di seluruh dunia sebagai Ibu kota perjudian dunia.

__ADS_1


Yeap, Macau adalah ibu kota perjudian terkemuka di dunia, menghasilkan pendapatan perjudian/permainan tertinggi dan sangat mengerdilkan semua pusat / kota perjudian lainnya.


Kagami Jiro beserta ketiga kaki tangannya juga memutuskan untuk tinggal di hotel Grand Lisboa selama berada di Macau. Sementara pilot pribadi Doragonshadou akan kembali ke Jepang seorang diri.


Bisa dibayangkan jika pilot itu juga meninap bersama mereka di hotel Grand Lisboa? Bagaimana dia akan memarkir kendaraan capung besi? Tidak mungkin juga dia melakukan parkir sembarangan, karena helikopter itu cukup pribadi dan rahasia.


Properti ini juga menawarkan suasana yang mewah dengan fasilitas yang di ldesain untuk para wisatawan.


Sebuah kamar Presidential suite room sudah dipesan Igor melalui pemesanan online, sementara ketiga anak buahnya menempati masing-masing kamar cabana room.


Presidential suite room merupakan jenis kamar paling bagus dan paling mahal. Kamar ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap, mulai dari ruang tamu, dapur, ruang makan, teras, hingga menyajikan pemandangan terbaik meskipun dari dalam kamar. Jadi, tidak heran jika kamar presidential suite tidak tersedia di semua hotel berbintang, dan kamar ini hanya ada di hotel-hotel besar saja.


Sementara Cabana room adalah jenis kamar yang memang sengaja didesain dengan private pool. Jenis cabana room memiliki fasilitas yang cukup seru dan asyik. Kamar ini mempunyai sebuah private pool atau kamar yang langsung mengarah ke kolam renang. Jenis kamar ini memang sengaja didesain dengan private pool. Luasnya juga cukup besar, yaitu sekitar 30 meter - 40 meter.


Karena Kagami Jiro ... sudahlah tak perlu dijelaskan lagi. Yang membaca kisah Casanova In Love dari awal serta yang sudah sudah membaca novel Never Say God Bye pasti akan sangat mengenal sosok seorang Kagami Jiro yang unik, temperamen, cemburuan, namun dia sangat genius dan cerdik.


Yeap, karena menurut Kagami Jiro antara kekuatan dan kecerdasan harus berjalan secara seimbang. Dengan begitu akan mudah untuk pencapaian dalam segala hal.


Mereka sampai di Macau, Hongkong kira-kira pukul 10 PM. Kagami Jiro mulai membersihkan dirinya dengan mandi air hangat setelah tiba di dalam kamarnya.


Setelah menyelesaikan ritual mandinya, pria tampan dan super berkharisma itu mulai mengistirahatkan tubuh dan otaknya malam itu. Tak membutuhkan waktu yang lama, dia sudah tertidur cukup pulas.


...⚜⚜⚜...

__ADS_1


Keesokan harinya Kagami Jiro, Igor, Wilson dan Sean mulai menikmati sarapan paginya di Edo Japanese Restaurant, salah satu restoran di dalam gedung Grand Lisboa yang terletak di old wing. Tak kalah dengan tempat lainnya, bagian ruangan restorannya juga begitu menakjubkan.


Sesuai dengan makanan kesukaan Kagami Jiro, tentunya Igor merekomendasikan restoran ini karena menu makanan yang disajikan disini adalah masakan Jepang.


Lantai yang sudah beralaskan dengan karpet roll witon berwarna merah maron dengan dengan desain bunga sakura berwarna keemasan memenuhi seluruh ruangan ini.


Ruangan restoran ini di penuhi oleh puluhan meja bundar yang sudah berlapis dengan taplak meja berwarna merah maron dengan list keemasan yang memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan meja bundar itu.


Meja-meja itu tak terlalu besar, bahkan sebenarnya cukup mungil. Meja dengan diameter kira-kira 1,5 meter, dan setiap meja dikelilingi dengan hanya 8 kursi yang juga sudah dilapisi dengan kain warna senada, merah maroon dengan list keemasan.


Kursi-kursi itu ditata dengan masing-masing sepasang pada masing-masing di sisi meja bundar yang berukuran cukup mungil itu.


Lampu-lampu hias berwarna kekuningan yang tergantung di atap ruangan ini memberikan tambahan nilai keindahan yang begitu luar biasa, terkesan begitu glamour dan elegant.


Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya 2 orang waiter mulai mengantarkan beberapa menu makanan untuk keempat pria itu. Sebenarnya restoran ini juga melayani sistem prasmanan, namun sepertinya Kagami Jiro sedang malas untuk mengambil makanan-makanan itu sendiri.


Jadi dia hanya mau duduk dan segera menyantap nya saja, seperti biasanya.


"Silakan, Tuan." ucap waiter itu sambil meletakkan beberapa mangkok besar berisi beberapa menu masakan khas Jepang.


"Terima kasih." sahut Wilson dengan ramah.


Dari keempat pria bergengsi itu, Wilson-lah yang memiliki keramahan terbaik. Meskipun dia memiliki jabatan yang cukup tinggi di dalam Doragonshadou, namun dia selalu saja ramah ketika sedang berada di luar pekerjaan. Bagaimana saat bekerja? Jangan kaget ya jika Wilson berubah sangat drastis!

__ADS_1


__ADS_2