
Kelap kelip lampu yang berwarna-warni terlihat begitu memukau di malam yang begitu dingin ini. Namun terlihat begitu hangat untuk dua sejoli yang terlihat begitu manis meskipun hanya dengan sebuah ikatan palsu.
Yeap, Kamiko Amane yang sedang menjalin sebuah ikatan palsu bersama seorang pemuda tampan bernama Kagami Jiro, terlihat begitu hangat melebihi pasangan lain pada umumnya. Bahkan mereka yang hanya melihat sekilas pasangan ini pasti akan dibuatnya begitu yakin jika mereka adalah layaknya romeo dan juliet.
Riiga Royal Grand Kamiko Villa, menjadi saksi palsu antara kisah cinta palsu mereka yang akan merubah segalanya. Karena tempat inilah yang akan menjadikan Kagami Jiro terikat dengan gadis cantik peracik parfum Kamiko Amane.
Hayoo, coba tebak apa yang akan terjadi saat di villa keluarga Kamiko? Tentunya adalah sebuah hal besar antata Amane dan Kagami Jiro, dan itu adalah sesuatu yang paling berarti untuk gadis bernama Kamiko Amane, putri semata wayang dari Presdir Kamiko Hyu.
Villa keluarga besar keluarga Kamiko berlokasi tak jauh dari gunung Fuji. Pemandangan indah dari gunung fuji yang begitu fantastis dan menakjubkan bisa dinikmati bersama hidangan lezat di restoran lantai atas dari villa ini. Karya seni yang ditampilkan oleh seniman Yokohama setempat dan koktail unik di bar-nya menambahkan pesona unik tersendiri untuk Riiga Royal Grand Kamiko Villa.
Surga tersembunyi ini menawarkan panorama matahari terbenam yang begitu mempesona dan lingkungan dari beberapa bunga setempat yang begitu indah.
Dengan langit berbintang yang dapat dilihat dari teras dan kolam renang terbuka, tempat ini adalah tempat surgawi bagi pasangan bulan madu atau ulang tahun pernikahan. Untuk relaksasi romantis yang paling mutakhir menawarkan liburan yang benar-benar mewah.
Program kesehatannya memberikan keseimbangan antara olahraga, nutrisi dan istirahat, yang bertujuan memberikan pengunjungnya kepuasan dan kesehatan yang maksimal selama berada disana.
Bahkan di villa ini juga bisa berenang dengan air laut yang dihangatkan atau merevitalisasi tubuh dalam bak mandi jet spesial. Villa yang luas ini memiliki kolam renang yang cukup besar dan design yang begitu unik, dan akan sangat digunakan untuk bersantai dan melupakan masalah dan kesibukan.
Masakan lokal dan sake juga akan disajikan untuk para tamu dan ruang makan yang mengapung di atas air! Fantastis dan sungguh keren!
Fasilitas lainnya termasuk gym, sauna, spa dan perpustakaan. Dengan pemandangan laut yang indah dan fasilitas berkualitas tinggi. Sungguh sangat lengkap fasilitas di dalam villa Kamiko.
Seorang gadis berambut pirang dengan balutan gaun berwarna silver press body tanpa lengan yang menjuntai hingga mata kakinya terlihat sedang melenggang dengan anggun dan menggandeng seorang pemuda tampan dengan setelan jaz mewah berwarna navy.
__ADS_1
Mereka mulai melenggang bersama dan menghampiri seorang pria paruh baya yang sedang bersama dengan pasangannya.
"Dady, momy ..." sapaan ceria dari gadis berambut pirang itu kini membuat kedua orang itu melengos menatapnya dan tersenyum begitu hangat.
"Dady, selamat ulang tahun!" gadis cantik bernana Amane itu segera memeluk ayahnya dengan wajah yang begitu bersinar. "Selamat ulang tahun, Dady. Aku bawakan ini untuk dady!" ucap Amane sambil memberikan sebuah totebag berwarna putih untuk ayahnya.
"Terima kasih, Sayang. Namun dady lebih ingin kau membawakan calon suami." celutuk ayah Amane menggoda Amane.
Seketika wajah ayu Amane menjadi tersipu karena saat ini Kagami Jiro sedang berdiri di sebelahnya.
"Uhm ... paman. Terimalah hadiah dariku. Meskipun aku tidak mengetahui kesukaan paman. Namun semoga paman menyukainya. Ini adalah jam tangan keluaran terbaru dan sangat limited edition. Hanya ada 3 jam tangan seperti ini di Jepang." ucap Kagami Jiro dengan ramah dan menyodorkan sebuah kotak kecil kepada ayah Amane.
"Ini sungguh luar biasa! Aku pasti akan sangat menyukainya, Jiro." sahut ayah Amane yang terlihat begitu antusias saat menerima hadiah itu.
Mereka mulai melenggang bersama untuk ke ruangan sebelah. Dimana ada sebuah meja panjang yang berukuran sekitar 1 meter × 5 meter yang sudah berlapis dengan taplak meja putih yang menjuntai dan menjulang hingga lantai.
Di sekeliling meja sudah ada 14 kursi yang mengelilinginya dengan rapi. Di langit-langit juga ada beberapa lampu tunggal yang menggantung dan menghiasinya, dengan memancarkan lampu kekuningannya memberikan kesan yang begitu simple tapi elegan.
Ruangan ini terletak di ruangan paling ujung dan sekelilingnya hanya berbatas dengan kaca bening anti peluru. Panorama indah kota bisa dinikmati sambil melakukan makan malam maupun di saat makan pagi dan siang.
Beberapa makanan dan minuman juga sudah tersaji dan masih begitu hangat, menandakan makanan itu sengaja baru saja disajikan ketika mereka hendak datang.
Satu persatu kini mereka mulai menduduki kursi itu dan terlihat mulai menikmati makan malam disertai dengan obrolan-obrolan yang ringan, hingga akhrinya mengarah ke obrolan yang sedikit berat.
__ADS_1
"Terima kasih sudah menghadiri pesta ulang tahun kecil-kecilan ini, Jiro. Sebenarnya perayaan pesta ulang tahun kali ini hanyalah untuk keluarga terdekat saja. Karena pesta ulang tahunku sebenarnya sudah dirayakan satu minggu yang lalu." ucap ayah Amane sambil menikmati sepotong daging wagyu yang sudah dia potong-potong menjadi kecil.
"Tidak masalah, Paman. Ini adalah sebuah kehormatan tersendiri untukku menghadirinya." jawab Kagami Jiro dengan begitu ramah.
"Sebenarnya begini Jiro ... ada yang mau kami sampaikan."
"Ya, Paman. Katakan saja, jangan sungkan." lagi-lagi Kagami Jiro mengatakannya begitu ramah dan hal ini semakin membuat kedua orang tua Amane semakin yakin untuk menjadikan Kagami Jiro menjadi menantunya.
Coba katakan, orang tua mana yang tidak mau memiliki menantu seperti Kagami Jiro? Tampan, sangat cerdas, kaya, menjabat dan memegang beberapa usaha milik orang tuanya, dan juga Kagami Jiro adalah pemimpin utama dari Doragonshadou yang begitu legendaris.
"Kami ingin kalian segera menikah ... sepertinya kalian terlihat begitu mengasihi dan sangat serasi." ucap presdir Hyu mengutarakan niat terselubungnya malam ini dan membuat Kagami Jiro tersedak seketika.
Amane dengan cepat segera memberikan minuman untuk Kagami Jiro, meskipun sebernarnya dia sendiri juga cukup tegang dan hampir saja tesedak.
"Menikah?" Kagami Jiro masih saja terkejut mendengar perkataan yang sangat tidak asing dan selalu dikatakan oleh kedua tuanya.
"Ya, menikah. Kalian sedang menjalin sebuah ikatan bukan? Dan tentu juga akan menikah bukan?" kini ibu Amane ikut berkata dengan wajah penuh harap.
Jujur saja saat ini Kagami Jiro sangat terkejut bukan main! Dan tentu saja dia sedang kebingungan untuk menjawabnya. Karena, tidak mungkin dia menjawabnya dengan alasan belum ingin menikah dan hanya ingin bermain-main saat ini. Bisa-bisa kedua orang tua Amane akan sangat murka kepadanya!
Lalu apa yang akan dikatakan oleh Jiro? Apakah dia akan menerima permintaan pernikahan itu? Ataukah dia akan menerimanya? Jawabannya akan ada di part selanjutnya ya. Hehe ... ikuti kisah Kagami Jiro selalu hingga akhirnya dia bertemu dengan penawar dari kebiasaan buruknya. Oopps ... keceplosan ... kabur ah ...
__ADS_1