Casanova In Love

Casanova In Love
Happy Birthday Christal


__ADS_3

Seorang gadis kecil yang begitu manis dan cantik jelita terlihat mengenakan sebuah gaun selutut berwarna dusty pink layaknya seorang tuan putri yang berada di dalam negeri dongeng. Dia didampingi oleh seorang pemuda yang kira-kira berusia 21 tahun. Mereka menuruni tangga utama yang sudah beralaskan dengan karpet merah.


Keduanya terlihat begitu bersinar, dengan senyuman manis yang selalu menghiasi wajah cantik dan tampan itu. Langkah mereka kini membawa mereka berada di sebuah aula ruangan yang begitu luas dan sudah didekorasi sedemikian rupa, hingga memberikan kesan yang begitu girly dan cute.


Ruangan utama keluarga besar Kagami ini kini disulap sedemikian rupa, menjadi ruangan yang dipenuhi oleh nuansa dusy pink. Dan terpampang sebuah spanduk besar yang begitu lucu bertuliskan,


Happy Birthday Christal 10th


Ada juga sebuah kue raksasa yang tentunya juga begitu lucu dan berwarna dusty pink. Bahkan ada foto Chtistal yang begitu cantik di sebelah kue itu.


Satu persatu tamu undangan, mulai bergantian untuk menyapa, memberikan doa dan selamat serta memberikan hadiah untuk gadis kecil yang begitu cantik itu.


Namun, kini gadis kecil bernama Christal itu terlihat sedang menanti kehadiran seseorang yang tak kunjung hadir. Wajahnya terlihat sedikit cemberut dan netranya terus mencari di segala penjuru ruangan berharap akan menemukan sosok yang kini sedang dinantikannya.


"Ada apa, Christal? Kenapa kamu begitu cemberut seperti ini?" ucapan lembut dari seorang pemuda yang sedari tadi mendampingi gadis kecil cantik itu, kini membuat gadis kecil itu berhenti untuk mencari sosok yang sedang dinantikannya.


"Dimana kak Jiro? Mengapa dia belum juga datang?" ucap gadis kecil itu yang terlihat begitu murung dan tidak bersemangat.


"Mungkin saja kak Jiro sedang di jalan dan terjebak macet. Sebaiknya kita tunggu saja dulu!" ucap pemuda itu dengan lembut dan mengusap lembut kepala Christal.


Gadis manis bernama Christal itu masih saja terihat begitu murung, namun tiba-tiba ada yang memegang bahunya dari belakang. Disaat Christal berbalik, terlihat sebuah boneka teddy bear yang berukuran cukup besar sudah duduk tepat di hadapannya.


"Happy Birthday, Chistal." terdengar rekaman suara yang berasal dari dalam perut boneka itu.


Suara itu begitu familiar untuk Christal, sehingga senyum lebar kini mulai menghiasi wajah imutnya.


"Kak Jiro ..." ucap Christal dengan senyum lebar dan memeluk boneka teddy bear itu.


Ternyata di balik sebuah boneka teddy bear raksasa itu, Kagami Jiro sedang bersembunyi dan jongkok di belakang boneka itu.


"Kak Jiro ..." kini Christal yang menyadari jika Jiro sudah berada di belakang boneka itu dan dia segera berlari ke pelukan Jiro."Mengapa kakak datang terlambat? Aku kira kakak tidak akan datang ..." imbuh Christal sedikit murung.

__ADS_1


"Maaf, kakak terlambat karena jalanan yang sedikit macet." ucap Kagami Jiro lalu mengusap kepala Christal dengan begitu lembut.


"Hhm. Iya. Tidak apa-apa kok, Kak." Christal menyauti dengan senyum lebar yang begitu manis.


"Hallo, Christal. Selamat ulang tahun ..." kini seorang gadis dewasa dengan dress keemasan tanpa lengan, berambut pirang panjang dan sedikit bergelombang, dan memiliki sepasang mata indah bak green shappire diamond mulai melengang mendekati Christal.


Kalian pasti tau bukan siapa gadis pemilik sepasang mata bak green shappire diamond ini? Yeap, siapa lagi kalau bukan si gadis cantik peracik parfum Amane.


"Terima kasih, Kak. Tapi kalau boleh tau kakak cantik ini siapa ya?" ucap Christal yang mungkin saja belum mengenali Amane.


"Uhm ... kakak adalah ..." ucap Amane belum menyelesaikan pembicaraannya, karena Kagami Jiro segera memotongnya.


"Kakak cantik ini adalah teman kakak, namanya adalah kak Amane. Dan kakak yang mengajaknya untuk menghadiri pesta ulang tahunmu Christal." jawab Jiro dengan senyum lebar menatap Christal.


"Oh ... maaf ya, Kak. Soalnya aku belum pernah bertemu dengan kakak sebelumnya, jadi aku tidak mengenali kakak." ucap Christal dengan manis.


"Its okay. Tidak masalah kok, Christal." Amane menyauti dengan ramah dan tersenyum hangat menatap Christal. "Oh iya, kakak punya sesuatu untukmu." imbuhnya lalu mencari sesuatu di dalam sling bag-nya.


"Ini apa, Kak?" tanya Christal yang terlihat sedikit bingung.


"Ini adalah sebuah wristband, syall, dan parfum yang sudah kakak racik sendiri. Aroma harumnya sangat cocok dengan Christal yang begitu ceria. Maaf ya, kakak tidak tau apa kesukaan Christal, jadi kakak memberikan itu ..." ucap Amane sedikit meringis karena takut Christal tidak akan menyukainya.


"Hhm? Ini saja sudah keren sekali, Kak Amane yang cantik. Terima kasih ya, Kak!" sahut Christal dengan senyum lebarnya dan segera memeluk Amane.


"Sama-sama, Christal." sahut Amane yang juga membalas pelukan Christal dengan begitu hangat.


Di tengah-tengah menyaksikan kehangatan semua ini, tiba-tiba ponsel Jiro kembali berdering. Kagami Jiro segera menjauh dari keramaian dan mulai mengangkat panggilan itu.


"Hallo ..." sapa Kagami Jiro ketika sudah mengangkat panggilan itu.


"Tuan, Jiro ... gawat ... nara diculik. Dan penculik menginginkan tuan yang datang sendiri untuk menyelamatkannya." terdengar suara seorang pria yang begitu panik dari seberang.

__ADS_1


"Nara? Anggota baru dari klan Doragonshadou, Bryan?" tanya Kagami Jiro memastikan.


"Benar sekali, Tuan."


"Hhm. Kirimkan saja alamatnya padaku! Dan aku akan segera datang dan menemui mereka."perintah Kagami Jiro.


"Baik, Tuan! Akan segera aku kirim melalui pesan."


"Baiklah ..."


Setelah mengakhiri panggilan itu, kini ada sebuah pesan masuk yang berasal dari Bryan yang berisi sebuah alamat. Kagami Jiro segera menghubungi Igor yang sedang berada di ruangan depan.


"Hallo, Tuan Jiro." sapa Igor dari seberang.


"Igor, siapkan mobil untukku dan ikutlah bersamaku! Malam ini kita akan pergi ke Kanagawa." perintah Kagami Jiro melalui poselnya sebelum dia mengakhiri panggilan itu.


...⚜⚜⚜...


TTRRIINNGG ...


Terdengar sebuah notifikasi yang berasal dari ponsel Amane, menandakan ada sebuah pesan masuk untuknya saat ini. Setelah beberapa saat, akhirnya Amane mulai membuka dan membaca pesan itu.


Amane, maaf aku ada urusan mendadak. Kemungkinan aku akan kembali sangat larut, jadi aku tidak akan bisa mengantarmu pulang. Tapi aku sudah meminta pengawal Kagami untuk mengantarmu nanti. Kagami Jiro.


Begitulah isi pesan itu yang ternyata dikirimkan oleh Kagami Jiro. Setelah membaca pesan itu, terlihat dengan sangat jelas, raut wajah cantik itu kini terlihat sedikit murung.


Urusan mendadak apa sampai selarut ini? Urusan apa itu? Apa tidak bisa ditunda sampai besok saja?Huft ...


Batin Amane yang masih terlihat begitu murung.


"Kakak cantik, ayo temani aku untuk memotong kue!" tiba-tiba saja Christal sudah datang dan menarik lengan Amane dengan begitu bersemangat.

__ADS_1


...⚜⚜⚜...


__ADS_2