
Setelah mengantri dan berhasil mendapatkan 2 cup es krim rasa strawberry, kini Kagami Jiro segera kembali untuk menemui Yuna kembali. Namun rupanya Kagami Jiro sudah tak melihat keberadaan Yuna di tempat itu.
Masih dengan begitu santai Kagami Jiro mengamati sekelilingnya untuk mencari sosok Yuna, namun Kagami Jiro tak menemukannya sama sekali. Hingga akhirnya Kagami Jiro mulai mencari Yuna di sekitar taman Trocadero, namun tetap saja Kagami Jiro tak menemukan sosok sang istri.
Bahkan kini kedua es krim yang sedang dibawa oleh Kagami Jiro sudah hampir meleleh seluruhnya dan Kagami Jiro malah memberikannya kepada seorang anak yang kebetulan sedang bermain di taman Trocadero juga, tepatnya di dekat air mancur.
"Pergi kemana kamu, Yuna? Bukankah sudah aku katakan untuk tidak pergi kemana-mana?" gumam Kagami Jiro yang masih saja menyisiri taman Trocadero yang begitu indah ini.
Hingga akhirnya Kagami Jiro baru teringat sesuatu untuk menghubungi Yuna dengan menggunakan ponselnya.
Namun sayangnya ponsel Yuna sedang mati dan tak bisa untuk dihubungi. Dan hal ini tentu saja membuat Kagami Jiro semakin mengkhawatirkan Yuna. Kini Kagami Jiro mulai menghubungi Igor, dan setelah beberapa saat menunggu, akhirnya panggilan itu mulai diangkat oleh Igor.
"Ya, Tuan Kagami Jiro." ucap Igor dari seberang ketika panggilan itu mulai diangkat olehnya.
"Igor. Mengapa begitu lama sekali kamu mengangkat panggilan dariku?! Apa kamu sudah mulai bosan bekerja padaku?! Hah??!!" semprot Kagami Jiro yang sudah terdengar begitu kesal.
Padahal sebenarnya panggilan itu cukup cepat diangkat oleh Igor, dan hanya berbunyi tut selama 3 kali saja. Namun Kagami Jiro terdengar begitu murka dan menganggap jika Igor sudah terlalu lama tidak mengangkat panggilan dari dirinya. Sungguh Kagami Jiro memang selalu saja seenak jidatnya sendiri dan sangat menyebalkan! Oops ...
"Maaf, Tuan Kagami Jiro. Namun aku hanya sedang dari kamar mandi tadi, makanya sedikit lama untuk mengangkat panggilan dari tuan Kagami Jiro. Maafkan aku jika mengangkat panggilan ini terlalu lama, Tuan. Maaf ..." ucap Igor yang merasa cukup ketakutan hanya karena mendengar amarah Kagami Jiro melalui ponsel saja.
"Kamu akan aku maafkan jika berhasil menemukan Yuna, Igor! Cepat cari dan temukan Yuna sekarang juga!" titah Kagami Jiro masih dengan nada bicara yang cukupti tinggi dan panik.
__ADS_1
"Memang dimana nyonya Yuna, Tuan?" sahut Igor dengan polosnya.
"Jika aku tau keberadaan Yuna, maka aku tak akan bertanya padamu dan aku juga tak akan menyuruhmu untuk mencarinya, Igor?! Apa kau idiot, Igor??!" geram Kagami Jiro yang semakin merasa kesal karena Igor masih saja banyak bertanya dan tidak segera melalukan yang diperintahkan oleh Kagami Jiro.
"Oh ... i-iya, Tuan Kagami Jiro. Maafkan aku." sahut Igor merasa bersalah. "Apakah nyonya Yuna melarikan diri dari tuan Kagami Jiro disaat tuan meminta untuk ..." imbuh Igor yang sebenarnya masih sangat ingin mengetahui sedikit masalah yang dialami oleh tuannya.
"Haisshh, Igor!! Cari mati ya kamu?!" potong Kagami Jiro yang merasa semakin kesal dan dipenuhi amarah. "Jika sekali lagi kamu sangat merasa ingin tau tentang kehidupanku, maka siapkan saja surat pengunduran dirimu secepat mungkin!!" imbuh Kagami Jiro menandaskan dengan setegas-tegasnya.
"Ti-tidak, Tuan. Maafkan aku. Baiklah ... aku akan segera mencari nyona Yuna di sekitar sini, Tuan." ucap Igor dengan cepat dan sudah menjadi begitu ketar-ketir karena ketakutan luar biasa.
"Ya!! Jangan kembali sebelum berhasil membawa Yuna pulang! Cari di sekitar taman Trocadero dan sekitarnya!" titah Kagami Jiro kembali.
Setelah memberikan perintah itu, Kagami Jiro segera mengakhiri panggilan itu dan segera menyimpan ponselnya kembali.
Namun tiba-tiba saja Kagami Jiro mulai teringat oleh sesuatu. Sebuah cara yang biasa dia lakukan untuk mempermudah saat mencari dan menemukan seseorang ataupun musuhnya.
"Aku bisa saja melacak ponsel Yuna sekalipun dalam keadaan mati dengan menginfeksinya dengan virus trojan, sehingga ponsel Yuna akan terus menerus memancarkan sinyal, meskipun ponselnya dalam keadaan mati. Dengan menggunakan teknik ini, kemungkinan juga dapat mengganggu privasi Yuna, namun ..." gumam Kagami Jiro mulai terlihat ragu kembali.
"Argh ... lagipula aku sudah pernah melihat isi ponsel Yuna bukan. Jadi tidak masalah bukan jika aku mengirimkan virus dan menginfeksi ponsel Yuna." gumam Kagami Jiro mulai mengeluarkan mini computer yang dibawanya lalu mulai duduk di sebuah bangku untuk mulai melakukan sesuatu, namun tiba-tiba Kagami Jiro tiba-tiba berhenti kembali dan mengurungkan niatnya.
"Jiro!! Mengapa sekarang kamu begitu pelupa?! Bukankah kamu sudah memasang chip pada ponsel Yuna semenjak bertunangan?! Ciihh bodohnya aku!!" gerutu Kagami Jiro menepuk keningnya sendiri karena merasa begitu kesal terhadap dirinya sendiri.
__ADS_1
"Baiklah ... aku sudah memasang chip saat itu pada ponsel Yuna secara sembunyi-sembunyi agar Yuna tidak marah. Rupanya sekarang akan berguna. Disaat ponsel Yuna mati, chip masih akan tetap menyala dan aku bisa melacaknya. Cepat lakukan dengan baik dan cepat, Jiro!! Kamu tak pernah tau apa yang sedang dialami oleh Yuna saat ini! Apakah Yuna sedang tersesat? Atau apakah Yuna memang benar-benar ingin melarikan diri dan meninggalkanku? Atau apakah ada seseorang yang ingin mencelakai Yuna kembali saat ini? Cckk ... awas saja jika sampai mereka berani menyentuh Yuna!!" geram Kagami Jiro mulai melakukan sesuatu dengan mini computer miliknya.
Sebenarnya pada umumnya, cara tersebut masih terbilang sulit. Dan untuk mendapatkan chip pelacak ponsel Yuna, caranya pun juga tidak mudah. Karena untuk melacak chip yang sudah dipasang di ponsel Yuna, juga sangat membutuhkan deteksi lokasi terakhir dari GPS yang menyala.
Dan tentu saja semua itu sangat mudah dilakukan oleh seorang Kagami Jiro. Dan hanya dalam hitungan beberapa detik saja, akhirnya Kagami Jiro sudah bisa menemukan titik lokasi Yuna saat ini.
Sudut-sudut bibir Kagami mulai ditariknya hingga menyembulkan sebuah senyuman penuh kepuasan karena sudah bisa menemukan keberadaan Yuna saat ini.
KLAPP ...
Kagami Jiro mulai menutup mini computer itu dan mulai menyimpannya kembali. Kini Kagami Jiro akan segera mendatangi lokasi yang dipancarkan oleh chip yang sudah tertanam di ponsel Yuna.
...⚜⚜⚜...
Yang kemarin penasaran sama visual Igor, intip yuk ...
Igor memiliki umur 4 tahun lebih tua dari Kagami Jiro, namun Kagami Jiro selalu saja berbuat susuka hatinya sendiri terhadap Igor. Yeap, tentunya karena Kagami Jiro merasa lebih berkuasa. And the supreme takes all ...
Okay, buruan intip saja yuk ...
__ADS_1