Casanova In Love

Casanova In Love
Welcome To Nagano


__ADS_3

Sebuah helikopter berwarna putih terlihat sudah mulai mendarat secara vertikal di halaman belakang markas besar Doragonshadou. Helikopter ini baru saja dimiliki oleh Doragonshadou, setelah helikopter pertama yang mereka miliki mengalami kerusakan beberapa bulan yang lalu, hingga akhirnya tuan besar Kagami Gumi menyiapkan lagi sebuah helikopter khusus untuk Doragonshadou.


Capung besi yang cukup canggih ini, tentunya akan sangat dibutuhkan dalam beberapa hal yang sangat darurat. Dan tentu saja keberadaan helikopter menjadi sangat dibutuhkan karena dapat pergi ke tempat-tempat yang tidak dapat dilakukan oleh pesawat terbang, dan bisa dilakukan kapanpun itu. Dan tentu saja Doragonshadou akan sangat membutuhkannya.


Selain itu, helikopter tidak memerlukan landasan udara yang luas seperti layaknya pesawat. Oleh sebab itu alat transportasi ini terbilang cukup efektif dan memiliki harga yang relatif mahal karena dilengkapi dengan teknologi yang super canggih.


Sebuah Airbus H225 Super Puma berwarna putih dan bermesin ganda itu kini mulai mendarat dengan sempurna secara vertikal di halaman belakang markas pusat Doragonshadou yang terletak di Kanagawa, Tokyo.


Seorang pria dengan setelan jaz Alexander Amosu Vanquish Bespoke berwarna hitam, terlihat sudah berdiri tak jauh dari helikopter itu mendarat. Sebuah kacamata hitam juga sudah bertengger dengan manis di atas tulang hidungnya yang cukup mancung dan tinggi. Dia berdiri dengan begitu tegap dan gagah, dengan dada yang membusung dan memasukkan kedua tanggannya pada saku celana setelan jaz mewah itu.


Sementara dibelakangnya sudah ada 4 orang pria dengan setelan jaz juga dan membawa masing-masing sebuah koper hitam yang mungkin saja koper-koper itu berisi dengan senjata-senjara milik Doragonshadou yang begitu mematikan ataupun hanya memberikan efek sementara seperti menyebabkan kelumpuhan.


"Silakan tuan, Jiro!" seorang pria dengan setelan jaz berwarna abu-abu mulai mempersilakan Kagami Jiro untuk memasuki capung besi itu berwarna putih itu.


Pria dengan setelan jaz Alexander Amosu Vanquish Bespoke hitam yang tak lain adalah Kagami Jiro itu, kini mulai melenggang dan memasuki capung besi itu.


Di dalamnya dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang begitu mewah dan canggih. Kagami Jiro terus saja memasuki helikopter itu dan lebih memilih duduk di kursi paling belakang dan duduk seorang diri agar bisa beristirahat terlebih dahulu.


...⚜⚜⚜...


Setelah melakukan penerbangan kira-kira 60 menit, kini sebuah Airbus H225 Super Puma berwarna putih kini mulai melakukan pendaratan kembali secara vertikal di halaman samping dari markas Doragonshadou klan Nagano yang terletak di prefektur Nagano.


"Tuan Jiro, kita sudah sampai." ucap Igor berusaha untuk membangunkan Kagami Jiro yang masih tertidur si dalam helikopter itu.


Sepasang mata kecoklatan itu kini tiba-tiba terbuka kembali dan mulai menatap dengan tajam.

__ADS_1


"Hhm. Bawakan tasku, Igor!" sahut Kagami Jiro lalu duduk dengan tegap dan membenarkan pakaiannya.


Setelah beberapa saat, Kagami Jiro mulai turun dari helikopter dan diikuti oleh Igor dan ketiga pengawalnya yang lain.


Di sepanjang halaman dan lobi markas klan Nagano, mereka selalu menyambut kedatangan Kagami Jiro dengan penghormatan penuh. Bahkan saat ini beberapa pemimpin klan di sekitar Nagano seperti klan Yamanashi, klan Niigata, klan Toyama, dan klan Fukui juga datang ke markas klan Nagano.


"Selamat datang, Tuan Kagami Jiro!" sambutan hangat dari sang tuan rumah Shota, sang pemimpin klan Nagano sambil membungkukkan badannya.


"Hhm. Shota! Bagaimana keadaan di Nagano?" sahut Kagami Jiro yang terdengar begitu berwibawa.


"Untuk saat ini masih aman, Tuan Jiro. Dan masih belum ada tanda-tanda akan ada penyerangan." sahut Shota dengan begitu tenang dan rendah.


"Hhmm ... masih belum ada ya." gumam Kagami Jiro begitu pelan. "Igor! Hubungi klan Kyoto agar tetap waspada! Hubungi juga Yosuke dan Wilson, agar kembali mengingatkan semua para pemimpin klan, agar memperkuat setiap klannya masing-masing!"


Wilson adalah under boss dari Doragonshadou. Dialah yang bertanggung penuh terhadap Doragonshasou pusat setelah Kagami Jiro dan Kagami Yosuke.


Setelah beberapa saat beberapa pelayan datang membawakan beberapa jamuan makan malam tradisional untuk Kagami Jiro.


"Silakan, Tuan Jiro." Shota mulai mempersilakan Kagami Jiro untuk menikmati kaiseki.


Kaiseki merupakan jamuan makan yang menyajikan sejumlah menu yang dibuat dengan keterampilan dan teknik yang tinggi. Setiap hidangan juga disajikan dengan estetika yang begitu menawan.


Di zaman dahulu, kaiseki hanya disajikan untuk kelas bangsawan kerajaan. kaiseki juga bermakna keramahtamahan yang sepenuh hati. Prinsip utama kaiseki adalah menyampaikan rasa hormat untuk membuat tamu merasa istimewa dan nyaman.


Di ruang makan itu, sudah tersedia sejumlah hidangan. Terdapat sakizuke atau makanan pembuka, nimono atau hidangan yang direbus, mukozuke atau sashimi, yakimono atau hidangan panggang, dan hanmono hidangan nasi. Makanan ini tak bisa langsung dimakan begitu saja.

__ADS_1


Aturan pertama menyantap kaiseki adalah dengan memakan sedikit nasi dan makanan pembuka berupa sup yang berfungsi untuk menghangatkan perut. Sup hangat yang gurih akan langsung menggugah selera.


Setelah itu, sake bisa dinikmati bersama makanan pembuka lainnya berupa potongan-potongan makanan yang dibuat detail. Ada potongan daging bebek, cincangan daging kepiting, sayuran, jamur, dan salmon mentah.


Setiap potongan makanan memiliki rasa yang khas sehingga memberikan pengalaman makan yang kaya rasa. Masing-masing seolah saling melengkapi satu sama lain.


Aneka sashimi dan sushi yang masih segar mulao bisa dinikmati setelah itu. Selesai dengan sushi, kini mereka merebus shabu-shabu yang terdiri dari daging dan aneka sayuran.


"Ketepatan dalam merebus menjadi kunci dari rasa shabu-shabu. Jangan sampai sayur terlalu matang karena akan mengubah rasa." ucap Kagami Jiro yang terlihat begitu memahami masakan itu, karena shabu-shabu adalag salah satu makanan faforitnya.


"Tuan Kagami Jiro benar sekali." Shota menyaiti dengan senyum lebar.


"Baiklah, mari bersulang!" Kagami Jiro mengangkat secangkir sake miliknya, lalu diikuti oleh Shota dan juga pemimpin klan lainnya yang juga mengangkat gelas kecil mereka yang sudah berisi dengan sake juga.


"Chers ..." ucap berrka bersamaan sambil bersulang dan menikmati sake itu.


Setelah acara penjamuan selesai, anak buah Shota segera mengantar Kagami Jiro menuju kamarnya yang sudah disiapkan sebelum Kagami Jiro tiba di Nagano.


"Selamat beristirahat, Tuan Kagami Jiro!" ucap pria itu sebelum dia meninggalkan tempat itu.


"Hhmm ..." sahut Kagami Jiro lalu mulai memasuki kamar itu yang ternyata sudah disiapkan juga seorang gadis cantik dengan pakaiannya yang begitu terbuka.


Dia mengenakan sebuah dress hitam yang hanya memiliki panjang sejengkal dari pinggangnya. Dress tanpa lengan itu bahkan memiliki desain yang begitu rendah pada bagian dadanya.


Kini gadis itu mulai melenggang dengan anggun dan begitu menggoda menghampiri Kagami Jiro dengan senyuman yang begitu nakal.

__ADS_1


__ADS_2