Casanova In Love

Casanova In Love
Janji Kagami Jiro


__ADS_3

"Yuna, siapa pria itu?" tanya senior Sky saat mereka sedang berada di dalam mobil. "Dan mengapa kamu terlihat begitu tak menyukainya?"


Yuna terlihat menyandarkan badannya pada sandaran kursi dan sedikit menghela nafas.


"Ya. Dia sangat menyebalkan dan sangat licik." sahut Yuna dengan malas.


"Namun kamu sungguh berani sekali tadi melakukan hal seperti itu, Yuna." senior Sky tertawa kecil karena mengingat aksi Yuna yang cukup berani saat menghajar pria yang terlihat begitu berwibawa dan bergengsi itu.


"Ahahaha ... biarin saja! Bahkan itu tak sebanding dengan dia yang selalu saja mempermainkanku selama ini." celutuk Yuna lalu mulai mencari sesuatu di dalam tas keemasan yang baru saja dia dapatkan kembali itu.


Sebuah benda pipih mulai Yuna keluarkan dari dalam tas keemasan itu. Gadis berwajah cantik nan tegas itu mulai menyunggingkan sebuah senyuman manis dan mulai membuka ponsel itu dengan memasukkan beberapa angka pasword.


Namun keningnya mulai berkerut saat pasword yang dia masukkan ternyata salah. Lalu Yuna mulai memasukkan kembali beberapa angka dengan lebih hati-hati, namun tetap saja terlihat notifikasi jika pasword yang dia masukkan adalah salah.


Karena masih merasa belum puas, kini Yuna mulai memasukkan kembali beberapa angka dengan lebih pelan dan super hati-hati agar tidak salah ketik. Namun rupanya memang masih salah.


Dan apakah ini berarti artinya Kagami Jiro sudah merubah pasword dari ponsel itu? Atau apakah ponsel Yuna sedang rusak saat ini? Mungkin seperti itulah isi hati Yuna saat ini.


"Cihhh ... dasar pria licik itu!!" geram Yuna terlihat begitu kesal. "Menyebalkan!!"


"Ada apa, Yuna?" senior Sky sedikit melirik Yuna yang masih berusaha untuk melakukan sesuatu dengan ponselnya.


"Aku tak bisa membuka kunci pada ponselku." keluh Yuna yang masih mengutak-utik ponsel itu.


"Apa kau lupa kata sandimu, Yuna?"


"Tidak, Senior. Harusnya ini sudah benar. Karena aku tak pernah merubah kata sandiku selama ini." jawab Yuna apa adanya.

__ADS_1


Ditengah-tengah rasa kesalnya, kini ponsel itu mulai berdering, dan terlihat nama si pemanggil adalah Pangeran Tampan. Sontak kedua mata Yuna membulat seketika dan membuatnya tersenyum kecut, karena Yuna langsung menyadari sesuatu. Jika Kagami Jiro baru saja merubah nick name nomor telponnya di ponsel Yuna.


Dengan kesal dan penuh keterpaksaan, akhirnya Yuna mulai menggeser tombol hijau itu untuk mengangkat panggilan itu lalu menempelkan benda pipih itu pada telinganya.


"Hallo!" sapa Yuna begitu ketus dan terdengar sangat tidak bersahabat.


"Temui aku sekarang juga di apatemenku!" titah Kagami Jiro menandaskan dengan sangat tegas.


"Cihh ... bagaimana jika aku tidak mau?!" tantang Yuna dengan nada mengejek.


"Hanya aku yang bisa membuka pengunci ponselmu! Jadi sebaiknya datang dan menurut saja!"


"Jangan tuan pikir aku ini gadis bodoh yang mudah untuk dibohongi dan dikelabuhi ya! Jika tuan berpikir seperti itu, maka tuan salah besar!" ucap Yuna dengan tegas. "Aku akan membawa ponselku pada ahlinya. Dan mereka akan segera memulihkannya kembali!" imbuh Yuna dengan penuh percaya diri.


"Percuma saja! Mereka tak akan bisa memulihkannya, karena aku sudah memberikan aplikasi khusus agar ponsel itu tak mudah untuk dibobol!" ucap Kagami Jiro dengan jujur.


"Pembohong!" tandas Yuna lalu mengakhiri panggilan itu begitu saja.


"Tentu saja! Kakak akan mengantarmu kemanapun kau mau!" sahut Sky menggoda Yuna.


Mereka mulai pergi ke sebuah mall dan mendatangi beberapa service centre. Namun tak ada salah satupun dari mereka bisa membuka kunci ponsel itu.


Ini aneh sekali. Biasanya hal seperti ini akan mudah diatasi oleh mereka. Namun mengapa kali ini tidak bisa?


Batin Yuna kebingungan dan masih menatap ponselnya yang mulai dikembalikan oleh petugas service centre itu.


"Ada sebuah perangkat keamanan khusus yang sudah dipasang pada ponsel ini, Nona. Dan kami tidak bisa membobolnya. Dan tingkat keamanannya sangat tinggi. Bahkan kami tak pernah menemui hal semacam ini sebelumnya." jelas petugas service centre itu.

__ADS_1


"Mengapa bisa seperti itu? Apakah itu semacam virus?" kali ini senior Sky bertanya.


"Bukan, Tuan. Justru itu adalah sebuah perangkat untuk keamanan. Agar orang lain tak mudah membobol ponsel ini. Dan jujur saja ini sungguh keren!" celutuk pria petugas service centre itu lagi.


Yuna mengkerutkan keningnya tak mengerti. Mengapa Kagami Jiro memasang perangkat seperti itu untuk ponselnya?


"Sepertinya seseorang yang sangat ahli sudah memasangnya di ponsel ini, Nona. Lebih baik nona meminta tolong padanya saja. Karena mungkin hanya orang itu yang bisa mengembalikan dan membuka kembali ponsel ini." ucap petugas service centre itu menyarankan.


Apa? Jadi pria licik itu sengaja melakukan semua ini ya? Tapi mengapa? Seharusnya dia tinggal memberikan parword baru untukku bukan? Tapi dia malah menyuruhku untuk datang ke apartemennya! Sungguh menyebalkan! Kali ini dia mau apa lagi? Aku harus pergi seorang diri. Jika aku mengajak senior Sky, itu akan membahayakannya nanti. Baiklah! Aku akan pergi kesana!


Batin Yuna lalu dengan cepat memasukkan kembali ponsel ituke dalam tas keemasan itu, lalu segera bangkit dari duduknya.


"Baiklah. Terima kasih." ucap Yuna menatap petugas service centre itu. "Senior Sky, maaf ... tapi aku sedang buru-buru dan harus pergi sekarang juga. Aku akan menghubungimu lagi nanti. Bye ..." Yuna segera pergi menunggalkan tempat itu begitu saja.


"Yuna ..." senior Sky berusaha untuk memanggilnya, namun Yuna sudah berlalu begitu saja.


...⚜⚜⚜...


Di dalam sebuah kamar di apartemen Oakwood Suites Yokohama, seorang pria tampan terlihat baru saja keluar dari kamar mandinya dengan memakai jubah mandinya yang berwarna putih.


Rambutnya masih terlihat cukup basah dan berantakan saat ini, namun itu membuatnya terlihat lebih sexy dan menawan ( itu kata gadis-gadis yang selama ini menggilainya ya).


TRRINNGG ...


Sebuah pesan masuk baru saja diterima oleh ponselnya. Pemuda itu menyamber sebuah benda pipih yang tergeletak di atas nakas. Lalu mulai duduk di sebuah sofa.


Tuan, aku melihat nona Yuna baru saja tiba di apartemen Oakwood Suites Yokohama. Dan dia sedang menaiki sebuah elevator bersama dengan dengan orang lain. Dan mungkin sebentar lagi nona Yuna akan segera tiba di kamar tuan Kagami Jiro. Jojo.

__ADS_1


Sebuah pesan yang membuat pria itu menarik sudut-sudut bibirnya membentuk sebuah seringai manis.


"Aku sangat menginginkan gadis itu! Aku harus mendapatkannya secepat mungkin! Semakin dia menolakku, maka aku akan semakin bertekad kuat. Selama ini tak pernah ada seorangpun gadis yang berani menolakku! Bahkan sampai membuatku begitu penasaran seperti ini. Ini adalah sebuah penghinaan untukku! Aku adalah Kagami Jiro! Tak ada yang tak bisa aku dapatkan di dunia ini! Aku akan membuatmu tergila-gila padaku, bagaimanapun caranya!" ucapnya penuh keyakinan dengam sepasang matanya yang menatap tajam lurus ke depan.


__ADS_2