
Kagami Jiro berhenti tepat saat jarak diantara keduanya hanya tinggal beberapa inchi saja, lalu Kagami Jiro mulai sedikit menatap sisi kiri wajah Yuna dan mulai mengangkat tangan kanannya untuk meraih wajah Yuna.
Sepasang bola mata Yuna mulai mengikuti arah tangan kanan Kagami Jiro yang mulai mendekati sisi kiri wajahnya. Dan tiba-tiba saja ...
Disaat Yuna mau melayangkan tinjunya, disaat itulah Kagami Jiro mengambil sesuatu dari rambut Yuna.
"Ada daun tersangkut di rambutmu. Dan aku sudah mengambilnya." ucap Kagami Jiro lalu menghempaskan daun itu begitu saja.
"Oh ... terima kasih ..." ucap Yuna sedikit kikuk.
Ahaha ... untung saja tinjuku belum melayang begitu saja dan mengenai wajahnya. Apa aku sudah terlalu berlebihan ya selalu berpikiran buruk tentang pria ini? Ahh!! Tidak! Tidak! Kau sudah benar, Yuna! Untuk menghadapi pria licik ini kau juga harus selalu berwaspada! Jangan pernah lengah sedikitpun!
Batin Yuna yang sebenarnya masih begitu kikuk.
"Baiklah, sekarang lebih baik kita keluar saja! Sebaiknya kita makan siang dulu. Kamu sudah lapar kan?" ucap Kagami Jiro sambil meletakkan segelas minumannya di sisi samping dari kursi bioskop itu.
"Oh, Iya ... lagipula semua lampu disini juga mati semua." sahut Yuna seadanya.
"Hhm. Kau benar!" Kagami Jiro mulai melenggang dan Yuna segera mengejar dan mengekori di belakangnya.
Kini mereka mulai mendatangi sebuah resroran Shiba Tofuya Ukai yang berlokasi di Shiba-Koen, Minato Ku, Tokyo. Restoran ini berada tak jauh dari Tokyo Tower. Shiba Tofuya Ukai adalah salah satu restoran elit yang tak bisa dikunjungi oleh sembarang orang.
Yeap, karena restoran dengan gaya klasik ini tergolong memiliki menu-menu yang dibandroli dengan harga yang begitu mahal. Restoran ini biasanya digunakan untuk menjamu tamu-tamu penting atau rapat bersama rekan bisnisnya, dan juga sering juga digunakan untuk pertemuan para entertaiment bintang atas.
Kini Kagami Jiro dan Yuna mulai memasuki restoran itu dan disambut oleh 2 orang bertopi fedora ( topi yang biasanya digunakan oleh gangster atau detektif di film-film Jepang).
Setelah itu, Kagami Jiro dan Yuna mulai memasuki sebuah gerbang lalu mulai melenggang dan menyusuri jalan di area taman restoran. Sebuah taman yang didesain bak taman nuansa ala Jepang tempo dulu.
__ADS_1
Kini Kagami Jiro dan Yuna telah sampai di depan gedung restoran Shiba Tofuya Ukai dan disambut hangat oleh seorang gadis pelayan restoran yang menggunakan pakaian kimono / pakaian khas Jepang.
"Selamat datang, Tuan, Nona ..." sapa gadis pelayan itu dengan begitu ramah.
Yeap, pelayan gadis itu begitu ramah. Bahkan mereka juga membantu para pelanggan yang baru saja datang untuk menyimpan payung maupun jaz hujan milik pengunjung.
Aroma yang begitu menggelitik dan menggiurkan saliva kini mulai melambai-lambai seakan sedang menggoda para pengunjung untuk menikmati menu-menu di kafe itu.
"Hhm ... harum sekali." ujar Yuna sambil menghirup aroma gurih, manis dan harum itu.
"Restoran ini adalah salah satu restoran terbaik di Tokyo." ucap Kagami Jiro dengan seulas senyum. "Aku harap kau menyukai makanan di restoran ini?" tanya Kagami Jiro saat mereka sudah duduk di sebuah bangku di ruangan VIP.
"Uhm. Iya ... dimana buku menunya? Mengapa mereka tidak memberikan buku menu untuk kita?" tanya Yuna akhirnya memberanikan diri untuk bertanya kepada Kagami Jiro, karena setelah 10 menit mereka duduk di bangku ini, namun para pelayan restoran itu belum ada yang memberikan buku menu untuk mereka berdua.
"Mereka sudah menyiapkan beberapa makanan dan minuman untuk kita." sahut Kagami dengan begitu santai.
Kagami Jiro tersenyum lebar mendengar ucapan Yuna yang menurutnya begitu lucu.
"Uhm ... jadi begini." Kagami Jiro mulai menautkan kedua tangannya dan duduk lebih tegap. "Restoran Shiba Tofuya Ukai ini akan menyajikan 8 menu makanan yang beragam dan akan disajikan dalam paket menu makan malam." ucap Kagami Jiro mulai menjelaskan.
Sementara Yuna masih saja diam dan mendengarkan Jiro dengan anteng.
"Jadi, paket pertama adalah pengunjung akan ditawari minumnya terlebih dahulu. Kemudian, makanan yang pertama kali disajikan adalah Simmered Pikeconger with Matsutake Mushroom dan Yuba, Mackarel Brulle Sushi, Salmon Roe on Amitake Mushroom, Simmered Shrimp Coatedn, with Salted Mullet Roe." disaat Kagami Jiro menjelaskan tentang sistem restoran Shiba Tofuya Ukai, tiba-tiba saja ada 2 orang gadis pelayan restoran yang berpakaian kimono datang dan membawakan semua makanan yang sudah Kagami Jiro sebutkan.
"Silakan, Tuan, Nona ..." ucap salah satu gadis pelayan restoran itu dengan sangat ramah.
"Hhm. Terima kasih ya." ujar Yuna tak kalah ramah dan tersenyum lebar menatap kedua gadis pelayan reatoran itu.
__ADS_1
"Sama-sama, Nona." sahut salah satu gadis pelayan restoran itu lalu undur diri lagi.
"Hhm. Ayo dimakan dulu. Setelah ini mereka akan mengantarkan beberapa makanan lagi untuk kita." ucap Kagami Jiro sambil mengambil sumpitnya dan mulai menikmati salah satu menu masakan jamur yang sudah diantarkan oleh para waitress itu.
Karena sebenarnya Kagami Jiro tidak bisa mengkonsumsi aneka masakan seafood terlalu banyak atau alerginya akan kambuh.
"Masih ada beberapa lagi? Tapi ini sudah banyak sekali." ucap Yuna hampir tidak percaya.
"Yeap." sahut Kagami Jiro begitu singkat dan kembali menikmati makanannya.
Yuna juga mulai menikmati Salmon Roe on Amitake Mushroom dan pada gigitan pertama gadis cantik itu seakan dibuat begitu takjub dan meleleh karena cita rasa dari makanan yang sudah dicicipinya.
"Ini enak sekali!" ucap Yuna yang terlihat begitu bersemangat.
"Hhm. Kalau begitu habiskan semua makanan ini. Aku lupa jika aku tidak bisa memakan masakan seafood terlalu banyak." ucap Kagami Jiro yang mendadak menjadi begitu lembut.
"Kenapa? Pahahal ini enak sekali!" ucap Yuna seakan tak percaya mendengar ucapan dari Kagami Jiro.
"Hhm ya. Alergiku akan kambuh jika aku mengkonsumsi masakan seafood terlalu banyak." ucap Kagami Jiro seadanya.
Wow!! Baru kali ini seorang Kagami Jiro mengungkapkan salah satu kelemahannya kepada orang lain yang baru saja dikenalnya! Terlebih dia mengungkapkannya kepada seorang gadis! Ini benar-benar sangat langka di dalam sepanjang sejarah hidup seorang Kagami Jiro!
"Tuan memiliki riwayat alergi terhadap masakan seafood?"
"Hhm. Tapi jika mengkonsumsi sedikit tidak akan menjadi masalah kok." sahut Kagami Jiro seadanya.
"Jadi tuan harus benar-benar mengingat dan harus selalu menjaganya dengan baik. Jika tuan kelupaan dan terlalu menikmati masakan seafood maka itu akan merugikan tuan sendiri."
__ADS_1
"Hhm. Kau benar sekali, Yuna! Maka dari itu aku sedang mencari seseorang yang bisa selalu mengingatkanku soal hal itu di sepanjang hari-hariku. Dan seseorang yang selalu bisa menjaga dan mengurusku." ucap Kagami Jiro menatap Yuna dengan senyum tipis.