Casanova In Love

Casanova In Love
Jeju Waterworld


__ADS_3

Musim semi yang begitu menyejukkan. Angin dan udara segar meniup pepohonan dan membuatnya meliuk-liuk dengan ritme beraturan. Bentangan bunga azalea pada pegunungan terlihat sedikit berembun saat pagi tiba.


Hari ini rombongan orang dari tim eksekutif Rubby Shine akan mengunjungi Jeju Waterworld, yaitu sebuah taman wisata air terbesar di kawasan ini. Kawasan ini terletak tak jauh dari sebuah pantai.


Beberapa wahana juga cukup banyak tersedia di sini. Seperti kolam ombak, sebuah lokasi tepat bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi seperti digulung ombak di laut. Ada juga kolam arus, seluncuran air (water slide ), water playground, baby pool untuk bayi dan anak-anak, kolam pantai, ember tumpah, sinbad playground, dan sebenarnya masih banyak lagi.


Seorang gadis terlihat masih cukup malu saat menatap dirinya melalui pantulan cermin di ruangan ganti. Pakaian renang yang sedang gadis itu kenakan saat ini begitu minim. Dan sebenarnya pakaian itu sudah disiapkan oleh seorang pria yang tak lain adalah calon suaminya sendiri.


Dan sebenarnya bukan hanya satu pakaian renang yang sudah disiapakan untuknya. Sebenarnya ada beberapa pakaian renang, dan gadis itu disuruh memilihnya sendiri. Dan tentu saja dari sekian pilihan itu, hanya yang sedang dia kenakan saat ini itulah yang paling tertutup.


Gadis yang tak lain adalah Yuna itu mengenakan sebuah pakaian renang yang cukup manis dengan salah satu lengan pakaian renang itu tak memiliki lengan dan hanya dengan sebuah tali penggantung saja. Sementara lengan satunya memiliki lengan.


Pakaian renang berwarna putih itu memiliki desain para bagian dada yang memiliki kain ganda dan sedikit berlipat sehingga tak akan terlalu menonjolkan bagian dada. Namun pakaian renang atas itu hanya memiliki panjang di atas pusar saja.


Sedangkan pada bagian bawahnya pakaian renang yang sedang Yuna kenakan saat ini memiliki desain rok ganda, sehingga selain sedikit tertutup pakaian renang berwarna putih bersih ini juga terlihat begitu lucu.


"Ckk ... apa pakaian renang ini tidak terlalu minim? Dasar pria mesum itu pasti sengaja mempersiapkan semua ini!!" Yuna mendengus dan sedikit kesal.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan yang berasal dari pintu. Dan tak lama setelah itu mulai terdengar seseorang memanggil Yuna.


"Yuna, apa masih belum selesai berganti pakaian?" suara seorang pria yang begitu tak asing mulai terdengar dari balik pintu.


"Sudah. Tunggu sebentar!" Yuna menyauti dan mulai mengenakan sebuah jubah mandi yang juga berwarna putih, lalu mulai melenggang untuk meninggalkan ruangan ganti ini.


CEKLEEKK ...

__ADS_1


Seorang pria yang memiliki sepasang mata kecoklatan dan memiliki rambut hitam pekat yang tipis dan lurus terlihat sudah berdiri di balil pintu. Pria itu hanya mengenakan celana santai berwarna putih dan bertelanjang dada begitu saja.


Tubuhnya yang besar, kekar dan memiliki beberapa sekatan nyata terlihat begitu saja oleh Yuna. Dan pemandangan yang tak pernah Yuna duga sebelumnya untuk melihatnya seperti saat ini, sukses membuat Yuna merona karena belum terbiasa melihat tubuh seorang pria dewasa secara langsung seperti saat ini.


"Apa masih belum selesai?" tanya Kagami Jiro menatap Yuna yang masih mengenakan jubah mandi dengan sedikit aneh.


"Hhm? Sudah kok." jawab Yuna seadanya.


"Ayo! Hari ini kita bermain di Jeju Waterworld sepuasnya. Nanti sore aku akan mengajakmu untuk melihat Goa Manjanggul." Kagami Jiro langsung saja menggandeng jemari Yuna begitu saja tanpa menggubris wajah Yuna yang sudah merona.


"Hhm. Iya ..."


Kagami Jiro dan Yuna mulai memasuki arena kolam Jeju Waterworld. Sangat terlihat jika Yuna begitu takjub melihat semua keindahan di hadapannya ini. Meskipun semua ini adalah buatan, namun semua wahana bermain ini terhat begitu menakjubkan.


"Mau mencoba yang mana dulu?" tanya Kagami Jiro menatap Yuna yang masih menatap takjub seluruh tempat ini.


"Boleh. Ayo!" sahut Kagami Jiro lalu mulai menggandeng Yuna kembali untuk menaiki sebuah tangga yang memiliki desain sedikit berputar untuk sampai ke atas.


Tangga demi tangga ditapaki dengan pelan dan sangat berhati-hati. Dan Kagami Jiro tak pernah sekalipun melepaskan jemari Yuna dan terus menggandengnya.


Kini mereka berdua sudah sampai di atas. Seorang penjaga mulai memberikan sebuah ban pelampung ( raft / tube) untuk mereka berdua. Yeap, satu ban pelampung untuk mereka berdua.


Biasanya pada pada wahana seluncuran air akan memiliki dua tipe yaitu slide, yaitu slide terbuka dan slide tertutup seperti terowongan. Untuk slide terbuka maka akan merasakan sensasi seolah keluar jalur sedangkan slide tertutup, sensasi gelap gulita otomatis menutupi pandangan.


Dan kebetulan pada Jeju Waterworld hanya memiliki slide tertutup dengan sebuah terowongan berwarna kuning untuk titik tertinggi, sementara untuk ketinggian yang lebih rendah memiliki terowongan berwarna biru.

__ADS_1


Dan kali ini Yuna dan Kagami Jiro akan melewati terowongan kuning itu. Namun belum sempat mereka melakukan seluncur air bersama, Kagami Jiro mulai menahan jemari Yuna.


"Ada apa?" tanya Yuna tak mengerti karena Kagami Jiro malah menapat Yuna dari ujung kepala hingga ujung kaki.


"Yuna, apa kamu yakin akan melakukan water slide dengan jubah mandi seperti ini? Bagaimana jika jubah mandimu ini akan tersangkut? Itu akan sangat berhahaya dan bisa mengakibatkan kita mengalami kecelakaan saat merosot ke dasar." ucap Kagami Jiro menggoda Yuna dengan nada jenaka.


"Ahh ... iya ... aku lupa." ucap Yuna sedikit meringis dan sudah meraih ikatan pada jubah mandinya untuk segera membukanya.


Namun tiba-tiba saja Yuna mulai menghentikan kembali pergerakannya dan mengurungkan niatnya. Sepasang manik-manik beningnya kini mulai menatap waspada Kagami Jiro.


"Ada apa, Yuna?" tanya Kagami Jiro karena ditatap dengan tatapan yang begitu menusuk.


"Aku akan melepasnya! Tapi jaga pandanganmu!!" ucap Yuna menandaskan dengan sangat tegas.


"Ppftt ..." Kagami Jiro membungkam mulutnya dengan salah satu jemari dan terlihat sedang menahan tawa.


Dan kali ini Kagami Jiro malah membayangkan Yuna yang sedang mengenakan salah satu pakaian yang sudah disediakan oleh dirinya. Dan dalam bayangan Kagami Jiro adalah Yuna sudah memilih pakaian yang paling terbuka dan sexy dengan warna baby blue.


Aku tidak menyangka gadis keras kepala ini akan memilih pakaian renang yang begitu terbuka itu.


Batin Kagami Jiro yang kini mulai melepaskan jemari Yuna, agar Yuna bisa segera melepaskan jubah mandinya.


"Apanya yang lucu?" Yuna memicingkan sepasang matanya menatap Kagami Jiro curiga.


"Uhm ... tidak ada. Lepaskan saja jubah mandimu dan mari melakukan water slide bersama." ucap Kagami Jiro masih tersenyum tipis dan mengusap ujung hidungnya yang mancung dengan jemarinya. "Tenang saja, aku akan menjaga pandanganku kok. Jangan khawatir." imbuhnya berusaha untuk membuat Yuna sedikit lebih tenang.

__ADS_1



__ADS_2