KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 109


__ADS_3

Setelah Abraham berhasil mengalahkan mereka, dengan santai dan tenang dia masuk kedalam mobil.


“Anda tidak apa-apa kan pak Abraham?” Tanya Bellova saat Abraham masuk dan duduk di samping nya.


“Apa aku terlihat terluka?” Tanya Abraham menunjuk diri nya.


Bellova menggelengkan kepala nya.


Mereka meninggalkan begitu saja para komplotan pencuri itu. Karena di rasa sudah banyak membuang waktu dan segera kembali ke Jakarta.


************


“Kemana mereka? Apa mereka kabur ya? bilang nya mau membayar sisa nya, tapi mana? Mereka kabur. Kalau begini terus hutang kalian bertambah lagi!” Teriak Roya datang menagih sisa hutang lagi.


“Mereka tidak akan kabur kok, mereka bilang mau ke Bank, kan jarak nya jauh, jadi tunggu saja, mereka pergi nya dari pagi tadi.” Jawab si ibu meyakinkan mereka.


“Aku heran, kenapa pria itu mau membayar hutang si Bellova? Apa jangan-jangan si Bellova itu kerja nya jadi wanita simpanan ya di Jakarta?” Tanya ibu Roya.


“Apa? Itu ti…


“Benar juga ya, hutang nya kan besar, dari mana Bellova bisa membayar nya? Kecuali dengan…. Tubuh nya.” Tebak rekan keluarga Roya.


“Kalian jangan bicara sembarangan! Puteri kami tidak melakukan hal yang memalukan keluarga seperti itu.” Teriak si ayah.


Tetangga ikut mendengar pertengkaran dan gossip yang di sebarkan keluarga Roya.

__ADS_1


Keadaan yang ramai dan menjadi pusat tontonan.


“Usir saja mereka dari kampung kita ini! Bikin malu saja.” Salah satu tetangga memberi komentar.


“Iya, usir saja, nanti merusak masa depan anak-anak kita. Usir saja mereka.”


*************


“Apa? Shadow sudah mulai terang-terangan sekarang ya? lalu apa yang kalian lakukan sekarang?” Abraham mendapat laporan dari rekan kerja nya.


“Kami sudah menangkap anak buah nya, tapi mereka tidak mau mengakui siapa yang menyuruh nya, mereka tahu kalau anda sedang tidak ada di Jakarta.” Jawab Adley yang menghubungi Abraham.


‘Si*l! perketat keamanan, kalau perlu lakukan peringatan untuk lebih berhati-hati lagi, suruh Venam mengawasi tempat Shadow.” Ucap Abraham mengarahkan anak buah nya.


“Malam ini kami akan kembali ke Jakarta.” Jawab Abraham melirik Bellova.


“Seperti nya memang tidak bisa di tunda lagi ya.” Gumam Bellova yang mendengar percakapan mereka.


Mereka sudah mengakhiri obrolan nya.


“Kau dengar kan? Kita harus cepat kembali ke Jakarta.” Ucap Abraham melihat Bellova.


“Iya pak, saya tahu. Saya juga minta maaf karena mengganggu waktu sibuk anda. Saya tidak tahu harus meminta tolong pada siapa. Saat itu yang saya ingat hanya anda, maka nya saya menghubungi anda.” Ucap Bellova dengan tulus menundukkan kepala nya.


Abraham hanya menghela napas nya saja. Dengan cepat agar segera sampai di rumah Bellova.

__ADS_1


************


Tetangga yang berasumsi kalau Bellova bekerja sebagai pela**r semakin banyak. Ayah Bellova yang memiliki kesehatan yang buruk kembali sakit.


“Pantas saja Bellova bisa mengirim banyak uang untuk kalian.”


“Anak saya itu kerja yang halal di Jakarta, dia kerja sebagai pelayan, dia..


“Ya elah, pelayan berapa sih gaji nya? 1.500.000 kan? Anda sekeluarga juga di kasih ponsel yang harga nya mahal.”


“Aku yakin Bellova itu sudah tidak perawan lagi.”


“Maka nya kalian harus nya beruntung karena aku masih mau memperistri Bellova yang tidak perawan itu.” ucap Roya.


“Dasar kalian tidak tahu diri!”


Bbruumm…bbruumm…


Abraham dan Bellova sudah tiba di depan rumah nya.


“Ada apa? Kenapa ramai sekali di rumah?” Tanya Bellova turun dari mobil.


Baru saja meletakkan kaki di tanah….


“Hey Bellova! Kamu sudah tidak perawan lagi kan????” Teriak ibu nya Roya.

__ADS_1


__ADS_2