KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 230


__ADS_3

Adley membawa Monik kerumah sakit milik Aditya. Dia meminta suster untuk segera mengobati Monik.


“Adley, ada apa? Apa dia pacarmu?” tanya Aditya yang baru saja keluar dari kamar pasien yang lain.


“Bukan, dia temanku. Tolong obati dia.” Pinta Adley.


“Baik, bawa dia keruangan pasien.” Suruhnya pada suster yang sudah memegang Monik.


“Ada apa lagi ini? Apa ini berkaitan dengan Abraham juga?” tanyanya mengingat kejadian beruntun.


“Aku tidak tahu. Di mana Abraham?”


“Dia sedang pulang kerumah, baru saja. Karena ada Ina yang menggantikannya.”


“Oh, lalu bagaimana dengan isterinya? Apa sudah siuman?”


“Belum.” Aditya mulai memeriksa luka Monik yang sudah berada di dalam ruang pasien.


“Nama anda siapa?” tanya nya pada Monik.


“Namaku Monik.” Jawabnya menahan rasa sakit di bagian kening karena sedang di bersihkan dari kotoran.


“Apa kau kenal dengan Adley atau Abraham?” tanyanya lagi masih fokus dengan pengobatan.

__ADS_1


“Iya, aku juga mengantarkan makanan sarapan dan makan siang untuk Polisi yang ada di sana.” Jawabnya lagi.


Adley hanya berdiri, di samping Monik yang masih menahan rasa sakit. Tatapan mereka sering bertemu, tapi tidak ada pembicaraan, hanya diam.


“Untungnya luka tidak berat. Hanya luka ringan. Tapi di kening akan meninggalkan bekas luka, sebaiknya anda pakai poni untuk menutupinya, itu kalau anda malu.” Ucap Aditya, yang masih membersihkan luka.


“Bekas luka itu tidak akan menghilangkan kecantikan wajahnya kok, tidak usah di paksakan.” Celetuk Adley tanpa sadar.


“What?” tangan Aditya berhenti, dia melihat Adley yang seketika malu karena tersadar.


“Jangan-jangan kau naksir dengan nona Monik ini. Iyakan Dley?” ledek Aditya, melirik Monik dan Adley.


“Diamlah! Fokuskan saja pada pekerjaanmu.” Adley tidak menjawab.


“Monik, bagaimana kejadian itu bisa terjadi?” tanya Adley mengalihkan topik pembicaraan.


“Apa ada yang kau curigai?”


Monik menggelengkan kepala, karena dia tidak merasa menyinggung orang lain.


“Pasti ada yang sengaja melakukan ini. Apa ini ada hubungan dengan Bossa? Atau…


Adley berpikir sendiri, dan Aditya masih sibuk mengobati Monik.

__ADS_1


*******


Abraham yang baru tiba di rumahnya, di sambut mertua dan adik iparnya. Baru saja duduk, sudah di serbu dengan banyak pertanyaan.


“Abraham, bagaimana dengan Bellova?”


“Nak, apa kami bisa kesana untuk menjenguknya?”


“Kak..


“Kak…


Begitulah, mereka khawatir dan ingin segera melihat Bellova.


“Bellova sedang istirahat, Ayah, Ibu. Nanti kalau dia sudah bangun, aku akan membawa kalian kesana, tapi untuk saat ini masih belum bisa.” Jawab Abraham yang sudah sangat lelah.


Ayah dan Ibu mengerti, mereka juga kasihan dengan raut wajah menantunya yang terlihat kusam dan kelelahan.


“Baiklah, kami mengerti. Kamu sebaiknya istirahat saja.” Ucap Ayah mertuanya.


Abraham mengangguk, dan berjalan kearah kamar tidur nya.


“Aku istirahat dulu, nanti akan kembali kerumah sakit lagi. Kalian juga, jangan panik. Kalau Bellova sudah sadar, aku akan membawa kalian kesana.” Ucapnya berhenti sebentar.

__ADS_1


Tidak ada pertanyaan dari mereka lagi, karena mereka sudah mengerti. Mendengar puterinya selamat saja sudah membuat mereka senang.


Abraham tidak langsung merebahkan dirinya di atas tempat tidur, dia lebih dulu membersihkan diri dan mengganti pakain.


__ADS_2