KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 148


__ADS_3

Beberapa pria dengan memakai kaos hitam dan bertatto datang kerumah sakit milik Aditya. Mereka dengan wajah garang nya membuat semua penghuni dan pasien ketakutan.


“Pak dokter, ada beberapa orang yang datang, mereka seperti sedang mencari seseorang di sini. Satpam saja tidak bisa menahan mereka. Bagaimana ini?” tanya suster memberitahukan pada Aditya yang sedang berada di ruangan nya.


Aditya bangkit berdiri, segera keluar untuk menghentikan mereka.Aditya tahu, kemana dan siapa yang mereka cari.


Saat mereka sudah berada di depan ruang inap Audrey, ada beberapa petugas polisi yang menjaga nya.


“Minggir!” ucap anak buah Bossa.


“Anda siapa? Tidak boleh ada yang masuk ke-


Brugh..


Salah satu mendorong polisi hingga terjatuh ke lantai.


Hanya ada tiga polisi yang menjaga, mereka berusaha agar anak buah Bossa sekitar enam orang itu tidak bisa masuk.


Terjadi perkelahian, membuat keadaan semakin ramai dan menegangkan. Tidak ada yang berani menghentikan karena tidak ingin dalam bahaya juga.


Banyak mereka hanya memperhatikan juga merekam aksi itu.


“Ada apa diluar? Kenapa sangat berisik?” Audrey yang menyadari suara bising itu.


“Hah? Apa mungkin itu adalah anak buah Bossa?” Batin nya ketakutan.


“Habisi saja mereka! Menambah pekerjaan saja.” Ucap anak buah Shadow.

__ADS_1


Tiga polisi itu kalah, tidak berdaya sambil menahan rasa sakit di sekujur tubuh nya. Mereka ketakutan, berharap ada yang menolong nya.


“Hentikan! Apa yang kalian lakukan? Ini rumah sakit. Pergi dari sini!” teriak Aditya yang baru tiba di lokasi.


“Ini lagi. Sebaik nya kau orang pertama yang harus aku bun-


Bbrruughh..


Beberapa orang muncul, mereka menyerang anak buah Bossa. Hanya ada empat saja yang datang, tapi mereka bisa mengalahkan anak buah Bossa.


Perkelahian di ronde berikut nya pun terjadi lagi. Aditya menyuruh suster dan satpam untuk menjaga pasien-pasien lain. Menenangkan keadaan dan tidak berada di lokasi perkelahian itu.


“Bagaimana ini? Apa aku harus bersembunyi?” Audrey ingin turun dari tempat tidur.


Perkelahian di menangkan oleh anak buah Lucifer yang hanya berjumlah empat orang saja. Mereka bisa mengalahkan anak buah Bossa berjumlah enam orang dengan tubuh besar.


Tiga polisi segera mengeluarkan borgol yang sudah mereka siapkan, dan memborgol tiga di antara nya. Karena hanya memiliki tiga borgol saja. Sedangkan tiga lain nya hanya di ikat tali di bagian tangan nya saja, tapi tetap mereka awasi. Mereka membawa nya ke kantor polisi, tempat Abraham bekerja.


“Siapa diantara kalian yang merekam kejadian ini?” Tanya anak buah Lucifer pada orang-orang yang masih menyaksikan.


Tidak ada yang menjawab karena ketakutan.


“Jangan khawatir, siapa yang merekam akan kami beri hadiah yang besar.” Ucap nya lagi memberi hadiah.


Tiba-tiba sudah ada beberapa orang yang mengangkat tangan dan memberitahukan rekaman video nya.


“Saya pak, saya merekam mereka.”

__ADS_1


“Saya juga pak, saya merekam dari awal mereka masuk sampai detik ini juga.”


“Saya pak..”


“Saya…


Begitu banyak yang mengangkat tangan.


Anak buah Lucfifer menuju orang yang mengatakan sudah merekam dari awal, dan mengecek video nya.


“Ini sudah lengkap.” Ucap nya pada rekan nya juga.


“Bagus, bawa saja ponsel nya-


“Jangan pak, ponsel saya hanya ada satu dan itu banyak nomor-nomor penting.”


Salah satu rekan anak buah Lucifer datang membisikkan sesuatu di telinga rekan nya.


“Oke.” Ucap nya setelah di bisikkan teman nya.


“Kami akan memberikan 70 juta untuk ponsel ini, kalau kau tidak mau maka-


“Baik..baik pak…ambil saja ponsel nya, ambil..saya ikhlas, hehehhe..”


“Ikhlas dari mana? Tapi menerima uang nya.” Gerutu orang-orang yang video nya tidak di terima.


“Urus bapak ini sampai selesai.” Ucap nya pada rekan nya untuk memberikan hadiah pada si pemilik ponsel.

__ADS_1


Rekaman video akan di jadikan sebagai bukti kejahatan Bossa nanti saat di butuhkan.


__ADS_2